Bacaan Lafadz Niat Doa Sholat Puasa Dan Artinya

Tata Cara Niat Lengkap Bacaan Doa Artinya Sesudah Sholat Dhuha

Tata Cara Niat Lengkap Bacaan Doa Artinya Sesudah Sholat Dhuha - Tata cara sholat dhuha memang sangatlah penting kita kaji atau pelajari tuntunan atau panduannya yang benar sesuai sunnah Rosul SAW, karena atas janji Alloh SWT sholat dhuha bisa memberikan manfaat dan keberkahan serta memiliki fadhilah dan keistimewaan bagi kehidupan kita sehari-hari, biar kita dalam melaksanakan sholat dhuha mencapai darazat makbul dan mabrur perlu mencontoh kepada Rosululloh SAWS.

holat dhuha adalah merupakan sholat sunnah yang dilaksanakannya pada siang hari setelah terbentangnya matahari dengan ukuran kurang lebih 15 menit dari terbitnya matahari sampai dengan waktu jawwal (tergelincirnya matahari) atau 15 menit sebelum memasuki waktu dzuhur. Nah perlu kita fahami ada tiga waktu yang tidak boleh melaksanakan Sholat sehari semalam, sebagai mana Rosullilloh SAW bersabda yang artinya:

Dari Uqbah bin Amir: “Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melarang sholat pada tiga saat: (1) ketika saat terbitnya matahari sampai tinggi, (2) ketika hampir Zuhur sampai tergelincir matahari, (3) ketika matahari hampir terbenam.” [HR. Bukhari] dan pada hadist yang lainnya: Dari Ibnu Umar berkata: “Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: Apabila sinar matahari terbit maka akhirkanlah (jangan melakukan) sholat hingga matahari tinggi. Dan apabila sinar matahari terbenam, maka akhirkanlah (jangan melakukan) sholat hingga matahari terbenam”. [HR. Bukhari]

Tata Cara Niat Lengkap Bacaan Doa Artinya Sesudah Sholat Dhuha

Maka dengan itu waspadalah ketika kita akan melaksanakan sholat jangan sampai pada waktu yang dilarang seperti yang di atas tadi. Waktu sholat dhuha sebenarnya itu sangat efesiensi baik untuk pegawai, tukang buruh petani, dan yang lainnya sebab bisa kita laksanakan doa sholat duha sebelum beraktifitas dengan harapan aktifitas kita ini mendapatkan fadhilah, keberkaha, keutamaan dan hikmah serta keistimewaan yang dapat kita raih dari Alloh SWT sesuai dengan janji-NYA.

Adapun jumlah rakaat sholat dhuha itu minimal 2 rakaat dengan satu kali salam sampai 12 rakaat dengan cara bisa 2 rakaat satu kali salam dan bisa juga 4 rakaat dalam satu kali salam karena sholat dhuha dikerjakannya pada siang hari, berbeda dengan sholat sunnah yang di kerjakannya pada malam hari seperti sholat tahajud itu tidak boleh dilaksanakan 4 rakat dalam satu kali salam. itu perbedaan antara sholat sunnah siang dan malam.

Untuk tata cara pelaksanaan sholat dhuha itu sama saja seperti sholat fardhu dan sholat sunnah lainnya hanyalah yang membedakan antara sholat dengan sholat adala pada bacaan niatnya saja, terkecuali pada sholat gerhana baik gerhana bulan atau matahari karena sholat gerhana dalam satu kali rakaat memiliki 2 kali ruku. setelaha selesai melaksanakan sholat dhuha alangkaah baiknya kita berdoa dengan bacan doa yang khusus dibacakan setelah sholat dhuha.

Untuk supaya lebih jelasnya tata cara atau panduan sholat dhuda dari mulai bacaan niat dan tata caranya serta bacaan doanya kami di sini telah menyajikan artikel dengan tema, Tata Cara Niat Dan Bacaan Doa Setelah Sholat Dhuha 2 nrakaat, 4 rakaat lengkap dengan bahasa arab, latin dan artinya seperti di bawah ini:

اُصَلِّى سُنَّةَ الضَّحَى رَكْعَتَيْنِ ِللهِ تَعَالَى

USHOLLI SUNNATADH DHUHAA ROK'ATAINI LILLAAHI TA'AALA

Artinya :Aku niat shalat sunat dhuha dua rakaat, karena Allah Ta'ala


1. Niat diucapkan didalam hati dengan bersamaann pada saat takbiratul ihram,
2. Setelah berniat selanjutnya membaca doa iftitah
3. Kemudian membaca surat fatihah
4. Setelah fatiha sunnah membaca surat apa saja yang kita faham dari al qur'an selain surah fatihah tadi, namun di rakaat pertama sebaiknya membaca surah Asy-Syam dan untuk di rakaat kedua sebaiknya dibaca surat AL-lail.
5. Lalu ruku’ sambil membacakann tasbih sebanyak tiga kali
6. Kemudian i’tidal dengann membaca bacaan i’tidal.
7. Setelah itu sujud pertama dengan membaca bacaan sujud 3 kali
8. Kemudian duduklah diantara dua suju sambil membacakan bacaan duduk shalat.
9. Melaksanakan sujud kedua, sama halnya seperti sujud pertama.
10. Setelah rakaat pertama telah diselesaikan, maka lakukanlah rakaat kedua dengan cara yang sama seperti diatas, kemudian pada Tasyahhud akhir sampai bacaan terakhirnya kemudian membaca salam. begitula pada rakaat-rakaat berikutnya sampai yang 12 rakaat. Dan setelah selesai melaksanakan sholat dhuha lang sung berdoa dengan bacaan doa setelah sholat dhuha sebagai berikut:

Bacaan Doa Setelah Sholat Dhuha Arab Latin Lengkap Dengan Artinya

اَللهُمَّ اِنَّ الضُّحَآءَ ضُحَاءُكَ، وَالْبَهَاءَ بَهَاءُكَ، وَالْجَمَالَ جَمَالُكَ، وَالْقُوَّةَ قُوَّتُكَ، وَالْقُدْرَةَ قُدْرَتُكَ، وَالْعِصْمَةَ عِصْمَتُكَ. اَللهُمَّ اِنْ كَانَ رِزْقِى فِى السَّمَآءِ فَأَنْزِلْهُ وَاِنْ كَانَ فِى اْلاَرْضِ فَأَخْرِجْهُ وَاِنْ كَانَ مُعَسَّرًا فَيَسِّرْهُ وَاِنْ كَانَ حَرَامًا فَطَهِّرْهُ وَاِنْ كَانَ بَعِيْدًا فَقَرِّبْهُ بِحَقِّ ضُحَاءِكَ وَبَهَاءِكَ وَجَمَالِكَ وَقُوَّتِكَ وَقُدْرَتِكَ آتِنِىْ مَآاَتَيْتَ عِبَادَكَ الصَّالِحِيْنَ

ALLAHUMMA INNADH DHUHA-A DHUHA-UKA, WAL BAHAA-A BAHAA-UKA, WAL JAMAALA JAMAALUKA, WAL QUWWATA QUWWATUKA, WAL QUDRATA QUDRATUKA, WAL ISHMATA ISHMATUKA. ALLAHUMA INKAANA RIZQI FIS SAMMA-I FA ANZILHU, WA INKAANA FIL ARDHI FA-AKHRIJHU, WA INKAANA MU’ASARAN FAYASSIRHU, WAINKAANA HARAAMAN FATHAHHIRHU, WA INKAANA BA’IDAN FA QARIBHU, BIHAQQIDUHAA-IKA WA BAHAAIKA, WA JAMAALIKA WA QUWWATIKA WA QUDRATIKA, AATINI MAA ATAITA ‘IBADIKASH SHALIHIN.

Artinya : “Wahai Tuhanku, sesungguhnya waktu dhuha adalah waktu dhuha-Mu, keagungan adalah keagungan-Mu, keindahan adalah keindahan-Mu, kekuatan adalah kekuatan-Mu, penjagaan adalah penjagaan-Mu, Wahai Tuhanku, apabila rezekiku berada di atas langit maka turunkanlah, apabila berada di dalam bumi maka keluarkanlah, apabila sukar mudahkanlah, apabila haram sucikanlah, apabila jauh dekatkanlah dengan kebenaran dhuha-Mu, kekuasaan-Mu (Wahai Tuhanku), datangkanlah padaku apa yang Engkau datangkan kepada hamba-hambaMu yang soleh”.

Demikian yang dapat kami sampaikan tentang tata cara niat dan bacaan doa sholat dhuha yang benar lengkap dengan bahasa arab latin dan artinya, semoga dengan danya artikel kami ini besar manfatnya bagi kita semua sehingga kita dapat melaksanakan sholat dhuha dengan sempurna dan mendapatkan bimbingan hidayah taufiq dari Alloh SWT, sekian dan terima kasih,. Wassalaaam

Bacaan Manfaat Doa Buka Niat Sahur Sunnah Puasa Senin Kamis

Bacaan Manfaat Doa Buka Niat Sahur Sunnah Puasa Senin Kamis - Setelah kita tau kedudukan bahwa melaksanakan puasa di hari senin dan kamis adalah sunnah yang bila mana di laksanakan akan mendapat fahala dan bila mana di tinggal tidak mendapatkan apa-apa, namun alangkah pentingnya bagi kita untuk melaksanakan puasa tersebut, karena mpuasa senin kamis memiliki banyak manfaat dan keutamaan setra keistimewaan untuk kehidupan kita supaya mendapatkan kebahagiaan dunia akherat sebagai man Rosul setiap hari senin dan kamis selalu melaksanakannya.

Puasa senin kamis termasuk dalam kata gori ibadah, sedangkan yang namanya ibadah untuk menentukan syah dan tidak syahnya bergantung pada niat. Jadi posisi niat pada ibadah untuk membedakan antara perbuatan adat dan ibadah, maka untuk itu kami di sini akan berbagi tata cara bacaan lafadz niat puasa senin kamis yang benar sesuai dengan tuntunan Rosululloh SAW, yang dinakan niat itu tempatnya di dalam hati bukan di mulut namun mengucapkan lafadz niat itu hukunya sunnat beda lagai dengan bacaan seperti bacaan sholat itu baru di bacakan menggunakan lisan/mulut..

Untuk masalah niat puasa senin kamis itu di bacakannya pada waktu malam sehabis melaksanakan sholat isya sampai menjelang waktu shubuh, namun kalau seandainya kita lupa pada waktu malamnya tidak berniat untuk berpuasa bisa juga kita berniat pada siang harinya sampai menjelang waktu dzuhur asalkan belum melaksanakan hal-hal yang membatalkan pada puasa kalau puasanya puasa sunnah, namun kalau puasa wajib seperti puasa ramadhan, puasa pengganti, puasa nadzar itu tidak syah tetap niat harus dilaksanakannya pada malam hari.

Bacaan Manfaat Doa Buka Niat Sahur Sunnah Puasa Senin Kamis

Dengan melaksanakan puasa senin kamis itu banyak manfaatnya bagi kesehatan tubuh kesehatan tubuh maupun mental dan spiritual seperti, untuk peremajaan sel kulit, mengencangkan kulit, mengeluarkan racun dalam tubuh, memberikan istirahat untuk organ pencernaan, menurunkan kadar lemak, mempercantik kaum wanita secara alami, menenangkan jiwa dan perasaan, mampu mengendalikan hawa nafsu, lebih peka terhadap lingkungan sekitar, lebih banyak beramal, makanya Rosullulloh selalu melaksanakan puasa senin kamis.

Baiklah kita fahami dulu bacaan niat puasa senin kamis sebelum kita melaksanakannya, inilah tata cara bacaan lafadz niat dan doa puasa senin kamis dalam bahasa arab latin lengkap dengan artinya seperti di bawah ini:

Bacaan Arab Niat Puasa Sunah Hari Senin

نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمَ اْلاِثْنَيْنِ سُنَّةً ِللهِ تَعَالَى

NAWAITU SAUMA YAUMAL ITSNAINI SUNNATAN LILLAHI TANA’ALA

Artinya :Saya niat puasa hari Senin, sunnah karena Allah ta’ala.


Dan untuk bacaan niat puasa hari kamis, bacaannya adalah sebagai berikut:
Bacaan Arab Niat Puasa Sunah Hari Kamis

نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمَ الْخَمِيْسِ سُنَّةً ِللهِ تَعَالَى

NAWAITU SAUMA YAUMAL KHOMIISI SUNNATAN LILLAHI TAA’ALA

Artinya :Saya niat puasa hari Kamis, sunnah karena Allah ta’ala.

Dalil Hukum Puasa di Hari Senin Dan Kamis

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah ditanya mengenai puasa pada hari Senin, lantas beliau menjawab,

ذَاكَ يَوْمٌ وُلِدْتُ فِيهِ وَيَوْمٌ بُعِثْتُ أَوْ أُنْزِلَ عَلَىَّ فِيهِ

“Hari tersebut adalah hari aku dilahirkan, hari aku diutus atau diturunkannya wahyu untukku.” (HR. Muslim no. 1162)

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

تُعْرَضُ الأَعْمَالُ يَوْمَ الاِثْنَيْنِ وَالْخَمِيسِ فَأُحِبُّ أَنْ يُعْرَضَ عَمَلِى وَأَنَا صَائِمٌ

“Berbagai amalan dihadapkan (pada Allah) pada hari Senin dan Kamis, maka aku suka jika amalanku dihadapkan sedangkan aku sedang berpuasa.” (HR. Tirmidzi no. 747. At Tirmidzi mengatakan bahwa hadits ini hasan ghorib. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa sanad hadits ini hasan. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih lighoirihi yaitu shahih dilihat dari jalur lainnya).

Dalil Sunnah puasa di hari kamis Syekh Abu Zakariya Al-Anshori berikut ini dalam karyanya Fathul Wahhab.

وقال تعرض الأعمال يوم الاثنين والخميس فأحب أن يعرض عملي وأنا صائم رواهما الترمذي وغيره

Rasulullah SAW bersabda, “Amal itu diperlihatkan di hadapan Allah pada hari Senin dan hari Kamis. Aku gembira sekali amalku diperlihatkan di saat aku sedang berpuasa.” HR Turmudzi dan selainnya.

Hadits Keutamaan Hari Senin dan Kamis Riwayat Abu Hurairah berikut:

تُفْتَحُ أَبْوَابُ الْجَنَّةِ يَوْمَ الاِثْنَيْنِ وَيَوْمَ الْخَمِيسِ فَيُغْفَرُ لِكُلِّ عَبْدٍ لاَ يُشْرِكُ بِاللَّهِ شَيْئًا إِلاَّ رَجُلاً كَانَتْ بَيْنَهُ وَبَيْنَ أَخِيهِ شَحْنَاءُ فَيُقَالُ أَنْظِرُوا هَذَيْنِ حَتَّى يَصْطَلِحَا أَنْظِرُوا هَذَيْنِ حَتَّى يَصْطَلِحَا أَنْظِرُوا هَذَيْنِ حَتَّى يَصْطَلِحَا

“Pintu surga dibuka pada hari Senin dan kamis. Setia hamba yang tidak berbuat syirik pada Allah sedikit pun akan diampuni (pada hari tersebut) kecuali seseorang yang memiliki percekcokan (permusuhan) antara dirinya dan saudaranya. Nanti akan dikatakan pada mereka, akhirkan urusan mereka sampai mereka berdua berdamai, akhirkan urusan mereka sampai mereka berdua berdamai.” (HR. Muslim no. 2565).

Demikian yang dapat kami sampaikan Bacaan niat puasa senin kamis lengkap arab, latin dan artinya yang benar sesuai sunnah Rosululloh SAW, namun bukan hanya itu saja yang dapat kami sajikan masih banyak lagi seperti bacaan doa sholat dhuha, cara puasa senin kamis, manfaat puasa senin kamis untuk jodoh, manfaat puasa senin kamis untuk kesuksesan, puasa senin kamis tidak sahur, manfaat puasa senin kamis bagi wanita. manfaat puasa senin kamis menurut kejawen, bacaan niat puasa senin kamis, manfaat puasa senin kamis untuk kecantikan, niat sholat dhuha, puasa rajab, doa sholat tahajud, niat sholat taubat, sholat tasbih, sholat istikharah dan yang lainnya makany terus saja update disini. Semoga dengan adanya artikel kami ini ada manfaatnya bagi kita semua Amiiiin

Bacaan Arti Latin Doa Iftitah Dalam Sholat Pendek Sesuai Sunnah

Bacaan Arti Latin Doa Iftitah Dalam Sholat Pendek Sesuai Sunnah - Bacaan doa iftitah bukanlah bacaan yang wajib atau rukun dalam sholat akan tetapi doa iftitah adalah merupakan hukum sunnah yang di bacakannya setelah mengucapkan takbirotul ihram atau sebelum membacakan surat fatihah, karena kedudukan sunnah kalu kita tidak membacanya sholat tetap hukumnya syah namun kerugiannya orang tersebut tidak mendapatkan fahala/ganjaran.

Kesuhan membaca doa iftitah dalam setiap sholat selain sholat jenazah adalah bila mana antara bacaan takbirotul ihram dengan doa iftitah tidak terpisah dengan bacaan apa-apa walaupun bacaan tersebut ada hubungannya dengan sholat seperti lafadz aamiin, namun kalau sudah terpisah antara bacaan takbir dengan doa iftitah kita tetap membacanya doa iftitah hukum kesunahan tersebut gugur jadi hukum mubah namun tidak membatalkan pada sholat.

Bacaan doa iftitah memiliki persi yang berbeda antara muhammadiyah dan NU namun itu tidak menjadikan persoalan karena hukum sunnah walau pun tidak dibacanya tetap sholat hukumnya syah, maka untuk itu kami di sini akan berbagi arti bacaan doa iftitah dalam sholat pendek yang benar sesuai sunnah arab latin lengkap dengan artinya guna untuk mempermudah dalam pemahaman doa iftitah tersebut baik yang biasa di baca oleh muhammadiyah maupun NU.

Bacaan Arti Latin Doa Iftitah Dalam Sholat Pendek Sesuai Sunnah

Diantaranya Dalilnya Kesunahan Ini Didasarkan Pada Hadist Nabi SAW:

عَنْ عَبْدِ الله بْنِ عُمَرَ قَالَ: بَيْنَمَا نَحْنُ نُصَلِّى مَعَ رَسُوْلِ الله صلى الله عليه وسلم فَقَالَ رَجُلٌ مِنَ الْقَوْمِ : الله أَكْبَرُ كَبِيْرًا وَالْحَمْدُ لله كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ الله بُكْرَةً وَأَصِيْلاً . فَقَالَ رَسُوْلُ الله صلى الله عليه وسلم مَنْ الْقَائِلُ كَلِمَةَ كَذَا وَكَذَا , فَقَالَ رَجُلٌ مِنَ الْقَوْلِ : أَنَا يَا رَسُوْلَ الله قَالَ: عَجِبْتُ لَهَا وَذَكَرَ كَلِمَةً مَعْنَاهَا فُتِحَتْ أَبْوَابُ السَّمَاءِ قَالَ ابْنُ عُمَرَ : مَا تَرَكْتُهُنَّ مُنْذُ سَمِعْتُ رَسُوْلَ الله صلى الله عليه وسلم يَقُوْلُ ذَالِكَ (مسند آحمد بن حمبل, 4399)

Dari Ibnu Umar berkata,” ketika kami shalat bersama Rasulullah SAW tiba-tiba ada seseorang laki-laki membaca ‘Allahu Akbar kabira wa al-Hamdu lillahi Katsira, wa Subhanallahi Bukratan wa Ashila’ (Allah maha Besar segala puji bagi Allah SWT, sebanyak pujian. Maha suci Allah di waktu pagi dan sore). Mendengar doa ini Rasulullah SAW bertanya, “Siapakah yang membaca doa tersebut? Seseorang laki-laki menjawab,”Saya Wahai Rasulullah”. Rasulullah kemudian bersabda, “Saya kagum pada doa yang dibaca karena pintu langit terbuka sebab doa tersebut”. Ibnu Umar RA berkata, “Sejak saya mendengar sabda Rasulullah SAW itulah, aku tidak pernah meninggalkan doa tersebut”. (Musnad Ahmad Bin Hanbal, 3499).

Hadist dari Abu Hurairah:

كان رسول الله صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إذا كبَّر في الصلاة؛ سكتَ هُنَيَّة قبل أن يقرأ. فقلت: يا رسول الله! بأبي أنت وأمي؛ أرأيت سكوتك بين التكبير والقراءة؛ ما تقول؟ قال: ” أقول: … ” فذكره

Artinya:“Biasanya Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam setelah bertakbir ketika shalat, ia diam sejenak sebelum membaca ayat. Maka aku pun bertanya kepada beliau, wahai Rasulullah, kutebus engkau dengan ayah dan ibuku, aku melihatmu berdiam antara takbir dan bacaan ayat. Apa yang engkau baca ketika itu adalah:… (beliau menyebutkan doa istiftah)” (Muttafaqun ‘alaih)

Menurut syeh nawawi albantani berkata:

وسنّ بعد تحرم وقبل تعوّذ افتتاح وذلك في غير صلاة الجنازة، أما فيها فلا يسنّ لبنائها على التخفيف

Artinya:“Setelah takbiratul ihram dan sebelum membaca ta’awudz disunnahkan membaca doa iftitah di selain shalat jenazah. Sedangkan di dalam shalat jenazah tidak disunnahkan membaca doa iftitah karena shalat jenazah dianjurkan untuk singkat dalam pelaksanaannya.” (Muhammad bin Umar bin Ali Nawawi Banten, Nihâyatuz Zain, Songqopuro Indonesia, al-Haramain, cetakan pertama, halaman 62)

Hukum mubah setelah terpisah dengan bacaan lain antara takbirotul ihram dan doa iftitah Syekh an-Nawawi berkata,
ويفوت دعاء الافتتاح بالشروع فيما بعده عمداً أو سهواً

Artinya:“Kesunnahan doa iftitah menjadi hilang sebab membaca perkara-perkara setelahnya (seperti ta’awudz dan basmalah).” (Muhammad bin Umar bin Ali Nawawi Banten, Nihayatuz Zain, Songqopuro Indonesia, al-Haramain, cetakan pertama, halaman 62)

Syarat-Syarat Sunnahnya Membaca Doa Iftitah antara lain adalah:

1. Membaca doa iftitah saat menjadi makmum seandainya tidak khawatir ketinggalan surat al-Fatihah

2. Jika waktunya sempit untuk mengerjakan shalat wajib maka doa iftitah tidak boleh di baca

3. Shalat yang dikerjakan bukan shalat jenazah

Inilah Bacaan Doa Iftitah Dalam Tulisan Arab Latin Lengkap Dengan Artinya Seperti Di Bawah Ini:

اَللهُ أَكْبَرُ كَبِيْرًا وَالْحَمْدُ ِللهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيْلاً. إِنِّىْ وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِيْ فَطَرَالسَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضَ حَنِيْفًا مُسْلِمًا وَمَا أَنَا مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ. إِنَّ صَلاَتِيْ وَنُسُكِيْ وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِيْ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ. لاَشَرِيْكَ لَهُ وَبِذلِكَ أُمِرْتُ وَأَنَا مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ.

Allaahu Akbaru kabiiraw-walhamdu lillaahi katsiiran, wa subhaanallaahi bukrataw-wa’ashiila. Innii wajjahtu wajhiya lilladzii fatharas-samaawaati wal ardha haniifam-muslimaw-wamaa anaa minal musyrikiina. Inna shalaatii wa nusukii wa mahyaaya wa mamaatii lillaahi Rabbil ‘aalamiina. Laa syariikalahu wa bidzaalika umirtu wa anaa minal muslimiina.

Artinya :Allah Maha Besar dengan sebesar-besarnya. Segala puji yang sebanyak-banyaknya bagi Allah. Maha Suci Allah pada pagi dan petang hari. Aku menghadapkan wajahku kepada Tuhan yang telah menciptakan langit dan bumi dengan segenap kepatuhan dan kepasrahan diri, dan aku bukanlah termasuk orang-orang yang menyekutukan-Nya. Sesungguhnya sholatku, ibadahku, hidup dan matiku hanyalah kepunyaan Allah, Tuhan semesta alam, yang tiada satu pun sekutu bagi-Nya. Dengan semua itulah aku diperintahkan dan aku adalah termasuk orang-orang yang berserah diri (muslim).

Bacaan Doa Iftitah/Istiftah Muhammadiyah

اللَّهُمَّ بَاعِدْ بَيْنِي وَبَيْنَ خَطَايَايَ، كَمَا بَاعَدْتَ بَيْنَ المَشْرِقِ وَالمَغْرِبِ، اللَّهُمَّ نَقِّنِي مِنَ الخَطَايَا كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ الأَبْيَضُ مِنَ الدَّنَسِ، اللَّهُمَّ اغْسِلْ خَطَايَايَ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالبَرَدِ

Allaahumma baa‘id bainii wa baina khathaayaaya kamaa baa‘adta bainal-masyriqi wal-maghrib. Allaahumma naqqinii min khathaayaaya kamaa yunaqqats- tsaubul-abyadhu minad-danas. Allaahummaghsilnii min khathaayaaya bil-maa’i wats-tsalji wal-barad.

Artinya : “Ya Allah, jauhkanlah antara aku dan kesalahanku sebagaimana Engkau telah menjauhkan antara timur dan barat. Ya Allah, sucikanlah kesalahanku sebagaimana pakaian yang putih disucikan dari kotoran. Ya Allah, cucilah kesalahanku dengan air, salju, dan air dingin”

Demikian yang dapat kami tulis damlam artikel ini bacaan arti doa iftitah dalam sholat pendek sesuai sunnah yang benar, yang perlu kita yakini karena salah satu rukun iman itu kita wajib percaya atas adanya Alloh sedangkan arti darai pada doa iftitaf itu kita memohon kepada Alloh SWT, semoga dengan adanya artikel kami ini dapat bermanfaat bagi kita semua terutama bagi yang masih belajar semoga menjadikan salah satu bahan untuk mempermudah dalam pemahamannya.

Tata Cara Niat Dan Bacaan Doa Sholat 5 Waktu Latin Dan Artinya

Tata Cara Niat Dan Bacaan Doa Sholat 5 Waktu Latin Dan Artinya - Mungkin Masih banyak diantara umat islam yang masih belum faham atau hafal tentang tata cara sholat dan bacaannya sholat dari mulai takbiratul ihram sampai dengan bacaan salam, karena yang di maksud sholat menurut istilah ilmu fiqih adalah perbuatan dan ucapan yang di awali dengan bacaan takbir dan di akhiri dengan bacaan salam dan disertai dengan syarat-syarat yang telah di tentukan.

Adapun yang di maksud dengan bacaan niat adalah ucapan di dalam hati yang menentukan salah satu pekerjaan yang akan kita kerjakan misalkan sholat dzuhur, niat aku sholat dzuhur 4 rakaat lillahitaala, atau makmuman dan imaman kalau jadi makmum dan imam. adapun ucapan niat dialam lisan itu hukumnya sunnat karena yang wajibnya niat itu di dalam hati.

Bacaan sholat adalah bacaan-bacaan yang di baca dalam melaksanakan sholat, namum bacaan sholat itu ada yang hukumnya wajib dan ada juga yang hukumnya sunnat, adapun bacaan sholat yang wajib seperti bacaan takbirotul ihrom,surat fatihah, tasyahud akhir, sholawat salam kepada Nabi Muhammad SAW dan bacaan salam, selain itu bacaan dalam sholat adalah sunnat, baik secara sholat wajib yang 5 waktu maupun sholat sunnat.

Tuntunan bacaan niat sholat magrib, isya, shubuh, dzuhur, asyar, sholat jumat, sholat muhammadiyah lengkap

Setelah selesai kita melaksanakan sholat kemudia di teruskan dengan bacaan wiridan/dzikir lalu di akhiri dengan bacaan doa, Nah untuk lebih jelasnya tata cara bacaan niat doa sholat 5 waktu akan kami sajikan di sini dengan menggunakan tulisan arab latin dan artinya giuna untuk membantu dan mempermudah bagi yang masih dalam tahap belajar seperti di bawah ini:

Bacaan Niat Shalat Dzuhur Aranb Latin Dan Artinya:

اُصَلّى فَرْضَ الظُّهْرِاَرْبَعَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً مَأْمُوْمًا ِللهِ تَعَالَى

USHOLLII FARDHODL DHUHRI ARBA'A RAKA'AATIM MUSTAQBILAL QIBLATI ADAA-AN MA'MUUMAN LILLAAHI TA'AALA.

Artinya :Aku berniat shalat fardu Dhuhur empat raka'at menghadap kiblat sebagai ma'mum karena Allah Ta'ala

Bacaan Niat Shalat Ashar Aranb Latin Dan Artinya:

اُصَلّى فَرْضَ الْعَصْرِاَرْبَعَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً مَأْمُوْمًا ِللهِ تَعَالَى

USHOLLII FARDHOL 'ASHRI ARBA'A RAKA'AATIM MUSTAQBILAL QIBLATI ADAA-AN MA'MUUMAN LILLAAHI TA'AALA.

Artinya :Aku berniat shalat fardu 'Ashar empat raka'at menghadap kiblat sebagai ma'mum karena Allah Ta'ala

Bacaan Niat Shalat Mghrib Aranb Latin Dan Artinya:

اُصَلّى فَرْضَ الْمَغْرِبِ ثَلاَثَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً مَأْمُوْمًا ِللهِ تَعَالَى

USHOLLII FARDHOL MAGHRIBI TSALAATSA RAKA'AATIM MUSTAQBILAL QIBLATI ADAA-AN MA'MUUMAN LILLAAHI TA'AALA.

Artinya :Aku berniat shalat fardu Maghrib tiga raka'at menghadap kiblat sebagai ma'mum karena Allah Ta'ala

Bacaan Niat Shalat Isya Aranb Latin Dan Artinya::

اُصَلّى فَرْضَ الْعِشَاءِ اَرْبَعَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً مَأْمُوْمًا ِللهِ تَعَالَى

USHOLLII FARDHOL 'ISYAA'I ARBA'A RAKA'AATIM MUSTAQBILAL QIBLATI ADAA-AN MA'MUUMAN LILLAAHI TA'AALA.

Artinya :Aku berniat shalat fardu 'Isya empat raka'at menghadap kiblat sebagai ma'mum karena Allah Ta'ala

Bacaan Niat Shalat Shubuh Aranb Latin Dan Artinya:

اُصَلّى فَرْضَ الصُّبْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً مَأْمُوْمًا ِللهِ تَعَالَى

USHOLLII FARDHOSH SHUBHI ROK'ATAINI MUSTAQBILAL QIBLATI ADAA-AN MA'MUUMAN LILLAAHI TA'AALA.

Artinya : Aku berniat shalat fardu Shubuh dua raka'at menghadap kiblat sebagai ma'mum karena Allah Ta'ala


Catatan Penting:
Bacaan niat sholat wajib 5 waktu di atas adalah khusus untuk makmum dan apabila menjadi imam maka kata makmumnya di ganti dengan kata "Imaaman" sedangkan kalau sholatnya sendirian tidak pakai kata makmuman dan imaaman seperti di bawah ini:

اُصَلّى فَرْضَ الْمَغْرِبِ ثَلاَثَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً ِللهِ تَعَالَى

USHOLLII FARDHOL MAGHRIBI TSALAATSA RAKA'AATIM MUSTAQBILAL QIBLATI ADAA-AN LILLAAHI TA'AALA.

Artinya :Aku berniat shalat fardu Maghrib tiga raka'at menghadap kiblat karena Allah Ta'ala

Bacaan Niat Sholat Fardhu Sebagai Imam

اُصَلّى فَرْضَ الْمَغْرِبِ ثَلاَثَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً إِمَامًا ِللهِ تَعَالَى

USHOLLII FARDHOL MAGHRIBI TSALAATSA RAKA'AATIM MUSTAQBILAL QIBLATI ADAA-AN IMAAMAN LILLAAHI TA'AALA.

Artinya :Aku berniat shalat fardu Maghrib tiga raka'at menghadap kiblat sebagai Imam karena Allah Ta'ala

Lalu mengangkat kedua belah tangan serta membaca "ALLAHU AKBAR",

اَللهُ اَ كْبَرُ

Setelah takbiratul ihram kedua belah tangannya disedekapkan pada dada. kemudian membaca do'a iftitah seperti di bawah ini:

اَللهُ اَكْبَرْكَبِيْرًا وَاْلحَمْدُ لِلهِ كَشِيْرًا وَسُبْحَانَ للهِ بُكْرَةً وَاَ صِيْلَا

Bacaannya: Allahu akbar kabiraa wal-hamdu lillahi katsiiraa wa subhaanallaahi bukrataw wa ashiilaa.

اِنِّيْ وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِيْ فَطَرَ السَّمَوَاتِ وَاْلاَرْضِ حَنِيْفًامٌسْلِمًاوَمَ اَنَامِنَ اْلمُشْرِكِيْنَ

Bacaannya: Innii wajjahtu wajhiya lil-laadzii fatharas-samaawaati wal ardha haniifam muslimaw wa maa ana minal-musyrikiin.

اِنَّ صَلَا تِيْ وَنُسُكِيْ وَمَحْيَايَ وَمَمَا تِيْ لِلَّهِ رَبِّ اْلعَالَمِيْنَ لَاشَرِيْكَ لَهُ وَبِذَ لِكَ اُمِرْ تُ وَاَنَامِنَ
اْلمُسْلِمِيْنَ

Bacaannya: Inna shalaatii wa nusukii wa mahyaaya wa mamaatii lillaahi rabbil -'aalamiin. Laa syariikalahu wa bi dzaalika umirtu wa ana minal -muslimiin.

Artinya : "Allah Maha Besar lagi Sempurna Kebesaran-Nya, segala puji bagi-Nya dan Maha Suci Allah sepanjang pagi dan sore. Kuhadapkan muka hatiku kepada Dzat yang menciptakan langit dan bumi dengan keadaan lurus dan menyerahkan diri dan aku bukanlah dari golongan kaum musyirikin. Sesungguhnya shalatku, ibadatku, hidupku dan matiku semata hanya untuk Allah, Tuhan seru sekalian alam. Tidak ada sekutu bagi-Nya dan dengan itu aku diperintahkan untuk tidak menyekutukan-Nya. Dan aku dari golongan orang muslimin."

Kemudian membaca surat Al-Fatihah

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ
الْحَمْدُ للهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ, الرَّحْمَـنِ الرَّحِيْمِ, مَالِكِ يَوْمِ الدِّيْنِ, إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِيْنُ, اِهْدِنَا الصِّرَاطَ المُستَقِيْمَ, صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيهِمْ, غَيْرِ المَغْضُوْبِ عَلَيْهِمْ وَلاَ الضَّالِّيْنَ. آمِيْنَ
Bacaannya: Bismillaahir-rahmaanir-rahiim
Al-hamdu lillaahi rabbil-'aalamiin
Ar-rahmaanir-rahiim
Maaliki yaumid-diin
Iyyaaka na'budu wa iyyaaka nasta'iin
Ihdinash-shiraatal-mustaqiim
Shiraatal-ladziina an'amta 'alaihim
Ghairil-maghdhuubi 'alaihimwa ladh-dhaalliin
Aamiin

Artinya : "Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang
Segala puji bagi Allah, Tuhan seru sekalian alam
Yang Pengasih dan Penyayang
Yang menguasai hari kemudian
Pada-Mulah aku mengabdi dan kepada-Mulah aku meminta pertolongan
Tunjukilah kami ke jalan yang lurus
Bagaikan jalan mereka yang telah Engkau beri nikmat
Bukan jalan mereka yang pernah Engkau murkai, atau jalannya orang-orang yang sesat.

Kemidian membaca surat-surat pendek sepert, Surat An-Nas atau surat apa saja yang kita hafal,

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ
قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ, مَلِكِ النَّاسِ, إِلهِ النَّاسِ, مِنْ شَرِّ الْوَسْواسِ الْخَنَّاسِ, الَّذِي يُوَسْوِسُ فِي صُدُورِ النَّاسِ, مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ
Bacaannya: Bismillaahir-rahmaanir-rahiim
Qul a'uudzu bi rabbin-naas
Malikin-naas
Ilaahin-naas
Min Syarril-waswaasil-khannaas
Alladzii yuwaswisu fii shuduurin-naas
Minal-jinnati wan-naas.

Artinya :Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. "Katakanlah (hai Muhammad)! Aku mohon perlindungan pada Tuhannya manusia. Yang menguasai manusia (yang menjadi) Tuhan manusia.
Mohon Perlindungan daripada kejahatan was-was (pengganggu hati) yang menggoda. Ialah hati yang menggoncangkan hati manusia. Baik dari jenis jin dan manusia."

Kemudian rukuk dan bacaannya yang biasa di baca dalam ruku seperti bacaan:

سُبْحَانَ رَبِّيَ اْلعَظِيْمِ وَبِحَمْدِهِ
Bacaannya: Subhaana rabbiyal-'adhiimii wa bi hamdih. 3 kali

Artinya :"Maha Suci Tuhan Yang Maha Agung serta memujilah aku kepada-Nya."

Kemudian di lanjut dengan I'tidal dan bacaannya:

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَهُ
رَبَّنَا لَكَ اْلحَمْدُ مِلْءُالسَّمَوَاتِ وَمِلْءُاْلاَرْضِ وَمِلْءُ مَا شِعْتَ مِنْ شَيْءٍ بَعْدُ

Bacaannya: Sami'allaahu li man hamidah.Rabbanaa lakal-hamdu mil'us-samaawaati wa mill-ul-ardhi wa mil'u maa syita min syai'in ba'du.

Artinya :"Allah mendengar orang yang memuji-Nya."
"Ya Allah tuhan kami! Bagi-Mu segala puji, sepenuh langit dan bumi, dan sepenuh barang Kau kehendaki sesudah itu."

Kemudian sujud.dengan bacaannya seperti di bawah ini:

سُبْحَانَ رَبِّيَ اْلاَعْلَى وَبِحَمْدِهِ
Bacaannya: Subhaana rabbiyal-a'laa wa bi hamdih. 3 kali

Artinya :"Maha Suci Tuhan Yang Maha Tinggi serta memujilah aku kepada-Nya."

Lalu Duduk Antara Dua Sujud dan Bacaannya:

رَبِّ اغْفِرْلِى وَارْحَمْنِىْ وَاجْبُرْنِىْ وَارْفَعْنِى وَارْزُقْنِىْ وَاهْدِ نِىْ وَعَا فِنِىْ وَاعْفُ عَنِّىْ

Bacaannya: Rabbighfirlii warhamnii wajburnii warfa'nii warzuqnii wahdinii wa 'aafinii wa'fu 'annii.

Artinya :"Ya Allah, ampunilah dosaku, belas kasihanilah aku dan cukupkanlah segala kekuranganku dan angkatlah derajatku dan berilah rezeki kepadaku, dan berilah aku petunjuk da berilah kesehatan kepadaku dan berilah ampunan kepadaku."

Kemudian sujud kedua untuk bacaannya sama seperti pada sujud pertama.

Kemudian duduk untuk melaksanakan tasyahud / tahiyat awal dengan dan bacaan sholawat salam seperti berikut ini:

آلتَّحِيَّاتُ اْلمُبَارَكَاتُ الصَّلَوَاتُالطَّيِّبَاتُ لِلَّهِ اَلسَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِيُّ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ اَلسَّلاَمُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللهِ الصَّالِحِيْنَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًارَسُوْلُ اللَّهِ اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَ سَيِّدِ نَامُحَمَّدٍ

Bacaannya: At-tahiyyatuul-mubaarakaatush-shalawaatuth-thayyibaatu lillaah.
As-salaamu 'alaika ayyuhan-nabiyyu wa rahmatullaahi wa barakaatuh, as-salaamu 'alainaa wa 'alaa 'ibaadillaahish-shaalihiin.
Asyhadu an laa ilaaha illallaah, wa ayhadu anna Muhammadar Rasulullaah.
Allahumma shalli 'alaa sayyidinaa Muhammad.

Artinya : "Segala kehormatan, keberkahan, kebahagiaan dan kebaikan bagi Allah.
Salam, rahmat dan berkah-Nya kupanjatkan kepadamu wahai Nabi (Muhammad).
Salam (keselamatan) semoga tetap untuk kami seluruh hamba yang shaleh-shaleh.
Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan melainkan Allah.
Dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah.
Ya Allah! Limpahilah rahmat kepada Nabi Muhammad.

Untuk bacaan tasyahud akhir sama dengan bacaan seperti pada tasyahud awal tadi namun di tambah dengan bacaan seperti berikut ini:

وَعَلَى آلِ سَيِّدِ نَامُحَمَّدٍ
Bacaannya: Wa 'alaa aali sayyidinaa Muhammad
Artinya : "Ya Allah! Limpahilah rahmat atas keluarga Nabi Muhammad."

Setelah tahiyat akhir disunahkan membaca shalawat Ibrahimiyah .

كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى سيِدِ نَآ إبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ سَّيِدِ نَآ إِبْرَاهِيْمَ وَ بَارِِكْ عَلَى سيِّدِ نَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سيِّدِ نَا مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى سيِّدِ نَا إبْرَاهِيَْمَ وَ عَلَى آلِ سَيِّدِ نَاإِبْرَاهِيْمَ فى اْلعَالَمِيْنَ إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ

Bacaannya: Kamaa shallaita 'alaa sayyidinaa Ibrahiim wa 'alaa aali sayyidinaa Ibrahiim wa baarik 'alaa sayyidinaa Muhammad wa 'alaa aali sayyidinaa Muhammad. Kamaa baarakta 'alaa sayyidinaa Ibrahiim wa 'alaa aali sayyidinaa Ibrahiim fil-'aalamiina innaka hamiidum majiid.

Artinya : "Sebagaimana pernah Engkau beri rahmat kepada Nabi Ibrahim dan keluarganya.
Dan limpahilah berkah atas Nabi Muhammad beserta para keluarganya. Sebagaimana Engkau memberi berkah kepada Nabi Ibrahim dan keluarganya.
Di seluruh alam semesta Engkaulah yang terpuji, dan Maha Mulia.

Kemudian terakhir membaca salam:

اَلسَّلَا مُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَتُ اللهِ

Bacaannya: As-salaamu 'alaikum wa rahmatullaah.
Artinya : "Keselamatan dan rahmat Allah semoga tetap pada kamu sekalian..

(Baca juga: Dzikir-Doa Bersama Setelah Shalat, Apakah Bid'ah?)

1. Membaca istighfar di bawah ini sebanyak tiga kali:

أَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِـيْمِ الَّذِيْ لَااِلَهَ اِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّوْمُ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ ×٣

2. Memuji Allah dengan kalimat:

اَللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلاَمُ وَمِنْكَ السَّلَامُ تَبَارَكْتَ يَا ذَاالْـجَلَالِ وَاْلإِكْرَام

Ini berdasarkan hadits riwayat Imam Muslim.

اَللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلاَمُ، وَمِنْكَ السَّلَامُ، وَإِلَيْكَ يَعُوْدُ السَّلَامُ فَحَيِّنَارَبَّنَا بِالسَّلَامِ وَاَدْخِلْنَا الْـجَنَّةَ دَارَ السَّلَامِ تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ يَا ذَاالْـجَلَالِ وَاْلإِكْرَام.

3. Lalu membaca:

اَللَّهُمَّ لَا مَانِعَ لِمَا أَعْطَيْتَ، وَلاَ مُعْطِيَ لِمَا مَنَعْتَ، وَلَا رَآدَّ لِمَا قَضَيْتَ وَلَا يَنْفَعُ ذَاالْجَدِّ مِنْكَ الْجَدُّ .

4. Dilanjutkan dengan membaca:

لَاإِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ يُحْيِيْ وَيُمِيْتُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْئٍ قَدِيْرٌ.

(dibaca tiga kali tiap selesai shalat fardhu, khusus setelah maghrib dan shubuh sepuluh kali)

5. Membaca Ayat Kursi:

أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ. بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ. اَللهُ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ لَا تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَّلَانَوْمٌ، لَهُ مَافِي السَّمَاوَاتِ وَمَافِي اْلأَرْضِ مَن ذَا الَّذِيْ يَشْفَعُ عِنْدَهُ إِلَّا بِإِذْنِهِ يَعْلَمُ مَابَيْنَ أَيْدِيْهِمْ وَمَاخَلْفَهُمْ وَلَا يُحِيْطُونَ بِشَيْءٍ مِّنْ عِلْمِهِ إِلَّا بِمَا شَآءَ، وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضَ وَلَا يَـؤدُهُ حِفْظُهُمَا وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيْمُ.

7. Membaca Surat al-Baqarah ayat 285-286

آمَنَ الرَّسُولُ بِمَا أُنْزِلَ إِلَيْهِ مِنْ رَبِّهِ وَالْمُؤْمِنُونَ، كُلٌّ آمَنَ بِاللَّهِ وَمَلَائِكَتِهِ وَكُتُبِهِ وَرُسُلِهِ لَا نُفَرِّقُ بَيْنَ أَحَدٍ مِنْ رُسُلِهِ، وَقَالُوا سَمِعْنَا وَأَطَعْنَا غُفْرَانَكَ رَبَّنَا وَإِلَيْكَ الْمَصِيرُ. لَا يُكَلِّفُ اللَّهُ نَفْسًا إِلَّا وُسْعَهَا، لَهَا مَا كَسَبَتْ وَعَلَيْهَا مَا اكْتَسَبَتْ. رَبَّنَا لَا تُؤَاخِذْنَا إِنْ نَسِينَا أَوْ أَخْطَأْنَا، رَبَّنَا وَلَا تَحْمِلْ عَلَيْنَا إِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهُ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِنَا، رَبَّنَا وَلَا تُحَمِّلْنَا مَا لَا طَاقَةَ لَنَا بِهِ، وَاعْفُ عَنَّا وَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا، أَنْتَ مَوْلَانَا فَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ.

8. Disambung dengan penggalan dari Surat Ali Imran:

شَهِدَ اللَّهُ أَنَّهُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ وَالْمَلَائِكَةُ وَأُولُو الْعِلْمِ قَائِمًا بِالْقِسْطِ، لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ، إِنَّ الدِّينَ عِنْدَ اللَّهِ الْإِسْلَامُ، قُلِ اللَّهُمَّ مَالِكَ الْمُلْكِ تُؤْتِي الْمُلْكَ مَنْ تَشَاءُ وَتَنْزِعُ الْمُلْكَ مِمَّنْ تَشَاءُ وَتُعِزُّ مَنْ تَشَاءُ وَتُذِلُّ مَنْ تَشَاءُ، بِيَدِكَ الْخَيْرُ، إِنَّكَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ. تُولِجُ اللَّيْلَ فِي النَّهَارِ وَتُولِجُ النَّهَارَ فِي اللَّيْلِ، وَتُخْرِجُ الْحَيَّ مِنَ الْمَيِّتِ وَتُخْرِجُ الْمَيِّتَ مِنَ الْحَيِّ، وَتَرْزُقُ مَنْ تَشَاءُ بِغَيْرِ حِسَابٍ

9. Membaca Surat al-Ikhlas, Surat al-Falaq, Surat an-Nas, lalu Surat al-Fatihah

10. Membaca tasbih, hamdala, dan takbir masing-masing sebanyak 33 kali:

سُبْحَانَ اللهِ ×٣٣
اَلْحَمْدُلِلهِ ×٣٣
اَللهُ اَكْبَرْ ×٣٣

11. Kemudian dilanjutkan dengan:

اَللهُ اَكْبَرْ كَبِيْرًا وَالْحَمْدُ لِلهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيْلًا، لَاإِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُيُحْيِيْ وَيُمِيْتُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْئٍ قَدِيْرٌ، وَلَاحَوْلَ وَلَاقُوَّةَ إِلَّابِا للهِ الْعَلِـىِّ الْعَظِيْمِ. أَفْضَلُ ذِكْرِ فَاعْلَمْ أَنَّهُ

لَاإِلَهَ إِلَّا اللهُ

(Dibaca 300 kali bakda shubuh, 100 kali bakda isya, 50 kali bakda dhuhur, 50 kali bakda ashar, dan 100 kali bakda maghrib)

صَلَّى اللهُ عَلَى مُحَمَّدٍ

(dibaca bakda shubuh 300 atau 100 kali)

لَاإِلَهَ إِلَّا اللهُ مُحَمَّدٌ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ.

12. Wirid kemudian ditutup dengan doa sesuai dengan harapan masing-masing.

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ. اَلْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ. حَمْدًا يُوَافِىْ نِعَمَهُ وَيُكَافِئُ مَزِيْدَهُ. يَارَبَّنَالَكَ الْحَمْدُ وَلَكَ الشُّكْرُ كَمَا يَنْبَغِىْ لِجَلاَلِ وَجْهِكَ وَعَظِيْمِ سُلْطَانِكَ

BISMILLAAHIRRAHMAANIRRAHIIM. ALHAMDU LILLAAHI RABBIL 'AALAMIIN. HAMDAY YU-WAAFII NI'AMAHUU WA YUKAAFI'U MAZIIDAH. YAA RABBANAA LAKALHAMDU WA LAKASY SYUKRU KA-MAA YAMBAGHIILIJALAALIWAJHIKA WA 'AZHIIMISUL-THAANIK.

Artinya :Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah Tuhan Semesta Alam. Pujian yang sebanding dengan nikmat-nikmatNya dan menjamin tambahannya. Wahai Tuhan kami, bagi-Mu-lah segala puji, dan bagi-Mu-lah segalah syukur, sebagaimana layak bagi keluhuran zat-Mu dan keagungan kekuasaan-Mu.

اَللهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ. صَلاَةً تُنْجِيْنَابِهَا مِنْ جَمِيْعِ اْلاَهْوَالِ وَاْلآفَاتِ. وَتَقْضِىْ لَنَابِهَا جَمِيْعَ الْحَاجَاتِ.وَتُطَهِّرُنَا بِهَا مِنْ جَمِيْعِ السَّيِّئَاتِ. وَتَرْفَعُنَابِهَا عِنْدَكَ اَعْلَى الدَّرَجَاتِ. وَتُبَلِّغُنَا بِهَا اَقْصَى الْغَيَاتِ مِنْ جَمِيْعِ الْخَيْرَاتِ فِى الْحَيَاةِ وَبَعْدَ الْمَمَاتِ اِنَّهُ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدَّعَوَاتِ وَيَاقَاضِىَ الْحَاجَاتِ.

ALLAAHUMMA SHALLIWASALLIM 'ALAA SAYYIDINAA MUHAMMADIW WA 'ALAA AALI SAYYIDINAA MUHAMMAD. SHALA ATAN TUN AJIHNAA BÍHAA MINJAMII'IL AHWAALI WAL AAFAAT. WA TAQDHII LANAA BIHAA JAMII'AL HAAJAAT. WA TUTHAHHIRUNAA BIHAA MIN JAMII'IS SAYYI'AAT. W ATARFA ' UN A A BIHAA 'INDAKA ' A'LADDARAJAAT. WA TUBALLIGHUNAA BIHAA AQSHAL GHAAYAATI MIN JAMII'IL KHAIRAATIFIL HAYAATIWA BA'DAL MAMAAT. INNAHU SAMII'UN QARIIBUM MUJIIBUD DA'AWAAT WAYAA QAADHIYAL HAAJAAT.

Artinya :Wahai Allah, limpahkanlah rahmat dan kesejahteraan kepada penghulu kami, Nabi Muhammad dan keluarganya, yaitu rahmat yang dapat menyelamatkan kami dari segala ketakutan dan penyakit, yang dapat memenuhi segala kebutuhan kami, yang dapat mensucikan diri kami dari segala keburukan, yang dapat mengangkat derajat kami ke derajat tertinggi di sisi-Mu, dan dapat menyampaikan kami kepada tujuan maksimal dari segala kebaikan, baik semasa hidup maupun sesudah mati. Sesunggunya Dia (Allah) Maha Mendengar, Maha Dekat, lagi Maha Memperkenankan segala doa dan permohonan. Wahai Dzat yang Maha Memenuhi segala kebutuhan Hamba-Nya.

اَللهُمَّ اِنَّا نَسْئَلُكَ سَلاَمَةً فِى الدِّيْنِ وَالدُّنْيَا وَاْلآخِرَةِ وَعَافِيَةً فِى الْجَسَدِ وَصِحَّةً فِى الْبَدَنِ وَزِيَادَةً فِى الْعِلْمِ وَبَرَكَةً فِى الرِّزْقِ وَتَوْبَةً قَبْلَ الْمَوْتِ وَرَحْمَةً عِنْدَ الْمَوْتِ وَمَغْفِرَةً بَعْدَ الْمَوْتِ. اَللهُمَّ هَوِّنْ عَلَيْنَا فِىْ سَكَرَاتِ الْمَوْتِ وَالنَّجَاةَ مِنَ النَّارِ وَالْعَفْوَ عِنْدَ الْحِسَابِ.

ALLAAHUMMA INNAA NAS'ALUKA SALAAMATAN FTDDIINI WADDUN-YAA WAL AAKHIRAH. WA 'AAFIYA-TAN FIL JASADI WA SHIHHATAN FIL BADANI WA ZIYAADATAN FIL 'ILMI WA BARAKATAN FIRRIZQI WA TAUB ATAN QABLAL MAUT WA RAHM ATAN 'INDALMAUT WA MAGHFIRATAN BA'D AL MAUT. ALLAAHUMMA HAWWIN 'ALAINAA FII SAKARAATIL MAUT WAN NAJAATA MINAN NAARI WAL 'AFWA 'INDAL HISAAB.

Artinya: Wahai Allah! Sesungguhnya kami memohon kepadaMu, kesejahteraan dalam agama, dunia dan akhirat, keafiatan jasad, kesehatan badan, tambahan ilmu, keberkahan rezeki, taubat sebelum datang maut, rahmat pada saat datang maut, dan ampunan setelah datang maut. Wahai Allah! Permudahkanlah kami dalam menghadapi sakaratul maut, (Berilah kami) keselamatan dari api neraka, dan ampunan pada saat dilaksanakan hisab.

اَللهُمَّ اِنَّا نَعُوْذُبِكَ مِنْ عِلْمٍ لاَيَنْفَعُ وَمِنْ قَلْبٍ لاَيَخْشَعُ وَمِنْ نَفْسٍ لاَتَشْبَعُ وَمِنْ دَعْوَةٍ لاَيُسْتَجَابُ لَهَا.

ALLAAHUMMAINNAA NA'UUDZU BIKA MIN 'ILMIN LAA YANFA' W AMIN QALBIN LAA YAKHSYA' W AMIN NAFSIN LAA TASYBA' WAMIN DA'WATIN LAA YUSTAJAABU LAHAA.

Artinya :Wahai Allah! Sesungguhnya kami berlindung kepadaMu dari ilmu yang tidak bermanfaat, dari hati yang tidak khusyu', dari jiwa yang tidak kenal puas, dan dari doa yanag tak terkabul.

رَبَّنَااغْفِرْلَنَا ذُنُوْبَنَا وَلِوَالِدِيْنَا وَلِمَشَايِخِنَا وَلِمُعَلِّمِيْنَا وَلِمَنْ لَهُ حَقٌّ عَلَيْنَا وَلِمَنْ اَحَبَّ وَاَحْسَنَ اِلَيْنَا وَلِكَافَّةِ الْمُسْلِمِيْنَ اَجْمَعِيْنَ

RABBANAGH FIRLANAA DZUNUUBANAA WA LIWAA-LIDIINAA WALIMASYAAYIKHINAA WA LIMU'ALLI-MIENAA WA LIMAN LAHUU H AQQUN' ALAIN AA WA LIM AN AHABBA WA AHSANA ILAINAA WA LIKAAFFATIL MUS LIMUN A AJMA'IIN.

Artinya :Wahai Tuhan Kami, ampunilah dosa-dosa kami, dosa-dosa orang tua kami, para sesepuh kami, para guru kami, orang-orang yang mempunyai hak atas kami, orang-orang yang cinta dan berbuat baik kepada kami, dan seluruh umat islam

رَبَّنَا أَتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي اْلأَخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

RABBANAA AATINAA FIDDUNNYAA HASANAH, WA FIL AAKHIRATI HASANAH, WAQINAA ‘ADZAA BAN NAAR.

Artinya :Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan hidup di dunia dan kebaikan hidup di akhirat, dan jagalah kami dari siksa api neraka.

وَصَلَّى اللهُ عَلى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ وَالْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ

WASHALLALLAAHU 'ALAA SAYYIDINAA MUHAMMA-DIN WA'ALAA AALIHIWA SHAHBIHIIWA SALLAM, WAL HAMDU LILLAAHIRABBIL 'AALAMIIN.

Artinya :Semoga Allah memberikan rahmat dan kesejahteraan kepada penghulu kami, Nabi Muhammad, keluarga dan sahabatnya dan segala puji bagi Allah, Tuhan Semesta Alam.

Demikian yang dapat kami sampaikan tentang tata cara niat dan bacaan doa setelah sholat 5 waktu lengkap dengan tulisan arab latin dan artinya, semoga bermanfaat bagi kita semua dan kita bisa lebih sempurna dalam melaksanakan sholatnya.

Bacaan Lafadz Doa Setelah Adzan Dan Iqomah Lengkap Artinya

Bacaan Lafadz Doa Setelah Adzan Dan Iqomah Lengkap Artinya - Tentunya sudah merupakan hal yang pasti kita setelah mengumandangkan alunan suara adzan di mesjid atau mushola seorang mu'adzin atau siapa saja yang mendengarkanya membaca doa dengan bacaan doa setelah adzan sesuai sunnah rosul dan setiap orang yang mendengarkan suara adzan harus menjawabnya walaupun kedudukan hukum menjawab adzan itu di ikhtilapkan seperti menurut madzhab safi'iyah adalah sunnah dan menurut sebahagian ulama salaf adalah wajib.

Kesuhahan menjawab adzan itu perlu kita laksanakan karena ada keterangan yang mengatakan bahwa orang yang mendengarkan suara adzan namun dia tidak menjawabnya dengan bacaan seperti yang di bacakan mu'adzin kecuali dalam bacaan hayya 'alasholah dan hayya 'alalfalah nanti di hari qiyamat orang tersebut akan di cap sebagai orang yang paling kikir sama halnya seperti orang mendengar nama Nabi Muhammmad tidak di bacakan SAW itu juga tenda sebagai orang kikir nanti di hari akhir (Qiyamat).

Nah di sini kami tidak akan membahas terlalu panjang tentang hukum menjawab adazn namun kami disini akan berbagi bacaan lapadz tek doa setelah adzan dan iqomah dalam tulisan arab, latin dan di lengkapi dengan artinya sesuai dengan sunnah Rosululloh SAW sebagai mana bilal pun juga setiap selesai mengumandangkan alunan suara adzan selalu membacanya atas doa yang akan kami sajikan disini, karena mungkin diantara kita-kita ini ada yang masih belum hafal.

Bacaan Lafadz Doa Setelah Adzan Dan Iqomah Lengkap Artinya

Untuk dalil menjawab seruan adzan. Dari Umar bin al-Khaththab radhiallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

إذا قال المؤذن : الله أكبر الله أكبر، فقال أحدكم : الله أكبر الله أكبر. ثم قال : أشهد أن لا إله إلا الله، قال : أشهد أن لا إله إلا الله. ثم قال : أشهد أن محمدا رسول الله، قال : أشهد أن محمدا رسول الله. ثم قال : حي على الصلاة، قال : لا حول ولا قوة إلا بالله. ثم قال : حي على الفلاح، قال : لا حول ولا قوة إلا بالله. ثم قال : الله أكبر الله أكبر، قال : الله أكبر الله أكبر. ثم قال : لا إله إلا الله، قال : لا إله إلا الله من قلبه دخل الجنة

Dari ‘Umar bin al-Khaththab radhiallahu anhu, dia mengatakan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Jika muadzin (ketika adzan) mengucapkan, ‘Allaahu akbar, Allaahu akbar.’ Maka hendaklah salah seorang di antara kalian (juga) mengucapkan, ‘Allaahu akbar, Allaahu akbar.’

Kemudian jika muadzin mengucapkan, ‘Asyhadu allaa ilaaha illallaah.’ Maka ia mengucapkan, ‘Asyhadu allaa ilaaha illallaah.’

Kemudian jika muadzin mengucapkan, ‘Asyhadu anna Muhammadar Rasulullaah.’ Maka ia mengucapkan, ‘Asyhadu anna Muhammadar Rasulullaah.’

Kemudian jika muadzin mengucapkan, ‘Hayya ‘alash sholaah.’ Maka ia mengucapkan, ‘Laa haula walaa quwwata illaa billaah.’

Kemudian jika mu-adzin mengucapkan, ‘Hayya ‘alal falaah.’ Maka ia mengucapkan, ‘Laa haula walaa quwwata illaa billaah.’

Kemudian jika muadzin mengucapkan, ‘Allaahu akbar, Allaahu akbar.’ Maka ia mengucapkan, ‘Allaahu akbar, Allaahu akbar.’

Kemudian jika muadzin mengucapkan, ‘Laa ilaaha illallaah.’ Maka ia mengucapkan, ‘Laa ilaaha illallaah,’ (dia mengucapkan) dengan hati yang tulus, maka dia akan masuk Surga. (HR. Muslim dalam Shahiih Muslim I/289 no. 385)

Doa Setelah Adzan Arab Latin Dan Artinya

اَللهُمَّ رَبَّ هذِهِ الدَّعْوَةِ التَّآمَّةِ، وَالصَّلاَةِ الْقَآئِمَةِ، آتِ مُحَمَّدَانِ الْوَسِيْلَةَ وَالْفَضِيْلَةَ وَالشَّرَفَ وَالدَّرَجَةَ الْعَالِيَةَ الرَّفِيْعَةَ وَابْعَثْهُ مَقَامًامَحْمُوْدَانِ الَّذِىْ وَعَدْتَهُ اِنَّكَ لاَتُخْلِفُ الْمِيْعَادَ يَآاَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ

ALLOOHUMMA ROBBA HAADZIHID DA'WATIT TAAMMATI WASHSHOLAATIL QOO-IMATI AATI MUHAMMADANIL WASHIILATA WAL FADHIILATA WASY SYAROFA WAD DARAJATAL 'AALIYATAR ROFII'ATA WAB'ATSHU MAQOOMAM MAHMUUDAL LADZII WA'ADTAH INNAKA LAA TUKHLIFUL MII'AADA YA ARHAMAR ROOHIMIINA

Artinya :Ya Allah Tuhan yang memiliki seruan yang sempurna dan shalat yang tetap didirikan, kurniailah Nabi Muhammad wasilah (tempat yang luhur) dan kelebihan serta kemuliaan dan derajat yang tinggi dan tempatkanlah dia pada kependudukan yang terpuji yang telah Engkaujanjikan, sesungguhnya Engkau tiada menyalahi janji, wahai dzat yang paling Penyayang.

Bacaan Doa Sesudah/Setelah Iqomah dalam Bahasa Arab

اَقَامَهَااللهُ وَاَدَامَهَا مَادَامَتِ السَّمَوَاتُ وَاْلاَرْضُ

AQOOMAHALLOOHU WA-ADAAMAHAA MAADAAMATIS SAMAAWAATU WAL-ARDLU

Artinya :Semoga Allah menegakkan dan mengekalkan shalat selama masih ada langit dan bumi.

Demikian yang dapat kami buat teks bacaan lafadz doa setelah adzan dan iqomah lengkap dengan artinya, jadi dalam islam selain dari pada yang termasuk rukun iman dan rukun islam banyak hal-hal yang bisa menjadikan ibadah dan mendapatkan fahalanya, semoga ada manfaatnya bagi kita semua teutama bisa di jadikan bahan renungan buat kita semua dalam menyikapi arti dan makna yang terkandung dalam laqfadz adan dan iqomah.

Lafadz Niat Doa Zakat Fitrah Mal Untuk Diri Sendiri Dan Keluarga

Lafadz Niat Doa Zakat Fitrah Mal Untuk Diri Sendiri Dan Keluarga - Tentunya kita sebelum mengeluarkan zakat baik zakat fitrah/badan maupun zakat mal/harta terlebih dahulu kita harus mengetahui bacaan niat, karena hukum niat dalam mengeluarkan zakat itu wajib, adapun membaca doa waktu penerimaan zakat itu sunnah, makanya kami di sini akan berbagi lafaz ataun bacaan niat zakat serta doa penerimaan zakat dalam tulisan arab latin lengkap dengan artinya.

Zakat fitrah adalah merupakan zakat wajib yang di keluarkan pada bulan ramadhan untuk setiap orang islam baik anak-anak maupun dewasa dengan takaran atau timbangan 2,5Kg/orang berupa makanan yang di pakai kekuatan makanan pokok sehari-hari, Zakat fitrah selain hukum wajib itu juga termasuk salah satu dari rukun islam, namun kewajiban zakat itu adalah untuk orang yang mampuh, sehingga bila mana orang itu tidak mampuh maka tidak ada kewajiban untuk mengeluarkan zakat.

Zakat di dalam islam terbagi dua satu zakat mal (harta) dan yang ke dua adalah zakat fitrah. Harta yang wajib di zakatan ada lima, satu emas/perak, dua hewan ternak seperti unta, kerbau, sapi, domba, dan kambing, tiga tanaman yang dipakai makanan pokok, juga kurma dan buah anggur, empat harta dagangan dan yang kelima adalah rikaz( barang tambangan) dan juga ma'dan ( harta karun).

Lafadz Niat Doa Zakat Fitrah Mal Untuk Diri Sendiri Dan Keluarga

Untuk zakat mal(harta) di keluarkannya bila mana sudah nishob dalam jangka waktu setahun lamanya ( haol) sedangkan untuk zakat fitrah wajibnya untuk setiap orang yang mendapat dua juz bulan ramadhan dan sawal, sehingga bila mana ada orang meninggal pada bulan ramadhan maka orang tersebut tidak ada kewajiban untuk mengeluarkan zakat fitrah.

Dengan demikian maka zakat termasuk ibadah, sedangkan yang namanya ibadah syah atau tidaknya itu bergantung pada niat. Nah untuk itu maka kami disini akan berbagi bacaan/ lafadz niat zakat fitrah dan zakan mal untuk diri sendiri dan keluarga istri, anak, dan tanggungan dalam memelihara siapa saja yang kita pelihara dalam tulisan bahasa arab latin lengkap dengan artinya seperti di bawah ini:

Bacaan Niat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri
Niat ini diucapkan oleh diri kita sendiri tanpa diwakilkan kepada orang lain. Adapun lafadznya adalah sebagai berikut :

نَوَيْتُ اَنْ اُخْرِجَ زَكَاةَ الْفِطْرِ عَنْ نَفْسِىْ فَرْضًا ِللهِ تَعَالَى

NAWAITU AN UKHRIJA ZAKAATAL FITHRI 'AN NAFSII FARDLOL LILLAAHI TA'AALAA

Artinya :Sengaja saya mengeluarkan zakat fitrah pada diri saya sendiri, fardhu karena Allah Ta'ala

Niat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri dan Keluarga

نَوَيْتُ أَنْ أُخْرِجَ زَكَاةَ الْفِطْرِ عَنِّىْ وَعَنْ جَمِيْعِ مَا يَلْزَمُنِىْ نَفَقَاتُهُمْ شَرْعًا فَرْضًا ِللهِ تَعَالَى

NAWAITU AN UKHRIJA ZAKAATAL FITHRI 'ANNII WA'AN JAMII'I MAA YALZAMUNII NAFAQOOTUHUM SYAR'AN FARDHOL LILLAAHI TA'AALAA

Artinya :Saya niat mengeluarkan zakat atas diri saya dan atas sekalian yang saya diwajibkan memberi nafkah pada mereka secara syari’at, fardhu karena Allah Ta’aala.

Niat Zakat Fitrah untuk Istri
Jika seorang suami ingin membacakan niat zakat fitrah untuk istrinya, maka lafadznya adalah sebagai berikut :

نَوَيْتُ أَنْ أُخْرِجَ زَكَاةَ الْفِطْرِ عَنْ زَوْجَتِيْ فَرْضًا ِللهِ تَعَالَى

NAWAITU AN UKHRIJA ZAKAATAL FITHRI 'AN ZAUJATII FARDHOL LILLAATI TA'AALAA

Artinya :Saya niat mengeluarkan zakat fitrah atas istri saya fardhu karena Allah Ta'ala

Niat Zakat Fitrah untuk Anak Laki-laki
Bagi orang tua yang memiliki seorang anak laki-laki yang masih bayi, balita dan/atau mungkin belum bisa membaca niat zakat fitrah, maka bisa diwakilkan kepada orang tuanya. Dan berikut adalah lafadz niatnya :

نَوَيْتُ أَنْ أُخْرِجَ زَكَاةَ الْفِطْرِ عَنْ وَلَدِيْ... فَرْضًا ِللهِ تَعَالَى

NAWAITU AN UKHRIJA ZAKAATAL FITHRI 'AN WALADII (Sebutkan Nama Anaknya) FARDHOL LILLAAHI TA'AALAA

Artinya :Sengaja saya mengeluarkan zakat fitrah atas anak laki-laki saya (sebut namanya) Fardhu karena Allah Ta’ala

Niat Zakat Fitrah untuk Anak Perempuan
Bagi orang tua yang memiliki seorang anak perempuan yang masih bayi, balita dan/atau mungkin belum bisa membaca niat zakat fitrah, maka bisa diwakilkan kepada orang tuanya. Dan berikut adalah lafadz niatnya :

نَوَيْتُ أَنْ أُخْرِجَ زَكَاةَ الْفِطْرِ عَنْ بِنْتِيْ... فَرْضًا ِللهِ تَعَالَى

NAWAITU AN UKHRIJA ZAKAATAL FITHRI 'AN BINTII (Sebutkan Nama Anaknya) FARDHOL LILLAAHI TA'AALAA

Artinya :Sengaja saya mengeluarkan zakat fitrah atas anak perempuan saya (sebut namanya), fardhu karena Allah Ta’ala

Niat Zakat Fitrah untuk Orang yang Diwakilkan

نَوَيْتُ أَنْ أُخْرِجَ زَكَاةَ الْفِطْرِ عَنْ (…..) فَرْضًا ِللهِ تَعَالَى

NAWAITU AN UKHRIJA ZAKAATAL FITHRI 'AN (Sebutkan nama orangnya) FARDHOL LILLAAHI TA'AALAA

Artinya :Niat saya mengeluarkan zakat fitrah atas…. (sebut nama orangnya) Fardhu karena Allah Ta’ala

Demikian yang dapat kami sampaikan  niat zakat fitrah untuk diri sendiri dan keluarga lengkap dengan artinya, namun bukan hanya ini saja yang dapat kami sajikan masih banyak lagi yang lainnya seperti bacaan lafadz niat, niat wudhu, sholat tarawih, sholat idul fitri, idul adha, niat puasa 6 hari di bulan sawal, niat puasa senin kamis maanya terus saja update disini.

Tata Cara Niat Dan Bacaan Takbir Sholat Idul Fitri Lengkap Artinya

Bacaan Niat Dan Tata Cara Sholat Idul Fitri Paling Lengkap - Setelah kita selesai melaksanakan ibadah puasa sebulan lamanya tentunya kita merayakan hari raya idul fitri, dimana yang namanya idul fitri tentunya kita di pagi hari tanggal satu syawwal diadakan kegiatan keagamaan melaksanakan sholat sunnat idul fitri dengan dilaksanakan secara umum sehingga laki-laki dan peremupan juga sama sama melaksanakannya, di tempat-tempat yang telah di tentukan baik di mesjid, mushola bahkan sampai dilapangan juga bisa dilaksanakan bila mana tempat tersebut telah tidak bisa menampung jamaah.

Sholat Idul fitri di laksanakan tepatnya pada hari raya idul fitri diwaktu pagi hari setelah terbitnya mata hari sekitar pukul 6.30 dengan cara sunat di berjamaahkan baik laki laki maupun perempuan secara serentak dan kompak di masjid-masjid, mushola ataupun di tempat lainnya bahkan ada juga yang melaksanakan sholat sunat idul fitri di lapangan terbuka.

Sholat sunat idul fitri boleh saja di laksanakan secara munparid atau perorangan namun kalau di laksanakan secara perorangan tidak usah pakai khutbah setelah melasanakan sholat sunat tersebut, Namun sholat idul fitri di laksanakan setahun cuman satu kali tentunya di antara kita ada yang lupa lagi tata cara pelaksanan dan bacaan niat sholat idul fitri itu serta bacaan takbirannya.

Tata Cara Niat Dan  Bacaan Takbir Sholat Idul Fitri Lengkap Artinya

Maka untuk itu kami di sini akan berbagi ilmu tentang tata cara sholat idul fitri dan bacaan lafadz niatnya serta bacan tasbih pada waktu sholat lengkap dalam tulisan arab latin dan artinya guna untuk membantu saudara- saudara kami di manapun berada yang masih belum faham atau karena mungkin lupa lagi seperti yang akan kami tulis secara jelas.

Sholat idul firti sebanyak dua rakaat dan pada rakaat pertama dengan bacaan takbir sebelum membaca surat fatihah sebanyak 7 kali dengan bacaan tasbih di antara bacaan-bacaan takbir sedangkan pada rakaat ke dua membaca takbir sebanyak 5 kali dengan bacaan tasbih dan setelah itu membaca surat fatihah sama halnya seperti sholat-sholat biasa sampai pada akhir bacaan salam, untuk lebih jelas dan rinci seperti di bawah ini:

1. Membaca niat sholat idul fitri seperti lafadz:
Niat Sholat Sunah Idul Fitri sebagai Imam

اُصَلِّى سُنُّةً عِيْدِ الْفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اِمَامًا ِللهِ تَعَالَى

USHOLLI SUNNATA 'IIDHIL FITHRI ROK'ATAINI MUSTAQBILAL QIBLATI IMAAMAN LILLAAHI TA'AALA

Artinya :Saya niat sholat sunnah idul fitri dua raka'at menghadap kiblat sebagai imam karena Allah Ta'ala


Niat Sholat Sunah Hari Raya Idul Fitri sebagai Ma'mum

اُصَلِّى سُنُّةً عِيْدِ الْفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ مَأْمُوْمًا ِللهِ تَعَالَى

USHOLLI SUNNATA 'IIDHIL FITHRI ROK'ATAINI MUSTAQBILAL QIBLATI MA'MUUMAN LILLAAHI TA'AALA

Artinya :Saya niat sholat sunnah idul fitri dua raka'at menghadap kiblat sebagai ma'mum karena Allah Ta'ala

2. membaca takbirotul ihram dengan bacaan Allohu Akbar dan takbir yang 7 kali pada raaat pertama.
3. Membaca tasbih di antara bacan takbir dengan bacaan,

سُبْحَانَ اللَّهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلَا إلَهَ إلَّا اللَّهُ وَاَللَّهُ أَكْبَرُ

SUBHANALLAH WAL HAMDULILLAH WA LAA ILAHA ILLALLAH WALLAHU AKBAR.

Artinya :Maha suci Allah, segala pujian bagi-Nya, tidak ada sesembahan yang benar untuk disembah selain Allah.

4. Membaca surat fatihah
5. Setelah membaca surat fatihah, kemudian sunat membaca surat-surat pendek serta melakukan gerakan-gerakan sholat seperti biasa (ruku, i’tidal, sujud, dst).
6. Bertakbir ketika bangkit untuk mengerjakan raka’at kedua dan membaca takbir (takbir zawa-id/tambahan) sebanyak lima kali takbir -selain takbir bangkit dari sujud- sebelum memulai membaca Al Fatihah.
7.Kemudian membaca surat Al Fatihah dan surat lainnya sebagaimana yang telah disebutkan di atas.
8. Mengerjakan gerakan lainnya seperti sholat biasa hingga membaca salam.

Demikianlah yang dapat kami sajikan dalam artikel ini ntentang tata cara sholat idul fitri dan bacaan niat serta tasbih dan tabir dalam tulisan arab latin lengkap dengan artinya, begitu juga kami sajikan tata cara sholat tasbih semoga dengan adanya artikel kami ini dapat bermanfaat bagi kita semua sesama umat islam di mana pun berada.