Bacaan Lafadz Niat Doa Sholat Puasa Dan Artinya

Keutamaan Amalan Bacaan Doa Bulan Malam Nisfu Syaban Lengkap

Keutamaan Amalan Bacaan Doa Bulan Malam Nisfu Syaban Lengkap - Bulan syaban adalah merupakan bulan ke delapan dalam hitungan bulan hijriyah yang mana di dalamnya mengandung peristiwa bersejarah penting bagi umat islam, yakni peristiwa pengalihannya arah qiblat ke masjidil harram yang ada di mekah, setelah sekian waktu umat islam diperintahkan oleh Alloh SWT untuk menghadap ke baitul muqadas sebagai kiblatnya yahudi atas permintaannya kaum yahudi, mereka berkata kami semua akan beriman kepada Alloh dan Rosulnya yaitu Nabi Muhammad SAW asal qiblat di hadapkan ke baitul muqadas.

Namun Alloh SWT Mengetahui atas rekayasa kaum yahudi tersebut, maka Alloh SWT mengalihkan kembali arah qiblat itu ke masjidil harram, sebagai mana termaktub dalam al quran surat al baqarah ayat 144. Selain peristiwa tersebut pada bulan syaban itu adalah diangkatnya amal-amal manusia menuju ke hadirat Allah SWT, tepatnya pada pertengahan bulan syaban atau kata lazimnya adalah malam nisfu syaban dan masih banyak lagi berbagai peristiwa lainnya yang terjadi pada bulan syaban itu.

Dengan adanya penyetoran buku amalan kita itu pada malam nisfu syaban kepada Alloh SWT maka alangkah baiknya kita memperbanyak amalan-amalan seperti sholat hajat, sholat taubat, sholat tasbih, sholat nisfu syaban ( sholat sunnat mutlak) membaca surat yasin, puasa nisfu sya ban, dan amalan yang lainnya serta di akhiri dengan bacaan doa nisfu syaban secara perorangan maupun secara berjamaah dengqan tujuan kita meraih ridho Alloh dan termasuk husnul khotimah ketika amalan kita diangkatnya menuju ke hadirat Allah SWT

Keutamaan Amalan Bacaan Doa Bulan Malam Nisfu Syaban Lengkap

Untuk bacaan teks lafadz doa nisfu syaban akan kami tulis dengan menggunakan tulisan bahasa arab latin dan di lengkapi dengan artinya guna untuk mempermudah dalam penghafalan dan penghayatan arti kandungan makna yang terkandung di dalam doa tersebut

اللَهُمَّ يَا ذَا المَنِّ وَلَا يُمَنُّ عَلَيْكَ يَا ذَا الجَلَالِ وَالإِكْرَامِ يَا ذَا الطَوْلِ وَالإِنْعَامِ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ ظَهْرَ اللَّاجِيْنَ وَجَارَ المُسْتَجِيْرِيْنَ وَمَأْمَنَ الخَائِفِيْنَ.

اللَهُمَّ إِنْ كُنْتَ كَتَبْتَنِي عِنْدَكَ فِي أُمِّ الكِتَابِ شَقِيًّا أَوْ مَحْرُومًا أَوْ مُقْتَرًّا عَلَيَّ فِي الرِزْقِ، فَامْحُ اللَّهُمَّ فِي أُمِّ الكِتَابِ شَقَاوَتِي وَحِرْمَانِي وَاقْتِتَارَ رِزْقِي، وَاكْتُبْنِي عِنْدَكَ سَعِيْدًا مَرْزُوْقًا مُوَفَّقًا لِلْخَيْرَاتِ فَإِنَّكَ قُلْتَ وَقَوْلُكَ الحَقُّ فِي كِتَابِكَ المُنْزَلِ عَلَى لِسَانِ نَبِيِّكَ المُرْسَلِ "يَمْحُو اللهُ مَا يَشَاءُ وَيُثْبِتُ وَعِنْدَهُ أُمُّ الكِتَابِ" وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ وَالحَمْدُ لِلهِ رَبِّ العَالَمِيْنَ

Allâhumma yâ dzal manni wa lâ yumannu ‘alaik, yâ dzal jalâli wal ikrâm, yâ dzat thawli wal in‘âm, lâ ilâha illâ anta zhahral lâjîn wa jâral mustajîrîn wa ma’manal khâ’ifîn.

Allâhumma in kunta katabtanî ‘indaka fî ummil kitâbi syaqiyyan aw mahrûman aw muqtarran ‘alayya fir rizqi, famhullâhumma fî ummil kitâbi syaqâwatî wa hirmânî waqtitâra rizqî, waktubnî ‘indaka sa‘îdan marzûqan muwaffaqan lil khairât. Fa innaka qulta wa qawlukal haqqu fî kitâbikal munzal ‘alâ lisâni nabiyyikal mursal, “yamhullâhu mâ yasyâ’u wa yutsbitu, wa ‘indahû ummul kitâb” wa shallallâhu ‘alâ sayyidinâ muhammad wa alâ âlihî wa shahbihî wa sallama, walhamdu lillâhi rabbil ‘alamîn.

Artinya, “Wahai Tuhanku yang maha pemberi, engkau tidak diberi. Wahai Tuhan pemilik kebesaran dan kemuliaan. Wahai Tuhan pemberi segala kekayaan dan segala nikmat. Tiada tuhan selain Engkau, kekuatan orang-orang yang meminta pertolongan, lindungan orang-orang yang mencari perlindungan, dan tempat aman orang-orang yang takut.

Tuhanku, jika Kau mencatatku di sisi-Mu pada Lauh Mahfuzh sebagai orang celaka, sial, atau orang yang sempit rezeki, maka hapuskanlah di Lauh Mahfuzh kecelakaan, kesialan, dan kesempitan rezekiku. Catatlah aku di sisi-Mu sebagai orang yang mujur, murah rezeki, dan taufiq untuk berbuat kebaikan karena Engkau telah berkata–sementara perkataan-Mu adalah benar–di kitabmu yang diturunkan melalui ucapan Rasul utusan-Mu, ‘Allah menghapus dan menetapkan apa yang Ia kehendaki. Di sisi-Nya Lauh Mahfuzh.’ Semoga Allah memberikan shalawat kepada Sayyidina Muhammad SAW dan keluarga beserta para sahabatnya. Segala puji bagi Allah SWT.”

Untuk tata cara membaca doa nisfu syaban sebagai mana keterangan di bawah ini:

وقد جمع دعاء مأثور مناسب للحال خاص بليلة النصف من شعبان مشهور, يقرأه المسلمون تلك الليلة الميمونة فرادى وجمعا في جوامعهم وغيرها يلقنهم احدهم ذلك الدعاء او يدعو وهم يؤمنون كما هو معلوم . وكيفيته : تقرأ أولا قبل ذلك الدعاء بعد صلاة المغرب سورة يس ثلاثا .

Artinya, “Sungguh telah dikumpulkan doa ma’tsūr yang terkait khusus dengan malam Nisfu Sya‘ban. Doa ini dibaca oleh para muslimin pada malam penuh anugerah secara sendiri-sendiri dan berjamaah. Seorang dari mereka menalqin doa tersebut dan jamaah mengikutinya atau ada juga salah seorang yang berdoa dan jamaahnya mengaminkan saja sebagaimana dimaklum. Caranya, pertama membaca Surat Yasīn 3 kali setalah shalat Maghrib yang diakhiri dengan berdoa.

Rasulullah SAW menyatakan dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Ad-Dailami, Imam ‘Asakir, dan Al-Baihaqy berikut.

‎خَمْسُ لَيَالٍ لَا تُرَدُّ فِيْهِنَّ الدَّعْوَةُ أَوَّلُ لَيْلَةٍ مِنْ رَجَبَ وَلَيْلَةُ النِّصْفِ مِنْ شَعْبَانَ وَلَيْلَةُ الجُمْعَةِ وَلَيْلَتَيِ العِيْدَيْنِ

Artinya, “Ada 5 malam di mana doa tidak tertolak pada malam-malam tersebut, yaitu malam pertama bulan Rajab, malam Nisfu Sya‘ban, malam Jumat, malam Idul Fitri, dan malam Idul Adha.”

‎مَنْ أَحْيىَ لَيْلَةَ العِيْدَيْنِ وَلَيْلَةَ النِّصْفِ مِنْ شَعْبَانَ لَمْ يَمُتْ قَلْبُهُ يَوْمَ تَمُوْتُ القُلُوْبُ.

Artinya, “Siapa saja yang menghidupkan dua malam hari raya dan malam Nisfu Sya‘ban, niscaya tidaklah akan mati hatinya pada hari di mana pada hari itu semua hati menjadi mati.”

Demikian yang dapat kami buat keutamaan amalan bacaan doa bulan malam nisfu syaban lengkap dengan artinga, semoga dapat bermanfaat bagi kita semua dan kita mendapatkan bimbingan taufiq hidayah serta inayah Dari Alloh SWT.

Amalan Doa 1 Muharram Akhir Awal Tahun Baru Islam 1440 Hijriyah

Doa Akhir Dan Awal Tahun - Di penghujung tahun hijriyah maupun tahun masehi tentunya kita sangat antusias untuk mengadakan penyambutan tahun baru, terutama bagi umat islam dalam penyambutan 1 muharram yang merupakan akhir dan awal tahun hijriyah untuk lebih bermakna mari kita sambut dengan cara ritual keagamaan seperti mengadakan sholat tasbih, sujud syukur dan amalan yang lainnya yang di akhiri dengan bacaan doa akhir dan awal tahun baik secara berjamaah maupun perorangan.

Adapun untuk tata cara penyambutan awal dan akhir tahun sebetulnya yang secara khusus memang itu tidak ada rangkaian acaranya, namun alangkan baiknya kalau pada waktu pergantian bulan akhir dan awal kita isi dengan tasyakur binnakmat artinya mensyukuri segala nikmat yang telah Alloh berikan kepada kita terutama kita di beri nikmat panjang umur walaupun pada hakikatnya umur kita itu berkurang itu perlu kita syukuri.

Nah untuk hadits tentang bacaan doa akhir tahun dan menyambut pergantian awal tahun baru islam maupun tahun masehi akan kami buat lengkap dalam tulisa bahasa arab indonesia latin dan artinya sesuai sunnah nabi, agar supaya mudah untuk di fahami dal dihafalkannya. Semoga dengan di bacakannya doa akhir tahun dan awal tahun kita di berikan keberkahan panjang umur dan selalu mendapatkan bimbingan hidayah taufiq serta inayah Alloh SWT.

Amalan Doa 1 Muharram Akhir Dan Awal Tahun Baru Islam 1440 Hijriyah

Bacaan Doa Akhir Tahun Arab Latin Dan Artinya

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ اَللَّهُمَّ مَا عَمِلْتُ فِى هَذِهِ السَّنَةِ مِمَّا نَهَيْتَنِى عَنْهُ فَلَمْ اَتُبْ مِنْهُ وَلَمْ تَنْسَهُ وَحَلِمْتَ عَلَىَّ بَعْدَ قُدْرَتِكَ عَلَى عُقُوْبَتِى وَدَعَوْتَنِى اِلَى التَّوْبَةِ بَعْدَ جَرَا ئَتِى عَلَى مَعْصِيَتِكَ فَإِنِّى اَسْتَغْفِرُكَ فَغْفِرْلِى وَمَا عَمِلْتُ فِيْهَا مِمَّا تَرْضَاهُ وَوَعَدْتَنِى عَلَيْهِ الثَّوَابَ فَاَسْأَلُكَ اَللَّهُمَّ يَاكَرِيْمُ يَاذَ الْجَلاَلِ وَاْلاِكْرَامِ اَنْ تَتَقَبَّلَهُ مِنِّى وَلاَ تَقْطَعَ رَجَائِى مِنْكَ يَاكَرِيْمُ وَصَلَى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ

Bismillaahir-rahmaanir-rahiim, Wa shallallaahu ‘ala sayyidinaa Muhammadin wa ‘alaa aalihi wa shahbihii wa sallam. Allaahumma maa ‘amiltu fi haadzihis-sanati mimmaa nahaitani ‘anhu falam atub minhu wa lam tardhahu wa lam tansahu wa halamta ‘alayya ba’da qudratika ‘alaa uquubati wa da’autani ilattaubati minhu ba’da jur’ati alaa ma’siyatika fa inni astaghfiruka fagfirlii wa maa ‘amiltu fiihaa mimma tardhaahu wa wa’adtani ‘alaihits-tsawaaba fas’alukallahumma yaa kariimu yaa dzal-jalaali wal ikram an tataqabbalahuu minni wa laa taqtha’ rajaai minka yaa karim, wa sallallaahu ‘alaa sayyidinaa Muhammadin Nabiyyil ummiyyi wa ‘alaa ‘aalihii wa sahbihii wa sallam

Dengan menyebut asma Alloh Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Semoga Alloh tetap melimpahkan rahmat dan salam kepada junjungan dan penghulu kita Muhammad beserta keluarga dan sahabat beliau. Ya Alloh ! Apa yang saya lakukan pada tahun ini tentang sesuatu yang Engkau larang aku melakukannya, kemudian belum bertaubat, padahal Engkau tidak meridloi (merelakannya), tidak melupakannya dan Engkau bersikap lembut kepadaku setelah Engkau berkuasa menyiksaku dan Engkau seru aku untuk bertaubat setelah aku melakukan kedurhakaan kepada MU, maka sungguh aku mohon ampun kepada MU, ampunilah aku! Dan apapun yang telah aku lakukan dari sesuatu yang Engkau ridloi dan Engkau janjikan pahala kepadaku, maka aku mohon kepada MU ya Alloh, Dzat Yang Maha Pemurah, Dzat Yang Maha Luhur lagi Mulia, terimalah persembahanku dan janganlah Engkau putus harapanku dari MU, wahai Dzat Yang Maha Pemurah! Semoga Alloh tetap melimpahkan rahmat dan salam kepada junjungan kita Muhammad beserta keluarga dan sahabat beliau.

Bacaan Doa Awal Tahun Arab Latin Dan Artinya

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ اَللَّهُمَّ اَنْتَ اْلاَ بَدِيُّ الْقَدِيْمُ اْلاَوَّلُ وَعَلَى فَضْلِكَ الْعَظِيْمِ وَكَرَمِ جُوْدِكَ الْمُعَوَّلُ وَهَذَا عَامٌ جَدِيْدٌ قَدْ اَقْبَلَ اَسْأَلُكَ الْعِصْمَةَ فِيْهِ مِنَ الشَّيْطَانِ وَ
اَوْلِيَائِهِ وَالْعَوْنَ عَلَى هَذِهِ النَّفْسِ اْلاَمَّارَةِ بِالسُّوْءِ وَاْلاِشْتِغَالِ بِمَا يُقَرِّبُنِى اِلَيْكَ زُلْفَى يَاذَالْجَلاَلِ وَاْلاِكْرَامِ وَصَلَى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ

Bismillaahir-rahmaanir-rahiim. Wa shallallaahu ‘alaa sayyidinaa Muhammadin wa ‘alaa ‘aalihi wa shahbihii wa sallam. Allaahumma antal-abadiyyul-qadiimul-awwalu, wa ‘alaa fadhlikal-’azhimi wujuudikal-mu’awwali, wa haadza ‘aamun jadidun qad aqbala ilaina nas’alukal ‘ishmata fiihi minasy-syaithaani wa auliyaa’ihi wa junuudihi wal’auna ‘alaa haadzihin-nafsil-ammaarati bis-suu’i wal-isytighaala bimaa yuqarribuni ilaika zulfa yaa dzal-jalaali wal-ikram yaa arhamar-raahimin, wa sallallaahu ‘alaa sayyidina Muhammadin nabiyyil ummiyyi wa ‘alaa aalihi wa shahbihii wa sallam

Dengan menyebut asma Alloh Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Semoga Alloh tetap melimpahkan rahmat dan salam (belas kasihan dan kesejahteraan) kepada junjungan dan penghulu kita Muhammad beserta keluarga dan sahabat Beliau. Ya Alloh ! Engkau Dzat Yang Kekal, yang tanpa Permulaan, Yang Awal (Pertama) dan atas kemurahan MU yang agung dan kedermawanan MU yang selalu berlebih, ini adalah tahun baru telah tiba : kami mohon kepada MU pada tahun ini agar terhindar (terjaga) dari godaan syetan dan semua temannya serta bala tentara (pasukannya), dan (kami mohon) pertolongan dari godaan nafsu yang selalu memerintahkan (mendorong) berbuat kejahatan, serta (kami mohon) agar kami disibukkan dengan segala yang mendekatkan diriku kepada MU dengan sedekat-dekatnya. Wahai Dzat Yang Maha Luhur lagi Mulia, wahai Dzat Yang Maha Belas Kasih!

Untuk dali qur'an atau hadits yang secara spesifik tentang bacaan doa akhir dan tahun tidak ada, namun tidak ada salahnya kita selalu untuk selalu berdoa karena tidak ada larangan bagi siapapun untuk berdoa kapanpun dan di manapun, bahkan dalam hadist menyatakan bahwa Nabi biasa berdoa pada setiap awal bulan.

Dalam hadits hasan riwayat al-Darimi dan al-Tirmidzi dari Tolhah bin Ubaidillah ia berkata:

عَنْ طَلْحَةَ بْنِ عُبَيْدِ اللهِ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ، أَنَّ النَّبِيَّ صَلىَّ اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ إِذَا رَأَى الْهِلاَلَ قَالَ: " اَللهُمَّ أَهِلَّهُ عَلَيْنَا بِالْيُمْنِ وَاْلإِيْمَانِ وَالسَّلاَمَةِ وَاْلإِسْلاَمِ رَبِّيْ وَرَبُّكَ اللهُ "

Artinya: Dari Thalhah bin Ubaidillah, bahwa Nabi apabila melihat hilal (bulan pada tanggal 1, 2 dan 3), maka beliau berdoa: “Ya Allah, perlihatlah bulan ini kepada kami dengan kebahagiaan, keimanan, keselamatan dan keislaman. Tuhanku dan Tuhanmu adalah Allah.

Dan pada hadits lain yang sebagai mana yang di bacakan oleh Kiai Ma’ruf Khozin, pengasuh kajian Aswaja di Majalah AULA riwayat berikut:

ﻋﻦ ﻗﺘﺎﺩﺓ ﺃﻧﻪ ﺑﻠﻐﻪ ﺃﻥ ﻧﺒﻰ اﻟﻠﻪ ﺻﻠﻰ اﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﻛﺎﻥ ﺇﺫا ﺭﺃﻯ اﻟﻬﻼﻝ ﻗﺎﻝ: ” ﻫﻼﻝ ﺧﻴﺮ ﻭﺭﺷﺪ ﻫﻼﻝ ﺧﻴﺮ ﻭﺭﺷﺪ ﻫﻼﻝ ﺧﻴﺮ ﻭﺭﺷﺪ ﺁﻣﻨﺖ ﺑﺎﻟﻠﻪ اﻟﺬﻯ ﺧﻠﻘﻚ ﺛﻼﺙ ﻣﺮاﺕ ﺛﻢ ﻳﻘﻮﻝ اﻟﺤﻤﺪ ﻟﻠﻪ اﻟﺬﻯ ﺫﻫﺐ ﺑﺸﻬﺮ ﻛﺬا ﻭﺟﺎء ﺑﺸﻬﺮ ﻛﺬا “.

Dari Qatadah bahwa jika Nabi Saw. melihat hilal beliau berdoa: “Jadikanlah bulan yang baik dan petunjuk 3x. Aku beriman kepada Allah yang menciptakanmu 3x. Segala puji bagi Allah yang telah membawa bulan lalu dan mendatangkan bulan baru” (HR Abu Dawud).

ﺗﻌﻘﻴﺐ: ﻗﺎﻝ ﻋﺒﺪ اﻟﻘﺎﺩﺭ اﻷﺭﻧﺎﺅﻭﻁ 1 / 160: ﻭﻟﻪ ﺷﻮاﻫﺪ ﻣﺮﺳﻠﺔ ﻭﻣﻮﺻﻮﻟﺔ ﻳﻘﻮﻯ ﺑﻬﺎ، ﻣﻨﻬﺎ اﻟﺬﻯ ﺑﻌﺪﻩ ﻭﻓﻰ اﻟﺒﺎﺏ ﻋﻦ ﻋﻠﻰ ﻭﻋﺒﺎﺩﺓ ﺑﻦ اﻟﺼﺎﻣﺖ ﻭﺭاﻓﻊ ﺑﻦ ﺧﺪﻳﺞ ﻭﻋﺎﺋﺸﺔ ﻭﻏﻴﺮﻫﻢ.

Selain itu, Kiai Ma’ruf Khozin dalam Facebook-nya menyertai catatan Abd Qadir al-Arnauth dalam Hamisy Radlatul Muhadditsin yang mengatakan bahwa hadis di atas memiliki banyak hadis penguat, baik mursal atau maushul, yang menguatkan sanadnya. Di antaranya riwayat sesudahnya dari Ali, Ubadah bin Shamit, Rafi’ bin Khudaij, Aisyah dan sebagainya.”

Demikian yang dapat kami tulis amalan doa 1 muharram akhir dan awal tahun baru islam 1440 Hijriyah bisa juga di baca pada pergantian tahun masehi seperti 2019 dan seterusnya, semoga dengan adanuya bacaan doa akhir dan awal tahun ini kita diberikan keberkahan dalam menjalani kehidupan pada tahun itu.

Amalan Bacaan Doa Bulan Rajab Dan Syaban Sesuai Sunnah Lengkap

Dalil Hukum Keutamaan Amalan Doa Bulan Rajab Dan Syaban Lengkap - Doa bulan rajab termasuk bacaan doa yang sangat di anjurkan oleh Baginda Nabi kita Muhammad SAW, yang di bacakannya mulai masuk awal bulan,karena bulan rajab itu termasuk salah satu bulan yang dimuliakan oleh Alloh SWT. bulan berkah bulan yang didalamnya mengandung peristiwa besar bersejarah yang merupakan mukjijat kepada Nabi akhir jaman yang tidak di berikan kepada Nabi-nabi sebelumnya.

Untuk lebih meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kita kepada Alloh maka kita sebagai hambanya di harapkan untuk lebih memperbanyak amalan-amalan seperti memohon keberkahan dengan bacaan doa yang biasa kita baca pada bulan rajab, juga melaksanakan puasa dan memperbanyak dzikir dan amalan yang lainnya supaya kita mendapatkan keberkaha pada bulan rajab ini.

Nah untuk itu perbanyaklah berdoa kepada Alloh agar kita semua mendapatkan keberkahan seperti makna yang terkandung dalam doa bulan rajab adalah intinya kita memohon keberkahan di bulan rajab dan sya'ban dan sampaikanlah usia kita pada bulan ramadhan, untuk lebih jelasnya doa bulan rajab akan kami mtulis dengan menggunakan tulisan bahasa arab latin dan di lengkapi dengan artinya guna untuk mempermudah pengkajian kita dalam pemahamannya seprti di bawah ini:

Dalil Hukum Keutamaan Amalan Doa Bulan Rajab Dan Syaban Lengkap

Rasulullah mencontohkan, saat memasuki bulan Rajab beliau membaca:

اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيْ رَجَبَ وَشَعْبَانَ وَبَلِّغْنَا رَمَضَانَ

Allâhumma bârik lanâ fî rajaba wasya‘bâna waballighnâ ramadlânâ

“Duhai Allah, berkahilah kami pada bulan Rajab dan bulan Sya’ban dan pertemukanlah kami dengan bulan Ramadlan.” (Lihat Muhyiddin Abi Zakariya Yahya bin Syaraf An-Nawawi, Al-Adzkâr, Penerbit Darul Hadits, Kairo, Mesir)

Dalil Keutamaan Bacan Doa Bulan Rajab

مَا يُطْلَبُ فِيْ رَجَبَ الْحَرَامِ الْمُكَرَّمِ
اِعْلَمْ أَنَّ رَجَبًا شَهْرٌ فَضِيْلٌ، وَالْعِبَادَةُ فِيْهِ لَهَا أَجْرٌ جَلِيْلٌ، خُصُوْصًا اَلصَّوْمَ فِيْهِ وَالْاِسْتِغْفَارَ، وَالتَّوْبَةَ مِنَ الْأَوْزَارِ، وَفِيْ أَوَّلِ لَيْلَةٍ مِنْهُ يُسْتَجَابُ الدُّعَاءُ فَيُسْتَحَبُّ،

Perkara yang dianjurkan dalam bulan Rojab
Ketahuilah, bahwasanya Rojab adalah bulan yang utama. Ibadah didalam bulan Rojab mempunyai nilai pahala yang agung khususnya berpuasa, beristighfar, bertaubat dari dosa-dosa. Pada awal bulan Rojab doa mustajab, maka disunnahkan berdoa.

قَالَ صَلَّى اللهُ تَعَالَى عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «خَمْسُ لَيَالٍ لَا يُرَدُّ فِيْهِنَّ الدُّعَاءُ؛ أَوَّلُ لَيْلَةٍ مِنْ رَجَبٍ، وَلَيْلَةُ النِّصْفِ مِنْ شَعْبَانَ، وَلَيْلَةُ الْجُمُعَةِ، وَلَيْلَةُ الْفِطْرِ، وَلَيْلَةُ النَّحْرِ» أَخْرَجَهُ السُّيُوْطِيُّ رَحِمَهُ اللهُ تَعَالَى فِي الْجَامِعِ، عَنِ ابْنِ عَسَاكِرَ، عَنْ أَبِيْ أُمَامَةَ رَضِيَ اللهُ تَعَالَى عَنْهُ.

Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Ada lima malam doa di dalamnya tidak ditolak, yaitu: malam pertama bulan Rojab, malam Nishfu Sya’ban, malam Jumat, malam Iedul Fitri, dan malam Iedul Adha. Hadits tsb diriwayatkan oleh Imam Suyuthi dalam Kitab al jami'uhshoghier dari Imam Ibn Asaakir dari shahabat Abu Umamah radhiyallaahu ‘anhu.

Demikianlan yang dapat kami sajikan dalil hukum keutamaan amalan doa bulan rajab dan syaban lengkap artinya, semoga dengan adanya artikel kami ini dapat bermanfaat
bagi kita semua terutama untuk yang masih dalam tahap pembelajaran bisa lebih sungguh-sunggu dalam penghayatannya.

Hukum Dalil Keutamaan Niat Doa Buka Puasa Sunnah 1 Rajab 2019

Hukum Dalil Keutamaan Niat Doa Buka Puasa Sunnah 1 Rajab 2019 - Tentunya kita sebagai umat islam yang memiliki keimana yang kuat sudah sangat menanti kedatangannya bulan rajab, karena bulan rajab adalah merupakan salah satu bulan yang di muliakan oleh Alloh SWT, dan memiliki banyak keutamaan amal-amalan dan manfaat bagi kita serta bulan rajab itu memiliki sejarah penting bagi umat islam yaitu atas adanya peristiwa isra' dan mi'rajnya Nabi kita Muhammad SAW.

Tentunya kejadian ini adalah merupakan khowarik liladat, karena ini adalah merupakan mu'jizat dari Alloh SWT, makanya setelah isra' mi'raj manusia dalam menyikapi mas'alah tersebut terbagi tiga golongan diantaranya: pertama yang langsung percaya(iman), kedua tidak percaya(inkar) dan yang ketiga percaya tidak percaya.

Nah bagi kita yang mengakui sebagai umat Nabi Muhammad SAW wajib mempercayainya supaya kita di akui sebagai umatnya dan nanti kita mendapatkan syafa'atdariNYA. pada bulan rajab kita di sunnahkan untuk melaksanakan puasa puasa rajab di hari pertama 2, 3, dan seterusnya serta kita mengharapkan ridho Alloh SWT.

Hukum Dalil Keutamaan Niat Doa Buka Puasa Sunnah 1 Rajab 2019

Maka untuk itu kami disini akan berbagi bacaan lafadz niat dan doa buka puasa sunnah rajab dalam bahasa arab, latin serta di lengkapi dengan artinya seperti yang akan kami tulis di bawah ini:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ فِى شَهْرِ رَجَبِ سُنَّةً ِللهِ تَعَالَى

NAWAITU SHOUMA GHODIN FII SYAHRI RAJABI SUNNATAN LILLAAHI TA'AALAA

Artinya :Saya niat puasa esok hari di bulan rajab sunah karena Allah Ta'ala.

Bacaan Doa Buka Puasa arab Latin Dan Artinya

اَللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ

Latinnya : “Allaahummalakasumtu, Wabika Aamantu, Wa'alaa Rizqika Afthortu, Birohmatika, Yaa Arhamar Roohimiin.”

Artinya : “Ya Allah karana-Mu aku puasa, dengan-Mu aku beriman, kepada-Mu aku berserah, dan dengan rezeki-Mu aku berbuka puasa, dengan rahmat-MU, Ya Allah, Tuhan Maha Pengasih.”

DALIL-DALIL KEMULIAAN BULAN RAJAB

إِنَّ عِدَّةَ الشُّهُورِ عِنْدَ اللَّهِ اثْنَا عَشَرَ شهْراً فِي كِتَابِ اللَّهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالأَرْضَ مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ذَلِكَ الدِّينُ الْقَيِّمُ فَلا تَظْلِمُوا فِيهِنَّ أَنْفُسَكُمْ

Artinya: Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu.- QS At-Taubah 9:36

Yang dimaksud empat bulan haram (mulia) adalah Rajab, Dzul Qo'dah, Dzul Hijjah, Muharram. Berdasarkan hadits riwayat Bukhari dan Muslim (muttafaq alaih) Nabi bersabda:

السَّنَةُ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا , مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ , ثَلاثٌ مُتَوَالِيَاتٌ : ذُو الْقَعْدَةِ وَذُو الْحِجَّةِ وَالْمُحَرَّمُ , وَرَجَبُ مُضَرَ الَّذِي بَيْنَ جُمَادَى وَشَعْبَانَ

Artinya: Tahun itu ada 12 bulan. Yang empat adalah bulan mulia (haram) yaitu Dzul Qo'dah, Dzul HIjjah, Muharram dan Rajab.

Dasar Hukum dan Dalil Puasa Rajab:
 Sebagai mana pernah ditanyakan oleh Utsman bin Hakim kepada Sa’id Ibnu Jubair. Perbincangan kedua orang ini di abadikan oleh Imam Muslim bin Hajaj dalam kitab Shahih-nya.

حدثنا عثمان بن حكيم الأنصاري، قال: سألت سعيد بن جبير عن صوم رجب ونحن يومئذ في رجب، فقال: سمعت ابن عباس رضي الله عنهما يقول: كان رسول الله صلى الله عليه وسلم يصوم حتى نقول لا يفطر، ويفطر حتى نقول لا يصوم

Artinya, "Utsman bin Hakim al-Anshari berkata, ‘Saya pernah bertanya kepada Sa’id Ibnu Jubair terkait puasa Rajab dan kami pada waktu itu berada di bulan Rajab. Said menjawab, ‘Saya mendengar Ibnu ‘Abbas berkata bahwa Rasulullah SAW berpuasa (berturut-turut) hingga kami menduga Beliau SAW selalu berpuasa, dan Beliau tidak puasa (berturut-turut) sampai kami menduga Beliau tidak puasa,’” (HR Muslim).

Dengan adanya jawaban Sa’id Ibnu Jubair saat ditanya hukum puasa Rajab, Imam An-Nawawi dalam Al-Minhaj Syarah Shahih Muslim juga berpendapat sebagai berikut.

الظاهر أن مراد سعيد بن جبير بهذا الاستدلال أنه لانهى عنه ولا ندب فيه لعينه بل له حكم باقي الشهور ولم يثبت في صوم رجب نهي ولا ندب لعينه ولكن أصل الصوم مندوب إليه وفي سنن أبي دود أن رسول الله صلى الله عليه وسلم ندب إلى الصوم من الأشهر الحرم ورجب أحدها

Artinya, “Istidlal yang dilakukan Sa’id Ibnu Jubair menunjukan tidak ada larangan dan kesunahan khusus puasa di bulan Rajab. Hukumnya disamakan dengan puasa di bulan lainnya, sebab tidak ada larangan dan kesunahan khusus terkait puasa Rajab. Akan tetapi hukum asal puasa adalah sunah. Di dalam Sunan Abu Dawud disebutkan Rasulullah SAW menganjurkan puasa di bulan haram (bulan-bulan terhormat). Sementara Rajab termasuk bulan haram.”

Berdasarkan hadis di atas jelaslah bahwa hukum puasa rajab itu adalah sunnah, makanya kita sebagai umat islam laksanakanlah puasa di hari pertama dan seterusnya se kemampuan kita bahkan ada sebahagian umat islam yang bmelaksanakan puasa rajab itu sebulan mpenuh dan di lanjutkan pada bulan sya'ban dan ramadhannya tidak pernah batal.

Mungkin itulah yang dapat kami sampaikan mengenai bacaan lafadz niat puasa rajab, dan untuk bacaan doa buka puasa rajab sama dengan doa buka puasa yang seperti puasa ganti, namun bukan hanya itu saja yang dapat kami sajikan masih banyak lagi seperti niat mandi wajib, niat puasa senin kamis, niat puasa syaban, dan yang lainnya. Sekian dari kami mohon maaf atas segala kekurangannya karena kami manusia biasa.

Bacaan Doa Qunut Nazilah Pendek Subuh Latin Untuk Imam Artinya

Bacaan Doa Qunut Nazilah Pendek Subuh Latin Untuk Imam Artinya - Membaca doa qunut dalam sholat shubuh wajib atau sunnah juga dalam sholat tarawih nazilah, maka untuk itu kami disini akan sedikit memberikan pengertian tentang manfaat dan sejarah juga kumpulan teks tulisan macam-macam bacaan lafadz doa qunut sendirian atau ketika menjadi imam sesuai sunnah panjang pendek yang benar lengkap dengan artinya dan tata cara pengganti doa qunut bila mana kita lupa untuk membacanya.

Doa qunut adalah merupakan amalan sunat yang dibacakan dalam sholat waktu i'tidal rakaat terakhir terutama pada sholat subuh karena dalam melaksanakan sholat itu ada yang sifatnya wajib seperti melaksanakan rukun yang 17 ada yang sifatnya sunat seperti membaca doa iftitah baca surat-surat pendek, membaca tasbih ketika ruku dan sujud, baca doa qunut dan masih banyak lagi yang lainnya.

Begitu juga ada yang sifatnya mubah seperti membaca doa iftitah setelah terdahului dengan kalimat yang lainnya bahkan ada juga yang sifatnya haram seperti memdahului Imam dalam rukun pa'li (pekerjaan) misalkan mendahului imam dalam ruku, i'tidal, sujud tapi kalau terus menerus mendahuluinya lebih dua kali itu sholatnya batal bagi si ma'mum.

Bacaan Doa Qunut Nazilah Pendek Subuh Latin Untuk Imam Artinya

Nah disini kami akan menjelaskan hukum membaca doa qunut dan sekaligus memberikan teks lafadz doa qunut sholat subuh, adapun kedudukan membaca doa qunut itu hukum sunat ab'ad yang bila mana tidak dilaksanakan nantinya harus di ganti dengan melaksanakan sujud sahwi begitu juga dalam sholat witir setengah bulan terakhir pada bulan ramadhan.

DASAR HUKUMNYA MEMBACA DOA QUNUT

Kedudukan hukum membaca doa qunut pada raka’at kedua shalat Shubuh. Menurut pengikut Imam Abu Hanifah dan Imam Ahmad hukumnya tidak disunnahkan dengan dalil hadits Nabi SAW bahwa beliau pernah melakukan qunut pada saat shalat Fajar selama sebulan sebagaiman diriwayatkan oleh Ibnu Mas’ud:

رَوَى ابنُ مَسْعُوْدٍ: أَنَّهُ عَلَيْهِ السَّلاَمُ قَنَتَ فِيْ صَلاَةِ الفَجْرِ شَهْراً ثُمَّ تَرَكَهُ

Artinya:Diriwayatkan oleh Ibn Mas’ud: Bahwa Nabi SAW telah melakukan doa qunut selama satu bulan untuk mendoakan atas orang-orang Arab yang masih hidup, kemudian Nabi SAW meninggalkannya.” (HR. Muslim)

Namun menurut pengikut Imam Malik (Malikiyyah) doa qunut shalat Shubuh hukumnya sunnah namun disyaratkan harus di baca pelan saja (sirr).

Begitu juga menurut Syafi’iyyah hukumnya sunnah ab’adl (kalau lupa tertinggal disunatkan sujud sahwi).

Hadith sahih yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad,Daruqutni dan Baihaqi dari
Sahabat Anas bin Malik sebagai berikut:

ما زال رسول الله يقنت في صلاة الفجر حتى فارق الحياة

Artinya: RasuluLlah selalu berqunut pada shalat subuh ssampai beliau wafat.

Imam Nawawi menerangkan dalam kitab Majmu’nya:

مَذْهَبُنَا أَنَّهُ يُسْتَحَبُّ القَُنُوْتُ فِيْهَا سَوَاءٌ نَزَلَتْ نَازِلَةٌ أَمْ لَمْ تَنْزِلْ وَبِهَذَا قَالَ أَكْثَرُ السَّلَفِ

Atinya Dalam Madzhab kita (madzhab Syafi’i) disunnahkan membaca qunut dalam shalat Shubuh, baik karena ada mushibah maupun tidak. Inilah pendapat mayoritas ulma’ salaf. (al-Majmu’, juz 1 : 504)

Ada juga membaca doa qunut itu yang hukum sunat biasa saja seperti membaca doa qunut nazilah ketika sedang ada balai/ musibah yang menimpa pada sesama muslim dimana saja, misalkan orang muslim yang ada di palestina atau rohingia yang mana mereka itu sedang mendapatkan ancaman orang kafir, kita sama-sama doakan khususnya dalam sholat, sholat apa saja dengan nama qunut nazilah.

Hadits sunnahnya Qunut nazilah apabila tertimpa musibah atau bencana:

أن النبي صلى الله عليه وسلم كان يقنت في الفجر والظهر والعصر والمغرب والعشاء

Artinya: Bahwasanya Nabi Muhammad melakukan qunut (nazilah) pada saat shalat subuh, dhuhur (dzuhur), ashar, maghrib, dan isya' (HR Ahmad)

Inilah Bacaan Doa Qunut Sholat Subuh Arab Latin Dan Artinya:

اَللّهُمَّ اهْدِنِىْ فِيْمَنْ هَدَيْتَ
وَعَافِنِى فِيْمَنْ عَافَيْت
وَتَوَلَّنِىْ فِيْمَنْ تَوَلَّيْتَ
وَبَارِكْ لِىْ فِيْمَا اَعْطَيْتَ
وَقِنِيْ شَرَّمَا قََضَيْتَ،
فَاِ نَّكَ تَقْضِىْ وَلاَ يُقْضَى عَلَيْكَ
وَاِ نَّهُ لاَ يَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ
وَلاَ يَعِزُّ مَنْ عَادَيْتَ
تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ
فَلَكَ الْحَمْدُ عَلَى مَا قَضَيْتَ
وَاَسْتَغْفِرُكَ وَاَتُوْبُ اِلَيْكَ
وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدَنَا مُحَمَّدٍ النَّبِيِّ اْلاُمِّيِّ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ

Bacaan Doa Qunut Dengan Tulisan Latin
Allah hummah dinii fiiman hadait.
Wa'aa finii fiiman 'aafait.
Watawallanii fiiman tawal-laiit.
Wabaariklii fiimaa a'thait.
Waqinii syarramaa qadhait.
Fainnaka taqdhii walaa yuqdha 'alaik.
Wainnahu laayadzilu man walait.
Walaa ya'izzu man 'aadait.
Tabaa rakta rabbanaa wata'aalait.
Falakalhamdu 'alaa maaqadhait.
Astaghfiruka wa'atuubu ilaik.
Wasallallahu 'ala Sayyidina Muhammadin nabiyyil ummiyyi. Wa'alaa aalihi washahbihi Wasallam.

Artinya/Terjemaahannya
Ya Allah tunjukkanlah akan daku sebagaiman mereka yang telah Engkau tunjukkan
Dan berilah kesihatan kepadaku sebagaimana mereka yang Engkau telah berikan kesihatan
Dan peliharalah daku sebagaimana orang yang telah Engkau peliharakan
Dan berilah keberkatan bagiku pada apa-apa yang telah Engkau kurniakan
Dan selamatkan aku dari bahaya kejahatan yang Engkau telah tentukan
Maka sesungguhnya Engkaulah yang menghukum dan bukan kena hukum
Maka sesungguhnya tidak hina orang yang Engkau pimpin
Dan tidak mulia orang yang Engkau memusuhinya
Maha Suci Engkau wahai Tuhan kami dan Maha tinggi Engkau
Maha bagi Engkau segala pujian di atas yang Engkau hukumkan
Ku memohon ampun dari Engkau dan aku bertaubat kepada Engkau
(Dan semoga Allah) mencurahkan rahmat dan sejahtera ke atas junjungan kami Nabi Muhammad, keluarga dan sahabatnya.

Bacaan Doa Qunut Nazilah.
Sebetulnya dalam teks lafadz doa qunut naziloah itu tidak ada bacaan yang ditentukan namun itu mengikuti pada situasi dan kondisinya saja misalkan kita mau memdoaka orang muslim yang ada di palestina atau di nrohingia bisa dengan bacaan seperti di bawah ini:

اللهم أَعِزَّ الإسلامَ و المسلمين , اللهم أَذِلََّ الشِركَ و المُشرِكِين , أللهم انْصُرْ اخوانَنَا المسلمين و المجاهدين و المُسْتَضْعَفِين , فى فلسطين و فى لُبْنَان و فى العراق وفى كل مكان و فى كل زمان
اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لَنَا وَلِلْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ وَالْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَأَلِّفْ بَيْنَ قُلُوبِهِمْ وَأَصْلِحْ ذَاتَ بَيْنِهِمْ وَانْصُرْهُمْ عَلَى عَدُوِّكَ وَعَدُوِّهِمْ
اَللَّهُمَّ الْعَنْ كَفَرَةَ أَهْلَ الْكِتَابِ الَّذِيْنَ يَصُدُّونَ عَنْ سَبِيْلِكَ وَيُكَذِّبُونَ رُسُلَكَ وَيُقَاتِلُونَ أَوْلِيَائَك

Artinya :
Ya Allah! Muliakan Islam dan orang islam. Ya Allah! Hinakan Syirik dan musyrikin. Ya Allah! Tolonglah saudara-saudara kami yang muslim dan mujahidin dan golongan-golongan lemah, di Palestine, di Lubnan, di Iraq dan di semua tempat dan di semua masa.

Ya Allah ! Ampunilah kami, kaum mukminin dan mukminat, muslimin dan muslimat. Persatukanlah hati mereka. Perbaikilah hubungan di antara mereka dan menangkanlah mereka atas musuh-Mu dan musuh mereka”.

Ya Allah! Laknatlah orang-orang kafir ahli kitab (yahudi dan nashrani) yang senantiasa menghalangi jalan-Mu, mendustakan rasul-rasul-Mu, dan memerangi wali-wali-Mu.

Demikian yang dapat kami sampaikan bacaan qunut sholat subuh, nazilah dalam tulisa bahasa arab latin lengkap dengan artinya, numun bukan hanya itu saja yang dapat kami sajikan masih banyak lagi seperti doa sebelum makan, bangun tidur, doa sholat tahajud, sholat dhuha dan yang lainnya kami sediakan disini. Semoga dengan adanya artikel kami ini dapa bermanfaat bagi kita semua.

Urutan Makna Ada Berapa 6 Rukun Iman Dan Jelaskan 5 Rukun Islam

Penjelasa Makna 6 Rukun Iman Dan Islam Denga Urutannya - Rukun iman adalah merupakan salah satu bukti kekuatan kita sebagai umat islam dalam menjalankan syariat ajaran agama islam, karena walaupun seseorang menyatakan telah memasuki agama islam tapi kalau tidak di dasari dengan keimananya kepada Alloh SWT maka mereka akan mudah terombang ambingnya dengan keadaan situasi dan kondisi jaman yang mengacu kepada kemunkarotan.

Maka dengan itu perlulah kita sebagai umat islam mengetahui dan memperdalam tentang iman supaya tidak mudah tergoyahkan, sebab yang namanya iman sewaktu waktu bisa neik dan bisa juga berkurang tergantung pada kadar iman yanga telah mereka miliki, kata iman adalah kepercayaan yang dijadikan aqidah dalam diri kita dan di himpun dalam agama islam iman itu memiliki 6 rukun seperta pada islam memiliki 5 rukun islam.

Mengapa kita harus mengetahui 6 rukun iman menurut istilah? karena iman dapat menjelaskan untuk menjalani kehidupan kita supaya terarah dalam melaksanakan ibadah hanyalah kepada Alloh SWT dan sebutkan atau jelaskan pengertian materi makalah jumlah macam rukun iman dan islam dari urutan ke 1,2,3,4 5,6 artinya dari mulai iman kepada allah nabi rasul malaikat kitab allah hari kiamat dan iman pada qadha dan qodar maka untuk itu akan kami memberikan penjelasanny di sini.

Penjelasa Makna 6 Rukun Iman Dan Islam Denga Urutannya

Dengan adanya rukun dalam islam tetu sangatlah mudah untuk kita mengkaji sala satunya namun yang sulit adalah untuk merelisasikannya, sebab iman bukan untuk di bicarakan tapi dalam hati yang akan terlihat pada seluruh anggota badan sehingga tubuh kita akan berbuat pada hal-hal positif, untuk perincian 6 rukun iman akan kami jelaskan secara terperinci dan mendasar seperti dalam hadits di bawah ini:


1. Iman Kepada Allah
Iman kepada Alloh SWT bahwa Alloh adalah sebagai kholiq dan kita sebagai makhluq yang tidal memiliki daya kekuatan apapun hanyalah Alloh SWT, maka kita harus menyadari dan taat/mematuhi segala perintahan dan larangan-NYA dalam arti taqwa.

2. Iman kepada Malaikat – Malaikat Allah
Artinya percaya kepada para malaikat-malaikat Alloh, karena Alloh SWT telah menciptakan-NYA dari cahaya yang memiliki banyak jumlahnya sehingga tidak ada yang tau hanyalah Alloh SWT dengan di ciptakannya malaikat itu tidak memiliki nafsu, tidak makan, minum, tidur tidak ada jenis laki-laki dan perempuan dan malaikat selamanya selalu taat pada perintah Alloh.

Namaun dari sekian banyak malaikat ada yang wajib kita ketahui nama-namanya dan tugasnya masing-masing dengan jumlah ada 10 malaikat
1. Malaikat Jibril tugasnya menyampaikan wahyu
2, Mikail tugasnya mengatur rizki
3. Isrofil tugasnya meniup sangkakala
4. Ajro'il tugasnya mencabut nyawa
5. Munkar tugasnay meriksa di alam kubur
6. Nakir tugasnay meriksa di alam kubur
7. Rakib tugasnya mencatat amal baik
8. Atid tugasnya mencatat amal buruk
9. Malik tugasnya penjaga neraka
10. Ridwan tugasnya penjaga surga

3. Iman pada Kitab-kitabnya Alloh
Artinya kita percaya bahwa Alloh SWT telah menciptakan kitab-kitab dan di di wahyukan kepada para Nabi-Nabi-NYA, dengan jumlah 104 kitab, semuanya di himpun dalan empat kita yaitu taurit, inzil, jabur, dan al-qur'an


4. Iman kepada Rasul – Rasul Allah
 Artinya percaya atas adanya Nabi-nabi Alloh dan Rosulnya dengan jumlah Jumlah Nabi 124.000 dan Jumlah Rasul 313. namun dari sekian banyak Nabi dan Rosul yang wajib kita ketahui sebanyak 25 diantanya:

25 Nabi dan Rosul
1. Adam AS.14. Musa AS.
2. Idris AS.15. Harun AS.
3. Nuh AS..16. Zulkifli AS.
4. Hud AS.17. Daud AS.
5. Soleh AS.18. Sulaiman AS.
6. Ibrahim AS.19. Ilyas AS.
7. Luth AS.20. Ilyasa AS.
8. Ismail AS21. Yunus AS.
9. Ishak AS.22. Zakaria AS.
10. Yakub AS.23. Yahya AS.
11. Yusuf AS24. Isa AS.
12. Ayub AS.25. Muhammad SAW
13. Sueb AS.

5. Iman kepada hari Kiamat (Akhir)
Nama Nama Hari Kiamat
Yaumul Qiyamahyaitu hari kiamat.
Yaumur Rajifahyaitu hari lindu besar.
Yaumus Sa'iqahyaitu hari keguncangan.
Yaumuz Zalzalahyaitu hari keguncangan atau keruntuhan.
Yaumul Haqqahyaitu yaitu hari kepastian.
Yaumul Qariah yaitu hari keributan.
Yaumul Akhiryaitu hari akhir.
Yaumut Tammahyaitu hari bencana agung.
Yaumul Asiryaitu hari sulit.
Yaumun la raiba fihiyaitu hari yang tidak ada lagi keraguan padanya.
Yaumul ba'astyaitu hari kebangkitan.
Yaumut Tagabunyaitu hari terbukanya segala keguncangan.
Yaumun Nusyuryaitu hari kebangkitan.
Yaumut Tanadyaitu hari panggilan.
Yaumul Mizanyaitu hari pertimbangan.
Yaumu la tajzi nafsun an nafsin syaianyaitu hari yang tidak dapat seseorang diberi ganjaran oleh yang lain sedikit pun.
Yaumul Jamak yaitu hari pengumpulan.
Yaumul Fashlyaitu hari pemisahan.
Yaumul Waqi'ah yaitu hari kejatuhan.
Yaumul Mahsyaryaitu hari berkumpul.
Yaumu Dinyaitu hari keputusan.
Yaumut Talaqyaitu hari pertemuan.
Yaumul Jazayaitu hari pembalasan.
Yaumul 'Ardyaitu hari pertontonan.
Yaumul Gasyiyahyaitu hari pembalasan.
Yaumul Khulud yaitu hari yang kekal.
Yaumul Barzah yaitu hari penantian.
Yaumul Hisab yaitu hari perhitungan.
Yaumul Waidyaitu hari ancaman.
Yaumul Haqyaitu hari kebenaran.

6. Iman kepada Qada’ dan Qadar (Takdir Baik dan Takdir Buruk)

Demikianlah yang dapat kami jelaskan pengertia dan tentang rukun iman dan rukun islam secara mendasar dan terperinci, semoga dengan adanya artikel kami ini dapat bermanfaat bagi kita semua terutama yang masih dalam tahaf pembelajaran sedangkan untuk rukun islam masih perlu kita pelajari lagi lebih lanjut dalam artikel yang lainnya.

Teks Kumpulan Bacaan Sholawat Nabi Lengkap Latin Artinya Pendek

Teks Kumpulan Bacaan Sholawat Nabi Lengkap Latin Artinya Pendek - Sholawat adalah asal kata dari pada shollaa yang memiliki tiga makna tergantung pada yang membacakannya, seperti kata shollaa dari Alloh SWT memiliki makna Rahmat, dan shollaa dari malaikat itu di artikan istighfar sedangkan kata sholla dari orang mukmin adalah doa kepada Allloh SWT untuk Nabi Muhammad SAW yang manfaatnya bagi kita yang membacakannya.

Membaca sholawat itu termasuk salah satu bukti kecintaan kita kepada nabi muhammad SAW sebagai ummatnya dan juga membaca sholawat adalah perintah Alloh SAW karena Alloh SAT juga beserta para malaikat-NYA telah bersholawat kepada Nabi Muhammad SAW dan orang yang banyak membaca sholawat nanti di hari kiamat akan mendapatkan syafaat darinya.

Maka untuk itu perbanyaklah membaca sholawat siang maupun malamnya terutama pada malam jumat, karena banyak hadits-hadits yang menganjurkan kepada kita untuk membacakan sholawat nabi, jadi intinya membanca sholoawat itu sangat dianjurkan, namun bisa jadi hukum wajib membaca sholawat ketika kita mendengar seseorang menyebut nama Rasulullah, Khutbah jum'at dan begitu juga ketika melaksanakan Tasyahud Akhir saat sholat.

Teks Kumpulan Bacaan Sholawat Nabi Lengkap Latin Artinya Pendek

Sholawat sebetulnya memiliki banyak macam-macamnya maka kami di sini merangkum kumpulan tulisan tentang jenis sholawat dari mulai shalawat nariyah, badar, nuridzati, jibril, kamilah, al quran, umi, munjiyat, arjak, syifa, fatih bikin nangis sedih yang benar lengkap artinya pendek panjang dan cara mengamalkan bersholawat karena sholawat memiliki kekuatan keistimewaan, fadhilah, khasiatnya terutama membaca ayat sholawat islam 1000x pada malam jumat kepada Nabi ada rahasiah yang terkandung di dalamnya.

Dalil hukum anjuran membaca sholawat sepert Slloh berfirman dalam al-qur'an surat al ahjab ayat 56.

إِنَّ اللهَ وَمَلاَئِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا. (الأحزاب: ٥٦

Innallaha wamalaaikatahu yusholluuna alannabi yaa ayyuhalladzina aamanu shollu alaihi wasallimuu tasliima

Yang artinya : “Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman! Bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan kepadanya”. {QS. Al-ahzab (33) : 56}.

Begitu juga membaca sholawat memiliki banyak manfaat dan keutamaan diantara keutamaan membaca sholawat yaitu:

مَنْ صَلَّى عَلَىَّ صَلاَةً وَاحِدَةً صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ عَشْرَ صَلَوَاتٍ وَحُطَّتْ عَنْهُ عَشْرُ خَطِيئَاتٍ وَرُفِعَتْ لَهُ عَشْرُ دَرَجَاتٍ

“Barangsiapa bersholawat kepadaku satu kali, niscaya Allah bersholawat kepadanya sepuluh sholawat, menghapus darinya sepuluh dosa dan mengangkat derajatnya sepuluh derajat.” (HR. An Nasa’i)

أَكْثِرُوا عَلَىَّ مِنَ الصَّلاَةِ فِى كُلِّ يَوْمِ جُمُعَةٍ فَإِنَّ صَلاَةَ أُمَّتِى تُعْرَضُ عَلَىَّ فِى كُلِّ يَوْمِ جُمُعَةٍ ، فَمَنْ كَانَ أَكْثَرَهُمْ عَلَىَّ صَلاَةً كَانَ أَقْرَبَهُمْ مِنِّى مَنْزِلَةً

“Perbanyaklah bersholawat kepadaku pada hari Jumat, karena sesungguhnya sholawat umatku diperlihatkan kepadaku pada setiap hari Jumat. Siapa saja yang paling banyak sholawatnya, maka ia menjadi orang yang paling dekat kedudukanya dariku” (HR. Baihaqi)

مَنْ صَلَّى عَلَىَّ مَرَّةً وَاحِدَةً كَتَبَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ لَهُ بِهَا عَشْرَ حَسَنَاتٍ

“Barangsiapa bersholawat kepadaku satu kali, niscaya Allah Azza wa Jalla mencatat untuknya sepuluh kebaikan” (HR. Ahmad)

Sholawat memiliki banyak namanya ada sholawat badriyah, arjaq, fatih, nariyah, munjiyat, haji, syifa, ibrohimiyah, dan yang lainnya, untuk bacaan satu satunya seperti di bawah ini:

Bacaan sholawat Badr/badriyah arab latin lengkap dengan artinya:

صَـلا َةُ اللهِ سَـلا َمُ اللهِ *** عَـلَى طـهَ رَسُـوْلِ اللهِ
Shalaatullaah Salaamul laah ‘Alaa Thaaha Rasuulillaah

صَـلا َةُ اللهِ سَـلا َمُ اللهِ *** عَـلَى يـس حَبِيْـبِ اللهِ
Shalaatullaah Salaamullah ‘Alaa Yaa Siin Habiibillaah

تَوَ سَـلْنَا بِـبِـسْـمِ اللّهِ *** وَبِالْـهَادِى رَسُـوْلِ اللهِ
Tawassalnaa Bibismi llaah Wabil Haadi Rasuulillaah

وَ كُــلِّ مُجَـا هِـدِ لِلّهِ *** بِاَهْـلِ الْبَـدْ رِ يـَا اَللهُ
Wakulli Mujaahidin Lillaah Bi Ahlil Badri Yaa Allaah

اِلهِـى سَـلِّـمِ اْلاُمـَّة *** مِـنَ اْلافـَاتِ وَالنِّـقْـمَةَ
llaahi Sallimil Ummah Minal Aafaati Wanniqmah

وَمِنْ هَـمٍ وَمِنْ غُـمَّـةٍ *** بِاَ هْـلِ الْبَـدْ رِ يـَا اَللهُ
Wamin Hammin Wamin Ghummah Bi Ahlil Badri Yaa Allaah

اِلهِى نَجِّـنَا وَاكْـشِـفْ *** جَـمِيْعَ اَذِ يـَّةٍ وَا صْرِفْ
Ilaahi Najjinaa Waksyif Jamii’a Adziyyatin Wahrif

مَـكَائـدَ الْعِـدَا وَالْطُـفْ *** بِاَ هْـلِ الْبَـدْ رِ يـَا اَللهُ
Makaa idal ‘idaa wal thuf Bi Ahlil Badri Yaa Allaah

اِلهِـى نَـفِّـسِ الْـكُـرَبَا *** مِنَ الْعَـاصِيْـنَ وَالْعَطْـبَا
llaahi Naffisil Kurbaa Minal’Ashiina Wal’Athbaa

وَ كُـلِّ بـَلِـيَّـةٍ وَوَبـَا *** بِاَهْـلِ الْبَـدْ رِ يـَا اَللهُ
Wakulli Baliyyatin Wawabaa Bi Ahlil Badri Yaa Allaah

فَكَــمْ مِنْ رَحْمَةٍ حَصَلَتْ *** وَكَــمْ مِنْ ذِلَّـةٍ فَصَلَتْ
Wakam Min Rahmatin Washalat Wakam Min Dzillatin Fashalat

وَكَـمْ مِنْ نِعْمـَةٍ وَصَلَـتْ *** بِاَهْـلِ الْبَـدْ رِ يـَا اَللهُ
Wakam Min Ni’matin Washalat Bi Ahlil Bailri Yaa Allaah

وَ كَـمْ اَغْـنَيْتَ ذَالْعُـمْرِ *** وَكَـمْ اَوْلَيْـتَ ذَاالْفَـقْـرِ
Wakam Aghnaita Dzal ‘Umri Wakam Autaita D’Zal Faqri

وَكَـمْ عَافَـيـْتَ ذِاالْـوِذْرِ *** بِاَ هْـلِ الْبَـدْ رِ يـَا اَللهُ
Wakam’Aafaita Dzal Wizri Bi Ahlil Badri Yaa Allaah

لَـقَدْ ضَاقَتْ عَلَى الْقَـلْـبِ *** جَمِـيْعُ اْلاَرْضِ مَعْ رَحْبِ
Laqad Dlaaqat’Alal Oalbi Jamii’ul Ardli Ma’ Rahbi

فَانْـجِ مِنَ الْبَلاَ الصَّعْـبِ *** بِاَهْـلِ الْبَـدْ رِ يـَا اَللهُ
Fa Anji Minal Balaas Sha’bi Bi Ahlil Badri Yaa A,llaah

ا َتَيـْنَا طَـالِـبِى الرِّفْـقِ *** وَجُـلِّ الْخَـيْرِ وَالسَّـعْدِ
Atainaa Thaalibir Rifdi Wajullil Khairi Was Sa’di

فَوَ سِّـعْ مِنْحَـةَ اْلاَيـْدِىْ *** بِاَ هْـلِ الْبَـدْ رِ يـَا اَللهُ
Fawassi’ Minhatal Aidii Bi Ahlil Badri Yaa Allaah

فَـلاَ تَرْدُدْ مَـعَ الْخَـيـْبَةْ *** بَلِ اجْعَلْـنَاعَلَى الطَّيْبـَةْ
Falaa Tardud Ma’al Khaibah Balij’Alnaa’Alath Thaibah

اَيـَا ذَاالْعِـزِّ وَالْهَـيـْبَةْ *** بِاَ هْـلِ الْبَـدْ رِ يـَا اَللهُ
Ayaa Dzal ‘lzzi Wal Haibah Bi Ahlil Badri Yaa Allaah

وَ اِنْ تَرْدُدْ فَـمَنْ نَأْتـِىْ *** بِـنَيـْلِ جَمِيـْعِ حَاجَا تِى
Wain Tardud Faman Ya-Tii Binaili Jamii’i Haajaati

اَيـَا جَـالِى الْمُـلِـمـَّاتِ *** بِاَ هْـلِ الْبَـدْ رِ يـَا اَللهُ
Ayaa jalail mulimmaati Bi Ahlil Badri Yaa Allaah

اِلهِـى اغْفِـرِ وَاَ كْرِ مْنَـا *** بِـنَيـْلِ مـَطَا لِبٍ مِنَّا
llaahighfir Wa Akrimnaa Binaili Mathaalibin Minnaa

وَ دَفْـعِ مَسَـاءَةٍ عَـنَّا *** بِاَ هْـلِ الْبَـدْ رِ يـَا اَللهُ
Wadaf i Masaa-Atin ‘Annaa Bi Ahlil Badri Yaa Allaah

اِلهِـى اَنـْتَ ذُوْ لُطْـفٍ *** وَذُوْ فَـضْلٍ وَذُوْ عَطْـفٍ
llaahii Anta Dzuu Luthfin Wadzuu Fadl-Lin Wadzuu ‘Athfin

وَكَـمْ مِنْ كُـرْبـَةٍ تَنـْفِىْ *** بِاَ هْـلِ الْبَـدْ رِ يـَا اَللهُ
Wakam Min Kurbatin Tanfii Bi Ahlil Badri Yaa Allaah

وَصَلِّ عَـلَى النـَّبِىِّ الْبَـرِّ *** بـِلاَ عَـدٍّ وَلاَ حَـصْـرِ
Washalli ‘Alan Nabil Barri Bilaa ‘Addin Walaa Hashri

وَالِ سَـادَةٍ غُــــرِّ *** بِاَ هْـلِ الْبَـدْ رِ يـَا اَللهُ
Wa Aali Saadatin Ghurri Bi Ahlil Badri Yaa Allaah

Bacaan sholawat Arjaq arab latin lengkap dengan artinya:

الَّلهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلاَةً تُوَسِّعُ بِهَا عَلَيْنَا الْأرْزَاقَ وَتُحَسِّنُ بِهَا لَنَا اْلأَخْلاَقَ وَعَلَى أَلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِّمْ.

Allahumma sholli ‘ala sayyidina Muhammadin sholaatan tuwassi’u biha ‘alainal arzaaq, wa tuhassinu biha lanal akhlaaq wa ‘ala alihi wa shohbihi wa sallim.
Artinya:

“Ya Allah, limpahkanlah rahmat dan keselamatan kepada junjungan kami Nabi Muhammad saw, dengan rahmat yang dapat memperluas rezeki kami dan membaguskan akhlak kami, beserta para keluarganya dan sahabatnya”

Bacaan sholawat Fatih arab latin lengkap dengan artinya:

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلىَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدِ، الْفَاتِحِ لِمَا أُغْلِقَ وَالْخَاتِمِ لِمَا سَبَقَ، نَاصِرِ الْحَقِّ بِالْحَقِّ، وَالْهَادِي إِلَى صِرَاطِكَ الْمُسْتَقِيْمِ وَعَلىَ آلِهِ حَقَّ قَدْرِهِ وَمِقْدَارِهِ العَظِيْمِ .

Sholawat Fatih Latin :Allahumma Sholli Ala Sayyidina Muhammaddinil Fatihi Lima Ughliqo Wal Khotimi Lima Sabaqo, Nashiril Haqqi Bil Haqqi Wal Hadi Ila Shirotikal Mustaqim Wa Ala Alihi Haqqo Qodrihi Wa Miq Darihil Adzim...

Artinya:“Ya Allah curahkanlah rahmat dan keselamatan serta berkah atas junjungan kita Nabi Muhammad SAW yang dapat membuka sesuatu yang terkunci, penutup dari semua yang terdahulu, penolong kebenaran dengan jalan yang benar, dan petunjuk kepada jalanmu yang lurus. Semoga Allah mencurahkan rahmat kepada beliau, kepada keluarganya dan kepada semua sahabatnya dengan sebenar - benar kekuasaannya yang Maha Agung. ”.

Bacaan sholawat Nariyah arab latin lengkap dengan artinya:

أللّهُمَّ صَلِّ صَلَاةً كَامِلَةً وَسَلِّمْ سَلَامًا تَامًّا عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدِ الّذِي تَنْحَلُّ بِهِ الْعُقَدُ وَتَنْفَرِجُ بِهِ الْكُرَبُ وَتُقْضَى بِهِ الْحَوَائِجُ وَتُنَالُ بِهِ الرَّغَائِبُ وَحُسْنُ الْخَوَاتِمِ وَيُسْتَسْقَى الْغَمَامُ بِوَجْهِهِ الْكَرِيْمِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ فِيْ كُلِّ لَمْحَةٍ وَنَفَسٍ بِعَدَدِ كُلِّ مَعْلُوْمٍ لَكَ

ALLOOHUMMA SHOLI SHOLAATAN KAAMILATAN WASALLIM SALAAMAN TAAMMAN ‘ALAA SAYYIDINA MUHAMMADINIL LADZII TANHALLU BIHIL ‘UQODU WA TANFARIJU BIHIL KUROBU WA TUQDHOO BIHIL HAWAA-IJU WA TUNAALU BIHIR-ROGHOO-IBU WA HUSNUL KHOWAATIMI WA YUSTASQOL GHOMAAMU BI WAJHIHIL KARIIMI WA ‘ALAA AALIHII WA SHOHBIHII FII KULLI LAMHATIN WA NAFASIN BI ‘ADADI KULLI MA’LUUMIN LAKA.

Artinya : “Wahai Allah, limpahkanlah rahmat dan salam yang sempurna kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW. Semoga terurai dengan berkahnya segala macam buhulan dilepaskan dari segala kesusahan, tunaikan segala macam hajat, dan tercapai segala macam keinginan dan husnul khotimah, di curahkan air hujan (rahmat) dengan berkah pribadinya yang mulia. Semoga rahmat dan salam yang sempurna itu juga tetap tercurah kepada para keluarga dan sahabat beliau, setiap kedipan mata dan hembusan nafas, bahkan sebanyak pengetahuan bagiMu.

Bacaan sholawat Munjiyat arab latin lengkap dengan artinya:

اللَهُمَّ صَلِّ عَلَي سَيِّدِنَا مُحمَدٍ صَلاَةٌ تُنْجيْنَا بِهَا مِنَ جَمِيْعَ الأهَوْاَلِ وَالأَفَاتِ وَتَقْضِي لَنَا بها جَمِيعَ الحَاجَاتِ وَتُطَهِّرُنَا بِهَا مِنْ جَمِيْعِ السَيّئاتِ وَتَرْفَعُنَا بِهَا عِنْدَكَ أَعْلَي الدَرَجَاتِ وَتُبَلّغُنَا بِهَا أَقْصَي الغَايَاتِ مِنْ جَمِيْعِ الخَيرَاتِ فِي الحَيَاةِ وَبَعْدَ المَمَاتِ برحمتك يا أرحم الراحمين

Allohumma sholli ‘ala syaiyidina muhammad sholatan tunjina biha min jami’il ahwali wal afat wataqdilana biha jami’il hajat watutohhiruna biha min jami’is syayyiat
watarfa’una biha a’lad darojat watuballi ghuna biha aqshol ghoyat min jami’il khoiroti fil hayati waba’dal mamat. Birohmatika ya Arhamar Rahimin.

Artinya: Ya Allah limpahkanlah rahmat kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW, yang dengan rahmat itu Engkau akan menyelamatkan kita dari semua keadaan yang mendebarkan dan dari semua cobaan yang dengan rahmat itu Engkau akan mendatangkan kepada kita hajat, Yang dengan rahmat itu Engkau akan membersihkan kita dari semua keburukan/kesalahan. Yang dengan rahmat itu Engkau akan mengangkat kita kepada setinggi-tinggi derajat.Yang dengan rahmat itu pula Engkau akan menyampaikan kita kepada sesempurna-sempurnanya semua maksud dari semua kebaikan pada waktu hidup dan setelah mati.

Bacaan sholawat Haji arab latin lengkap dengan artinya:

اَللَّهُمَّ صَلّىِ عَلَى سَيِّدِ نَامُحَمَّدٍ صَلاَةً تُبَلِغُنَا بِهَا حَجَّ بَيْتِكَ الْحَرَامِ وَزِيَارَةَ قَبْرَنَبِيِّكَ مُحَمَّدٍ ص.م فِىْ لُطْفٍ وَيُسْرٍ وَمَعُوْنَةٍ وَعَافِيَةٍ الْاَجْسَامِ وَتَرْزُقْنَابِهَا بُلُوْغَ الْمَرَامِ وَحُسْنَ الْخِتَا مِ عَدَدَ خَلْقِكَ وَرِضَأ نَفْسِكَ وَ مِدَادَ كَلِمَا تِكَ يَأَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ

Allohumma sholi ala sayyidina muhammadin sholatan tuballighuna biha hajja baitikal harom waziarota qobro nabiyyika Muhammad, fi lutfin wa yusrin wa ma unatin wa afiyatil ajsam, watarzuqna biha bulughol marom wahusnal khitam adada kholqika waridhoa nafsika wamidada kalimatik, ya arhamarrohimin "

ya Allah limpahkanlah rahmat kepada junjungan kami Nabi Muhammad yang dengan rahmat itu semoga engkau menyampaikan kami berhaji ke rumahmu yang mulia dan berziarah ke makam nabi MU Muhammad SAW.dengan selalu mendapat perlindungan ,sehat,selamat dan tercapai cita-cita dan limpahkan pula rahmat,berkah dan salam kepada keluarganya dan para sahabatnya.

Bacaan sholawat Syifa arab latin lengkap dengan artinya:

أَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ طِبِّ الْقُلُوْبِ وَدَوَائِهَا وَعَافِيَةِ الأَبْدَانِ وَشِفَائِهَا وَنُوْرِ الأَبْصَارِ وَضِيَائِهَا وَعَلَى آَلِهِ وَصَحْبِهِ وَبَارِكْ وَسَلِّمْ.

ALLAAHUMMA SHOLLI 'ALAA SAYYIDINAA MUHAMMADIN TIBBI ALQULUBI WADAWAAIHA WA'AFIYATI AL'ABDAANI WASYIFAA'IHAA WANUURI ALABSHORI WADLIYAA'IHA WA'ALAA ALIHI WASHOHBIHI WABARIK WASALLIM

“Ya Allah limpahkanlah kesejahteraan atas baginda kami Nabi Muhammad yang merupakan obat dan penyembuhan hati kami, penyehat dan penyelamat badan, yang merupakan cahaya dan sinar penglihatan dan yang merupakan penjamin kesehatan jasmani dan rohani akan kebutuhan makanan dan juga tumpahkan kesejahteraan itu atas keluarga dan sahabat-sahabatnya dan berilah keselamatan “

Bacaan sholawat Syifa arab latin lengkap dengan artinya:

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيمَ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيمَ فِي الْعَالَمِينَ إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ

Sholawat Ibrahimiyah Tulisan Latin ALLAHUMMA SHALLI ‘ALAA SAYYIDINAA MUHAMMAD WA’ALAA AALI SAYYIDINAA MUHAMMADIN KAMAA SHALLAITA ‘ALAA SAYYIDINAA IBRAAHIIMA WA’ALAA AALI SAYYIDINAA IBRAHIM WABAARIK ‘ALAA AALI SAYYIDINAA MUHAMMADIN KAMAA BAARAKTA ’ALAA SAYYIDINAA IBRAAHIMA WA ‘ALAA AALI SAYYIDINA IBRAAHIM, FIL ‘AALAMIINA INNAKA HAMIIDUN MAJIID.

Arti Bahasa Indonesia Sholawat Ibrahimiyah Ya Allah , berilah kasih saying kepada junjungan kita nabi Muhammad dan keluarganya sebagaimana Engkau memberi kasih sayangmMu kepada junjungan kita Nabi Ibrahim dan keluarganya. Dan berkatilah kepada junjungan kita nabi Muhammad dan keluarganya sebagaimana Engkau memberkati junjungan kita nabi Ibrahim dan kelurganya diantara makhluk makhlukmu, sesungguhnya Engkau Maha Terpuji dan Maha Mulia.

Demikianlah yang dapat kami rangkum kumpulan teks macam macam bacaan shalawat Nabi Muhammad SAW dalam tulisan arab latin lengkap dengan artinya , semoga ada manfaatnya bagi kita semua sesama umat islam dan kita bisa mengamalkanya dengan istiqomah. Aamiin