Bacaan Lafadz Niat Doa Sholat Puasa Dan Artinya

Dalil Hukum Keutamaan Amalan Doa Bulan Rajab Dan Syaban Lengkap

Dalil Hukum Keutamaan Amalan Doa Bulan Rajab Dan Syaban Lengkap - Doa bulan rajab termasuk bacaan doa yang sangat di anjurkan oleh Baginda Nabi kita Muhammad SAW, yang di bacakannya mulai masuk awal bulan,karena bulan rajab itu termasuk salah satu bulan yang dimuliakan oleh Alloh SWT. bulan berkah bulan yang didalamnya mengandung peristiwa besar bersejarah yang merupakan mukjijat kepada Nabi akhir jaman yang tidak di berikan kepada Nabi-nabi sebelumnya.

Untuk lebih meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kita kepada Alloh maka kita sebagai hambanya di harapkan untuk lebih memperbanyak amalan-amalan seperti memohon keberkahan dengan bacaan doa yang biasa kita baca pada bulan rajab, juga melaksanakan puasa dan memperbanyak dzikir dan amalan yang lainnya supaya kita mendapatkan keberkaha pada bulan rajab ini.

Nah untuk itu perbanyaklah berdoa kepada Alloh agar kita semua mendapatkan keberkahan seperti makna yang terkandung dalam doa bulan rajab adalah intinya kita memohon keberkahan di bulan rajab dan sya'ban dan sampaikanlah usia kita pada bulan ramadhan, untuk lebih jelasnya doa bulan rajab akan kami mtulis dengan menggunakan tulisan bahasa arab latin dan di lengkapi dengan artinya guna untuk mempermudah pengkajian kita dalam pemahamannya seprti di bawah ini:

Dalil Hukum Keutamaan Amalan Doa Bulan Rajab Dan Syaban Lengkap

Rasulullah mencontohkan, saat memasuki bulan Rajab beliau membaca:

اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيْ رَجَبَ وَشَعْبَانَ وَبَلِّغْنَا رَمَضَانَ

Allâhumma bârik lanâ fî rajaba wasya‘bâna waballighnâ ramadlânâ

“Duhai Allah, berkahilah kami pada bulan Rajab dan bulan Sya’ban dan pertemukanlah kami dengan bulan Ramadlan.” (Lihat Muhyiddin Abi Zakariya Yahya bin Syaraf An-Nawawi, Al-Adzkâr, Penerbit Darul Hadits, Kairo, Mesir)

Dalil Keutamaan Bacan Doa Bulan Rajab

مَا يُطْلَبُ فِيْ رَجَبَ الْحَرَامِ الْمُكَرَّمِ
اِعْلَمْ أَنَّ رَجَبًا شَهْرٌ فَضِيْلٌ، وَالْعِبَادَةُ فِيْهِ لَهَا أَجْرٌ جَلِيْلٌ، خُصُوْصًا اَلصَّوْمَ فِيْهِ وَالْاِسْتِغْفَارَ، وَالتَّوْبَةَ مِنَ الْأَوْزَارِ، وَفِيْ أَوَّلِ لَيْلَةٍ مِنْهُ يُسْتَجَابُ الدُّعَاءُ فَيُسْتَحَبُّ،

Perkara yang dianjurkan dalam bulan Rojab
Ketahuilah, bahwasanya Rojab adalah bulan yang utama. Ibadah didalam bulan Rojab mempunyai nilai pahala yang agung khususnya berpuasa, beristighfar, bertaubat dari dosa-dosa. Pada awal bulan Rojab doa mustajab, maka disunnahkan berdoa.

قَالَ صَلَّى اللهُ تَعَالَى عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «خَمْسُ لَيَالٍ لَا يُرَدُّ فِيْهِنَّ الدُّعَاءُ؛ أَوَّلُ لَيْلَةٍ مِنْ رَجَبٍ، وَلَيْلَةُ النِّصْفِ مِنْ شَعْبَانَ، وَلَيْلَةُ الْجُمُعَةِ، وَلَيْلَةُ الْفِطْرِ، وَلَيْلَةُ النَّحْرِ» أَخْرَجَهُ السُّيُوْطِيُّ رَحِمَهُ اللهُ تَعَالَى فِي الْجَامِعِ، عَنِ ابْنِ عَسَاكِرَ، عَنْ أَبِيْ أُمَامَةَ رَضِيَ اللهُ تَعَالَى عَنْهُ.

Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Ada lima malam doa di dalamnya tidak ditolak, yaitu: malam pertama bulan Rojab, malam Nishfu Sya’ban, malam Jumat, malam Iedul Fitri, dan malam Iedul Adha. Hadits tsb diriwayatkan oleh Imam Suyuthi dalam Kitab al jami'uhshoghier dari Imam Ibn Asaakir dari shahabat Abu Umamah radhiyallaahu ‘anhu.

Demikianlan yang dapat kami sajikan dalil hukum keutamaan amalan doa bulan rajab dan syaban lengkap artinya, semoga dengan adanya artikel kami ini dapat bermanfaat
bagi kita semua terutama untuk yang masih dalam tahap pembelajaran bisa lebih sungguh-sunggu dalam penghayatannya.

Hukum Dalil Keutamaan Niat Doa Buka Puasa Sunnah 1 Rajab 2019

Hukum Dalil Keutamaan Niat Doa Buka Puasa Sunnah 1 Rajab 2019 - Tentunya kita sebagai umat islam yang memiliki keimana yang kuat sudah sangat menanti kedatangannya bulan rajab, karena bulan rajab adalah merupakan salah satu bulan yang di muliakan oleh Alloh SWT, dan memiliki banyak keutamaan amal-amalan dan manfaat bagi kita serta bulan rajab itu memiliki sejarah penting bagi umat islam yaitu atas adanya peristiwa isra' dan mi'rajnya Nabi kita Muhammad SAW.

Tentunya kejadian ini adalah merupakan khowarik liladat, karena ini adalah merupakan mu'jizat dari Alloh SWT, makanya setelah isra' mi'raj manusia dalam menyikapi mas'alah tersebut terbagi tiga golongan diantaranya: pertama yang langsung percaya(iman), kedua tidak percaya(inkar) dan yang ketiga percaya tidak percaya.

Nah bagi kita yang mengakui sebagai umat Nabi Muhammad SAW wajib mempercayainya supaya kita di akui sebagai umatnya dan nanti kita mendapatkan syafa'atdariNYA. pada bulan rajab kita di sunnahkan untuk melaksanakan puasa puasa rajab di hari pertama 2, 3, dan seterusnya serta kita mengharapkan ridho Alloh SWT.

Hukum Dalil Keutamaan Niat Doa Buka Puasa Sunnah 1 Rajab 2019

Maka untuk itu kami disini akan berbagi bacaan lafadz niat dan doa buka puasa sunnah rajab dalam bahasa arab, latin serta di lengkapi dengan artinya seperti yang akan kami tulis di bawah ini:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ فِى شَهْرِ رَجَبِ سُنَّةً ِللهِ تَعَالَى

NAWAITU SHOUMA GHODIN FII SYAHRI RAJABI SUNNATAN LILLAAHI TA'AALAA

Artinya :Saya niat puasa esok hari di bulan rajab sunah karena Allah Ta'ala.

Bacaan Doa Buka Puasa arab Latin Dan Artinya

اَللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ

Latinnya : “Allaahummalakasumtu, Wabika Aamantu, Wa'alaa Rizqika Afthortu, Birohmatika, Yaa Arhamar Roohimiin.”

Artinya : “Ya Allah karana-Mu aku puasa, dengan-Mu aku beriman, kepada-Mu aku berserah, dan dengan rezeki-Mu aku berbuka puasa, dengan rahmat-MU, Ya Allah, Tuhan Maha Pengasih.”

DALIL-DALIL KEMULIAAN BULAN RAJAB

إِنَّ عِدَّةَ الشُّهُورِ عِنْدَ اللَّهِ اثْنَا عَشَرَ شهْراً فِي كِتَابِ اللَّهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالأَرْضَ مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ذَلِكَ الدِّينُ الْقَيِّمُ فَلا تَظْلِمُوا فِيهِنَّ أَنْفُسَكُمْ

Artinya: Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu.- QS At-Taubah 9:36

Yang dimaksud empat bulan haram (mulia) adalah Rajab, Dzul Qo'dah, Dzul Hijjah, Muharram. Berdasarkan hadits riwayat Bukhari dan Muslim (muttafaq alaih) Nabi bersabda:

السَّنَةُ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا , مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ , ثَلاثٌ مُتَوَالِيَاتٌ : ذُو الْقَعْدَةِ وَذُو الْحِجَّةِ وَالْمُحَرَّمُ , وَرَجَبُ مُضَرَ الَّذِي بَيْنَ جُمَادَى وَشَعْبَانَ

Artinya: Tahun itu ada 12 bulan. Yang empat adalah bulan mulia (haram) yaitu Dzul Qo'dah, Dzul HIjjah, Muharram dan Rajab.

Dasar Hukum dan Dalil Puasa Rajab:
 Sebagai mana pernah ditanyakan oleh Utsman bin Hakim kepada Sa’id Ibnu Jubair. Perbincangan kedua orang ini di abadikan oleh Imam Muslim bin Hajaj dalam kitab Shahih-nya.

حدثنا عثمان بن حكيم الأنصاري، قال: سألت سعيد بن جبير عن صوم رجب ونحن يومئذ في رجب، فقال: سمعت ابن عباس رضي الله عنهما يقول: كان رسول الله صلى الله عليه وسلم يصوم حتى نقول لا يفطر، ويفطر حتى نقول لا يصوم

Artinya, "Utsman bin Hakim al-Anshari berkata, ‘Saya pernah bertanya kepada Sa’id Ibnu Jubair terkait puasa Rajab dan kami pada waktu itu berada di bulan Rajab. Said menjawab, ‘Saya mendengar Ibnu ‘Abbas berkata bahwa Rasulullah SAW berpuasa (berturut-turut) hingga kami menduga Beliau SAW selalu berpuasa, dan Beliau tidak puasa (berturut-turut) sampai kami menduga Beliau tidak puasa,’” (HR Muslim).

Dengan adanya jawaban Sa’id Ibnu Jubair saat ditanya hukum puasa Rajab, Imam An-Nawawi dalam Al-Minhaj Syarah Shahih Muslim juga berpendapat sebagai berikut.

الظاهر أن مراد سعيد بن جبير بهذا الاستدلال أنه لانهى عنه ولا ندب فيه لعينه بل له حكم باقي الشهور ولم يثبت في صوم رجب نهي ولا ندب لعينه ولكن أصل الصوم مندوب إليه وفي سنن أبي دود أن رسول الله صلى الله عليه وسلم ندب إلى الصوم من الأشهر الحرم ورجب أحدها

Artinya, “Istidlal yang dilakukan Sa’id Ibnu Jubair menunjukan tidak ada larangan dan kesunahan khusus puasa di bulan Rajab. Hukumnya disamakan dengan puasa di bulan lainnya, sebab tidak ada larangan dan kesunahan khusus terkait puasa Rajab. Akan tetapi hukum asal puasa adalah sunah. Di dalam Sunan Abu Dawud disebutkan Rasulullah SAW menganjurkan puasa di bulan haram (bulan-bulan terhormat). Sementara Rajab termasuk bulan haram.”

Berdasarkan hadis di atas jelaslah bahwa hukum puasa rajab itu adalah sunnah, makanya kita sebagai umat islam laksanakanlah puasa di hari pertama dan seterusnya se kemampuan kita bahkan ada sebahagian umat islam yang bmelaksanakan puasa rajab itu sebulan mpenuh dan di lanjutkan pada bulan sya'ban dan ramadhannya tidak pernah batal.

Mungkin itulah yang dapat kami sampaikan mengenai bacaan lafadz niat puasa rajab, dan untuk bacaan doa buka puasa rajab sama dengan doa buka puasa yang seperti puasa ganti, namun bukan hanya itu saja yang dapat kami sajikan masih banyak lagi seperti niat mandi wajib, niat puasa senin kamis, niat puasa syaban, dan yang lainnya. Sekian dari kami mohon maaf atas segala kekurangannya karena kami manusia biasa.

Bacaan Doa Qunut Nazilah Pendek Subuh Latin Untuk Imam Artinya

Bacaan Doa Qunut Nazilah Pendek Subuh Latin Untuk Imam Artinya - Membaca doa qunut dalam sholat shubuh wajib atau sunnah juga dalam sholat tarawih nazilah, maka untuk itu kami disini akan sedikit memberikan pengertian tentang manfaat dan sejarah juga kumpulan teks tulisan macam-macam bacaan lafadz doa qunut sendirian atau ketika menjadi imam sesuai sunnah panjang pendek yang benar lengkap dengan artinya dan tata cara pengganti doa qunut bila mana kita lupa untuk membacanya.

Doa qunut adalah merupakan amalan sunat yang dibacakan dalam sholat waktu i'tidal rakaat terakhir terutama pada sholat subuh karena dalam melaksanakan sholat itu ada yang sifatnya wajib seperti melaksanakan rukun yang 17 ada yang sifatnya sunat seperti membaca doa iftitah baca surat-surat pendek, membaca tasbih ketika ruku dan sujud, baca doa qunut dan masih banyak lagi yang lainnya.

Begitu juga ada yang sifatnya mubah seperti membaca doa iftitah setelah terdahului dengan kalimat yang lainnya bahkan ada juga yang sifatnya haram seperti memdahului Imam dalam rukun pa'li (pekerjaan) misalkan mendahului imam dalam ruku, i'tidal, sujud tapi kalau terus menerus mendahuluinya lebih dua kali itu sholatnya batal bagi si ma'mum.

Bacaan Doa Qunut Nazilah Pendek Subuh Latin Untuk Imam Artinya

Nah disini kami akan menjelaskan hukum membaca doa qunut dan sekaligus memberikan teks lafadz doa qunut sholat subuh, adapun kedudukan membaca doa qunut itu hukum sunat ab'ad yang bila mana tidak dilaksanakan nantinya harus di ganti dengan melaksanakan sujud sahwi begitu juga dalam sholat witir setengah bulan terakhir pada bulan ramadhan.

DASAR HUKUMNYA MEMBACA DOA QUNUT

Kedudukan hukum membaca doa qunut pada raka’at kedua shalat Shubuh. Menurut pengikut Imam Abu Hanifah dan Imam Ahmad hukumnya tidak disunnahkan dengan dalil hadits Nabi SAW bahwa beliau pernah melakukan qunut pada saat shalat Fajar selama sebulan sebagaiman diriwayatkan oleh Ibnu Mas’ud:

رَوَى ابنُ مَسْعُوْدٍ: أَنَّهُ عَلَيْهِ السَّلاَمُ قَنَتَ فِيْ صَلاَةِ الفَجْرِ شَهْراً ثُمَّ تَرَكَهُ

Artinya:Diriwayatkan oleh Ibn Mas’ud: Bahwa Nabi SAW telah melakukan doa qunut selama satu bulan untuk mendoakan atas orang-orang Arab yang masih hidup, kemudian Nabi SAW meninggalkannya.” (HR. Muslim)

Namun menurut pengikut Imam Malik (Malikiyyah) doa qunut shalat Shubuh hukumnya sunnah namun disyaratkan harus di baca pelan saja (sirr).

Begitu juga menurut Syafi’iyyah hukumnya sunnah ab’adl (kalau lupa tertinggal disunatkan sujud sahwi).

Hadith sahih yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad,Daruqutni dan Baihaqi dari
Sahabat Anas bin Malik sebagai berikut:

ما زال رسول الله يقنت في صلاة الفجر حتى فارق الحياة

Artinya: RasuluLlah selalu berqunut pada shalat subuh ssampai beliau wafat.

Imam Nawawi menerangkan dalam kitab Majmu’nya:

مَذْهَبُنَا أَنَّهُ يُسْتَحَبُّ القَُنُوْتُ فِيْهَا سَوَاءٌ نَزَلَتْ نَازِلَةٌ أَمْ لَمْ تَنْزِلْ وَبِهَذَا قَالَ أَكْثَرُ السَّلَفِ

Atinya Dalam Madzhab kita (madzhab Syafi’i) disunnahkan membaca qunut dalam shalat Shubuh, baik karena ada mushibah maupun tidak. Inilah pendapat mayoritas ulma’ salaf. (al-Majmu’, juz 1 : 504)

Ada juga membaca doa qunut itu yang hukum sunat biasa saja seperti membaca doa qunut nazilah ketika sedang ada balai/ musibah yang menimpa pada sesama muslim dimana saja, misalkan orang muslim yang ada di palestina atau rohingia yang mana mereka itu sedang mendapatkan ancaman orang kafir, kita sama-sama doakan khususnya dalam sholat, sholat apa saja dengan nama qunut nazilah.

Hadits sunnahnya Qunut nazilah apabila tertimpa musibah atau bencana:

أن النبي صلى الله عليه وسلم كان يقنت في الفجر والظهر والعصر والمغرب والعشاء

Artinya: Bahwasanya Nabi Muhammad melakukan qunut (nazilah) pada saat shalat subuh, dhuhur (dzuhur), ashar, maghrib, dan isya' (HR Ahmad)

Inilah Bacaan Doa Qunut Sholat Subuh Arab Latin Dan Artinya:

اَللّهُمَّ اهْدِنِىْ فِيْمَنْ هَدَيْتَ
وَعَافِنِى فِيْمَنْ عَافَيْت
وَتَوَلَّنِىْ فِيْمَنْ تَوَلَّيْتَ
وَبَارِكْ لِىْ فِيْمَا اَعْطَيْتَ
وَقِنِيْ شَرَّمَا قََضَيْتَ،
فَاِ نَّكَ تَقْضِىْ وَلاَ يُقْضَى عَلَيْكَ
وَاِ نَّهُ لاَ يَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ
وَلاَ يَعِزُّ مَنْ عَادَيْتَ
تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ
فَلَكَ الْحَمْدُ عَلَى مَا قَضَيْتَ
وَاَسْتَغْفِرُكَ وَاَتُوْبُ اِلَيْكَ
وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدَنَا مُحَمَّدٍ النَّبِيِّ اْلاُمِّيِّ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ

Bacaan Doa Qunut Dengan Tulisan Latin
Allah hummah dinii fiiman hadait.
Wa'aa finii fiiman 'aafait.
Watawallanii fiiman tawal-laiit.
Wabaariklii fiimaa a'thait.
Waqinii syarramaa qadhait.
Fainnaka taqdhii walaa yuqdha 'alaik.
Wainnahu laayadzilu man walait.
Walaa ya'izzu man 'aadait.
Tabaa rakta rabbanaa wata'aalait.
Falakalhamdu 'alaa maaqadhait.
Astaghfiruka wa'atuubu ilaik.
Wasallallahu 'ala Sayyidina Muhammadin nabiyyil ummiyyi. Wa'alaa aalihi washahbihi Wasallam.

Artinya/Terjemaahannya
Ya Allah tunjukkanlah akan daku sebagaiman mereka yang telah Engkau tunjukkan
Dan berilah kesihatan kepadaku sebagaimana mereka yang Engkau telah berikan kesihatan
Dan peliharalah daku sebagaimana orang yang telah Engkau peliharakan
Dan berilah keberkatan bagiku pada apa-apa yang telah Engkau kurniakan
Dan selamatkan aku dari bahaya kejahatan yang Engkau telah tentukan
Maka sesungguhnya Engkaulah yang menghukum dan bukan kena hukum
Maka sesungguhnya tidak hina orang yang Engkau pimpin
Dan tidak mulia orang yang Engkau memusuhinya
Maha Suci Engkau wahai Tuhan kami dan Maha tinggi Engkau
Maha bagi Engkau segala pujian di atas yang Engkau hukumkan
Ku memohon ampun dari Engkau dan aku bertaubat kepada Engkau
(Dan semoga Allah) mencurahkan rahmat dan sejahtera ke atas junjungan kami Nabi Muhammad, keluarga dan sahabatnya.

Bacaan Doa Qunut Nazilah.
Sebetulnya dalam teks lafadz doa qunut naziloah itu tidak ada bacaan yang ditentukan namun itu mengikuti pada situasi dan kondisinya saja misalkan kita mau memdoaka orang muslim yang ada di palestina atau di nrohingia bisa dengan bacaan seperti di bawah ini:

اللهم أَعِزَّ الإسلامَ و المسلمين , اللهم أَذِلََّ الشِركَ و المُشرِكِين , أللهم انْصُرْ اخوانَنَا المسلمين و المجاهدين و المُسْتَضْعَفِين , فى فلسطين و فى لُبْنَان و فى العراق وفى كل مكان و فى كل زمان
اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لَنَا وَلِلْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ وَالْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَأَلِّفْ بَيْنَ قُلُوبِهِمْ وَأَصْلِحْ ذَاتَ بَيْنِهِمْ وَانْصُرْهُمْ عَلَى عَدُوِّكَ وَعَدُوِّهِمْ
اَللَّهُمَّ الْعَنْ كَفَرَةَ أَهْلَ الْكِتَابِ الَّذِيْنَ يَصُدُّونَ عَنْ سَبِيْلِكَ وَيُكَذِّبُونَ رُسُلَكَ وَيُقَاتِلُونَ أَوْلِيَائَك

Artinya :
Ya Allah! Muliakan Islam dan orang islam. Ya Allah! Hinakan Syirik dan musyrikin. Ya Allah! Tolonglah saudara-saudara kami yang muslim dan mujahidin dan golongan-golongan lemah, di Palestine, di Lubnan, di Iraq dan di semua tempat dan di semua masa.

Ya Allah ! Ampunilah kami, kaum mukminin dan mukminat, muslimin dan muslimat. Persatukanlah hati mereka. Perbaikilah hubungan di antara mereka dan menangkanlah mereka atas musuh-Mu dan musuh mereka”.

Ya Allah! Laknatlah orang-orang kafir ahli kitab (yahudi dan nashrani) yang senantiasa menghalangi jalan-Mu, mendustakan rasul-rasul-Mu, dan memerangi wali-wali-Mu.

Demikian yang dapat kami sampaikan bacaan qunut sholat subuh, nazilah dalam tulisa bahasa arab latin lengkap dengan artinya, numun bukan hanya itu saja yang dapat kami sajikan masih banyak lagi seperti doa sebelum makan, bangun tidur, doa sholat tahajud, sholat dhuha dan yang lainnya kami sediakan disini. Semoga dengan adanya artikel kami ini dapa bermanfaat bagi kita semua.

Urutan Makna Ada Berapa 6 Rukun Iman Dan Jelaskan 5 Rukun Islam

Penjelasa Makna 6 Rukun Iman Dan Islam Denga Urutannya - Rukun iman adalah merupakan salah satu bukti kekuatan kita sebagai umat islam dalam menjalankan syariat ajaran agama islam, karena walaupun seseorang menyatakan telah memasuki agama islam tapi kalau tidak di dasari dengan keimananya kepada Alloh SWT maka mereka akan mudah terombang ambingnya dengan keadaan situasi dan kondisi jaman yang mengacu kepada kemunkarotan.

Maka dengan itu perlulah kita sebagai umat islam mengetahui dan memperdalam tentang iman supaya tidak mudah tergoyahkan, sebab yang namanya iman sewaktu waktu bisa neik dan bisa juga berkurang tergantung pada kadar iman yanga telah mereka miliki, kata iman adalah kepercayaan yang dijadikan aqidah dalam diri kita dan di himpun dalam agama islam iman itu memiliki 6 rukun seperta pada islam memiliki 5 rukun islam.

Mengapa kita harus mengetahui 6 rukun iman menurut istilah? karena iman dapat menjelaskan untuk menjalani kehidupan kita supaya terarah dalam melaksanakan ibadah hanyalah kepada Alloh SWT dan sebutkan atau jelaskan pengertian materi makalah jumlah macam rukun iman dan islam dari urutan ke 1,2,3,4 5,6 artinya dari mulai iman kepada allah nabi rasul malaikat kitab allah hari kiamat dan iman pada qadha dan qodar maka untuk itu akan kami memberikan penjelasanny di sini.

Penjelasa Makna 6 Rukun Iman Dan Islam Denga Urutannya

Dengan adanya rukun dalam islam tetu sangatlah mudah untuk kita mengkaji sala satunya namun yang sulit adalah untuk merelisasikannya, sebab iman bukan untuk di bicarakan tapi dalam hati yang akan terlihat pada seluruh anggota badan sehingga tubuh kita akan berbuat pada hal-hal positif, untuk perincian 6 rukun iman akan kami jelaskan secara terperinci dan mendasar seperti dalam hadits di bawah ini:


1. Iman Kepada Allah
Iman kepada Alloh SWT bahwa Alloh adalah sebagai kholiq dan kita sebagai makhluq yang tidal memiliki daya kekuatan apapun hanyalah Alloh SWT, maka kita harus menyadari dan taat/mematuhi segala perintahan dan larangan-NYA dalam arti taqwa.

2. Iman kepada Malaikat – Malaikat Allah
Artinya percaya kepada para malaikat-malaikat Alloh, karena Alloh SWT telah menciptakan-NYA dari cahaya yang memiliki banyak jumlahnya sehingga tidak ada yang tau hanyalah Alloh SWT dengan di ciptakannya malaikat itu tidak memiliki nafsu, tidak makan, minum, tidur tidak ada jenis laki-laki dan perempuan dan malaikat selamanya selalu taat pada perintah Alloh.

Namaun dari sekian banyak malaikat ada yang wajib kita ketahui nama-namanya dan tugasnya masing-masing dengan jumlah ada 10 malaikat
1. Malaikat Jibril tugasnya menyampaikan wahyu
2, Mikail tugasnya mengatur rizki
3. Isrofil tugasnya meniup sangkakala
4. Ajro'il tugasnya mencabut nyawa
5. Munkar tugasnay meriksa di alam kubur
6. Nakir tugasnay meriksa di alam kubur
7. Rakib tugasnya mencatat amal baik
8. Atid tugasnya mencatat amal buruk
9. Malik tugasnya penjaga neraka
10. Ridwan tugasnya penjaga surga

3. Iman pada Kitab-kitabnya Alloh
Artinya kita percaya bahwa Alloh SWT telah menciptakan kitab-kitab dan di di wahyukan kepada para Nabi-Nabi-NYA, dengan jumlah 104 kitab, semuanya di himpun dalan empat kita yaitu taurit, inzil, jabur, dan al-qur'an


4. Iman kepada Rasul – Rasul Allah
 Artinya percaya atas adanya Nabi-nabi Alloh dan Rosulnya dengan jumlah Jumlah Nabi 124.000 dan Jumlah Rasul 313. namun dari sekian banyak Nabi dan Rosul yang wajib kita ketahui sebanyak 25 diantanya:

25 Nabi dan Rosul
1. Adam AS.14. Musa AS.
2. Idris AS.15. Harun AS.
3. Nuh AS..16. Zulkifli AS.
4. Hud AS.17. Daud AS.
5. Soleh AS.18. Sulaiman AS.
6. Ibrahim AS.19. Ilyas AS.
7. Luth AS.20. Ilyasa AS.
8. Ismail AS21. Yunus AS.
9. Ishak AS.22. Zakaria AS.
10. Yakub AS.23. Yahya AS.
11. Yusuf AS24. Isa AS.
12. Ayub AS.25. Muhammad SAW
13. Sueb AS.

5. Iman kepada hari Kiamat (Akhir)
Nama Nama Hari Kiamat
Yaumul Qiyamahyaitu hari kiamat.
Yaumur Rajifahyaitu hari lindu besar.
Yaumus Sa'iqahyaitu hari keguncangan.
Yaumuz Zalzalahyaitu hari keguncangan atau keruntuhan.
Yaumul Haqqahyaitu yaitu hari kepastian.
Yaumul Qariah yaitu hari keributan.
Yaumul Akhiryaitu hari akhir.
Yaumut Tammahyaitu hari bencana agung.
Yaumul Asiryaitu hari sulit.
Yaumun la raiba fihiyaitu hari yang tidak ada lagi keraguan padanya.
Yaumul ba'astyaitu hari kebangkitan.
Yaumut Tagabunyaitu hari terbukanya segala keguncangan.
Yaumun Nusyuryaitu hari kebangkitan.
Yaumut Tanadyaitu hari panggilan.
Yaumul Mizanyaitu hari pertimbangan.
Yaumu la tajzi nafsun an nafsin syaianyaitu hari yang tidak dapat seseorang diberi ganjaran oleh yang lain sedikit pun.
Yaumul Jamak yaitu hari pengumpulan.
Yaumul Fashlyaitu hari pemisahan.
Yaumul Waqi'ah yaitu hari kejatuhan.
Yaumul Mahsyaryaitu hari berkumpul.
Yaumu Dinyaitu hari keputusan.
Yaumut Talaqyaitu hari pertemuan.
Yaumul Jazayaitu hari pembalasan.
Yaumul 'Ardyaitu hari pertontonan.
Yaumul Gasyiyahyaitu hari pembalasan.
Yaumul Khulud yaitu hari yang kekal.
Yaumul Barzah yaitu hari penantian.
Yaumul Hisab yaitu hari perhitungan.
Yaumul Waidyaitu hari ancaman.
Yaumul Haqyaitu hari kebenaran.

6. Iman kepada Qada’ dan Qadar (Takdir Baik dan Takdir Buruk)

Demikianlah yang dapat kami jelaskan pengertia dan tentang rukun iman dan rukun islam secara mendasar dan terperinci, semoga dengan adanya artikel kami ini dapat bermanfaat bagi kita semua terutama yang masih dalam tahaf pembelajaran sedangkan untuk rukun islam masih perlu kita pelajari lagi lebih lanjut dalam artikel yang lainnya.

Teks Kumpulan Bacaan Sholawat Nabi Lengkap Latin Artinya Pendek

Teks Kumpulan Bacaan Sholawat Nabi Lengkap Latin Artinya Pendek - Sholawat adalah asal kata dari pada shollaa yang memiliki tiga makna tergantung pada yang membacakannya, seperti kata shollaa dari Alloh SWT memiliki makna Rahmat, dan shollaa dari malaikat itu di artikan istighfar sedangkan kata sholla dari orang mukmin adalah doa kepada Allloh SWT untuk Nabi Muhammad SAW yang manfaatnya bagi kita yang membacakannya.

Membaca sholawat itu termasuk salah satu bukti kecintaan kita kepada nabi muhammad SAW sebagai ummatnya dan juga membaca sholawat adalah perintah Alloh SAW karena Alloh SAT juga beserta para malaikat-NYA telah bersholawat kepada Nabi Muhammad SAW dan orang yang banyak membaca sholawat nanti di hari kiamat akan mendapatkan syafaat darinya.

Maka untuk itu perbanyaklah membaca sholawat siang maupun malamnya terutama pada malam jumat, karena banyak hadits-hadits yang menganjurkan kepada kita untuk membacakan sholawat nabi, jadi intinya membanca sholoawat itu sangat dianjurkan, namun bisa jadi hukum wajib membaca sholawat ketika kita mendengar seseorang menyebut nama Rasulullah, Khutbah jum'at dan begitu juga ketika melaksanakan Tasyahud Akhir saat sholat.

Teks Kumpulan Bacaan Sholawat Nabi Lengkap Latin Artinya Pendek

Sholawat sebetulnya memiliki banyak macam-macamnya maka kami di sini merangkum kumpulan tulisan tentang jenis sholawat dari mulai shalawat nariyah, badar, nuridzati, jibril, kamilah, al quran, umi, munjiyat, arjak, syifa, fatih bikin nangis sedih yang benar lengkap artinya pendek panjang dan cara mengamalkan bersholawat karena sholawat memiliki kekuatan keistimewaan, fadhilah, khasiatnya terutama membaca ayat sholawat islam 1000x pada malam jumat kepada Nabi ada rahasiah yang terkandung di dalamnya.

Dalil hukum anjuran membaca sholawat sepert Slloh berfirman dalam al-qur'an surat al ahjab ayat 56.

إِنَّ اللهَ وَمَلاَئِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا. (الأحزاب: ٥٦

Innallaha wamalaaikatahu yusholluuna alannabi yaa ayyuhalladzina aamanu shollu alaihi wasallimuu tasliima

Yang artinya : “Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman! Bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan kepadanya”. {QS. Al-ahzab (33) : 56}.

Begitu juga membaca sholawat memiliki banyak manfaat dan keutamaan diantara keutamaan membaca sholawat yaitu:

مَنْ صَلَّى عَلَىَّ صَلاَةً وَاحِدَةً صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ عَشْرَ صَلَوَاتٍ وَحُطَّتْ عَنْهُ عَشْرُ خَطِيئَاتٍ وَرُفِعَتْ لَهُ عَشْرُ دَرَجَاتٍ

“Barangsiapa bersholawat kepadaku satu kali, niscaya Allah bersholawat kepadanya sepuluh sholawat, menghapus darinya sepuluh dosa dan mengangkat derajatnya sepuluh derajat.” (HR. An Nasa’i)

أَكْثِرُوا عَلَىَّ مِنَ الصَّلاَةِ فِى كُلِّ يَوْمِ جُمُعَةٍ فَإِنَّ صَلاَةَ أُمَّتِى تُعْرَضُ عَلَىَّ فِى كُلِّ يَوْمِ جُمُعَةٍ ، فَمَنْ كَانَ أَكْثَرَهُمْ عَلَىَّ صَلاَةً كَانَ أَقْرَبَهُمْ مِنِّى مَنْزِلَةً

“Perbanyaklah bersholawat kepadaku pada hari Jumat, karena sesungguhnya sholawat umatku diperlihatkan kepadaku pada setiap hari Jumat. Siapa saja yang paling banyak sholawatnya, maka ia menjadi orang yang paling dekat kedudukanya dariku” (HR. Baihaqi)

مَنْ صَلَّى عَلَىَّ مَرَّةً وَاحِدَةً كَتَبَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ لَهُ بِهَا عَشْرَ حَسَنَاتٍ

“Barangsiapa bersholawat kepadaku satu kali, niscaya Allah Azza wa Jalla mencatat untuknya sepuluh kebaikan” (HR. Ahmad)

Sholawat memiliki banyak namanya ada sholawat badriyah, arjaq, fatih, nariyah, munjiyat, haji, syifa, ibrohimiyah, dan yang lainnya, untuk bacaan satu satunya seperti di bawah ini:

Bacaan sholawat Badr/badriyah arab latin lengkap dengan artinya:

صَـلا َةُ اللهِ سَـلا َمُ اللهِ *** عَـلَى طـهَ رَسُـوْلِ اللهِ
Shalaatullaah Salaamul laah ‘Alaa Thaaha Rasuulillaah

صَـلا َةُ اللهِ سَـلا َمُ اللهِ *** عَـلَى يـس حَبِيْـبِ اللهِ
Shalaatullaah Salaamullah ‘Alaa Yaa Siin Habiibillaah

تَوَ سَـلْنَا بِـبِـسْـمِ اللّهِ *** وَبِالْـهَادِى رَسُـوْلِ اللهِ
Tawassalnaa Bibismi llaah Wabil Haadi Rasuulillaah

وَ كُــلِّ مُجَـا هِـدِ لِلّهِ *** بِاَهْـلِ الْبَـدْ رِ يـَا اَللهُ
Wakulli Mujaahidin Lillaah Bi Ahlil Badri Yaa Allaah

اِلهِـى سَـلِّـمِ اْلاُمـَّة *** مِـنَ اْلافـَاتِ وَالنِّـقْـمَةَ
llaahi Sallimil Ummah Minal Aafaati Wanniqmah

وَمِنْ هَـمٍ وَمِنْ غُـمَّـةٍ *** بِاَ هْـلِ الْبَـدْ رِ يـَا اَللهُ
Wamin Hammin Wamin Ghummah Bi Ahlil Badri Yaa Allaah

اِلهِى نَجِّـنَا وَاكْـشِـفْ *** جَـمِيْعَ اَذِ يـَّةٍ وَا صْرِفْ
Ilaahi Najjinaa Waksyif Jamii’a Adziyyatin Wahrif

مَـكَائـدَ الْعِـدَا وَالْطُـفْ *** بِاَ هْـلِ الْبَـدْ رِ يـَا اَللهُ
Makaa idal ‘idaa wal thuf Bi Ahlil Badri Yaa Allaah

اِلهِـى نَـفِّـسِ الْـكُـرَبَا *** مِنَ الْعَـاصِيْـنَ وَالْعَطْـبَا
llaahi Naffisil Kurbaa Minal’Ashiina Wal’Athbaa

وَ كُـلِّ بـَلِـيَّـةٍ وَوَبـَا *** بِاَهْـلِ الْبَـدْ رِ يـَا اَللهُ
Wakulli Baliyyatin Wawabaa Bi Ahlil Badri Yaa Allaah

فَكَــمْ مِنْ رَحْمَةٍ حَصَلَتْ *** وَكَــمْ مِنْ ذِلَّـةٍ فَصَلَتْ
Wakam Min Rahmatin Washalat Wakam Min Dzillatin Fashalat

وَكَـمْ مِنْ نِعْمـَةٍ وَصَلَـتْ *** بِاَهْـلِ الْبَـدْ رِ يـَا اَللهُ
Wakam Min Ni’matin Washalat Bi Ahlil Bailri Yaa Allaah

وَ كَـمْ اَغْـنَيْتَ ذَالْعُـمْرِ *** وَكَـمْ اَوْلَيْـتَ ذَاالْفَـقْـرِ
Wakam Aghnaita Dzal ‘Umri Wakam Autaita D’Zal Faqri

وَكَـمْ عَافَـيـْتَ ذِاالْـوِذْرِ *** بِاَ هْـلِ الْبَـدْ رِ يـَا اَللهُ
Wakam’Aafaita Dzal Wizri Bi Ahlil Badri Yaa Allaah

لَـقَدْ ضَاقَتْ عَلَى الْقَـلْـبِ *** جَمِـيْعُ اْلاَرْضِ مَعْ رَحْبِ
Laqad Dlaaqat’Alal Oalbi Jamii’ul Ardli Ma’ Rahbi

فَانْـجِ مِنَ الْبَلاَ الصَّعْـبِ *** بِاَهْـلِ الْبَـدْ رِ يـَا اَللهُ
Fa Anji Minal Balaas Sha’bi Bi Ahlil Badri Yaa A,llaah

ا َتَيـْنَا طَـالِـبِى الرِّفْـقِ *** وَجُـلِّ الْخَـيْرِ وَالسَّـعْدِ
Atainaa Thaalibir Rifdi Wajullil Khairi Was Sa’di

فَوَ سِّـعْ مِنْحَـةَ اْلاَيـْدِىْ *** بِاَ هْـلِ الْبَـدْ رِ يـَا اَللهُ
Fawassi’ Minhatal Aidii Bi Ahlil Badri Yaa Allaah

فَـلاَ تَرْدُدْ مَـعَ الْخَـيـْبَةْ *** بَلِ اجْعَلْـنَاعَلَى الطَّيْبـَةْ
Falaa Tardud Ma’al Khaibah Balij’Alnaa’Alath Thaibah

اَيـَا ذَاالْعِـزِّ وَالْهَـيـْبَةْ *** بِاَ هْـلِ الْبَـدْ رِ يـَا اَللهُ
Ayaa Dzal ‘lzzi Wal Haibah Bi Ahlil Badri Yaa Allaah

وَ اِنْ تَرْدُدْ فَـمَنْ نَأْتـِىْ *** بِـنَيـْلِ جَمِيـْعِ حَاجَا تِى
Wain Tardud Faman Ya-Tii Binaili Jamii’i Haajaati

اَيـَا جَـالِى الْمُـلِـمـَّاتِ *** بِاَ هْـلِ الْبَـدْ رِ يـَا اَللهُ
Ayaa jalail mulimmaati Bi Ahlil Badri Yaa Allaah

اِلهِـى اغْفِـرِ وَاَ كْرِ مْنَـا *** بِـنَيـْلِ مـَطَا لِبٍ مِنَّا
llaahighfir Wa Akrimnaa Binaili Mathaalibin Minnaa

وَ دَفْـعِ مَسَـاءَةٍ عَـنَّا *** بِاَ هْـلِ الْبَـدْ رِ يـَا اَللهُ
Wadaf i Masaa-Atin ‘Annaa Bi Ahlil Badri Yaa Allaah

اِلهِـى اَنـْتَ ذُوْ لُطْـفٍ *** وَذُوْ فَـضْلٍ وَذُوْ عَطْـفٍ
llaahii Anta Dzuu Luthfin Wadzuu Fadl-Lin Wadzuu ‘Athfin

وَكَـمْ مِنْ كُـرْبـَةٍ تَنـْفِىْ *** بِاَ هْـلِ الْبَـدْ رِ يـَا اَللهُ
Wakam Min Kurbatin Tanfii Bi Ahlil Badri Yaa Allaah

وَصَلِّ عَـلَى النـَّبِىِّ الْبَـرِّ *** بـِلاَ عَـدٍّ وَلاَ حَـصْـرِ
Washalli ‘Alan Nabil Barri Bilaa ‘Addin Walaa Hashri

وَالِ سَـادَةٍ غُــــرِّ *** بِاَ هْـلِ الْبَـدْ رِ يـَا اَللهُ
Wa Aali Saadatin Ghurri Bi Ahlil Badri Yaa Allaah

Bacaan sholawat Arjaq arab latin lengkap dengan artinya:

الَّلهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلاَةً تُوَسِّعُ بِهَا عَلَيْنَا الْأرْزَاقَ وَتُحَسِّنُ بِهَا لَنَا اْلأَخْلاَقَ وَعَلَى أَلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِّمْ.

Allahumma sholli ‘ala sayyidina Muhammadin sholaatan tuwassi’u biha ‘alainal arzaaq, wa tuhassinu biha lanal akhlaaq wa ‘ala alihi wa shohbihi wa sallim.
Artinya:

“Ya Allah, limpahkanlah rahmat dan keselamatan kepada junjungan kami Nabi Muhammad saw, dengan rahmat yang dapat memperluas rezeki kami dan membaguskan akhlak kami, beserta para keluarganya dan sahabatnya”

Bacaan sholawat Fatih arab latin lengkap dengan artinya:

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلىَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدِ، الْفَاتِحِ لِمَا أُغْلِقَ وَالْخَاتِمِ لِمَا سَبَقَ، نَاصِرِ الْحَقِّ بِالْحَقِّ، وَالْهَادِي إِلَى صِرَاطِكَ الْمُسْتَقِيْمِ وَعَلىَ آلِهِ حَقَّ قَدْرِهِ وَمِقْدَارِهِ العَظِيْمِ .

Sholawat Fatih Latin :Allahumma Sholli Ala Sayyidina Muhammaddinil Fatihi Lima Ughliqo Wal Khotimi Lima Sabaqo, Nashiril Haqqi Bil Haqqi Wal Hadi Ila Shirotikal Mustaqim Wa Ala Alihi Haqqo Qodrihi Wa Miq Darihil Adzim...

Artinya:“Ya Allah curahkanlah rahmat dan keselamatan serta berkah atas junjungan kita Nabi Muhammad SAW yang dapat membuka sesuatu yang terkunci, penutup dari semua yang terdahulu, penolong kebenaran dengan jalan yang benar, dan petunjuk kepada jalanmu yang lurus. Semoga Allah mencurahkan rahmat kepada beliau, kepada keluarganya dan kepada semua sahabatnya dengan sebenar - benar kekuasaannya yang Maha Agung. ”.

Bacaan sholawat Nariyah arab latin lengkap dengan artinya:

أللّهُمَّ صَلِّ صَلَاةً كَامِلَةً وَسَلِّمْ سَلَامًا تَامًّا عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدِ الّذِي تَنْحَلُّ بِهِ الْعُقَدُ وَتَنْفَرِجُ بِهِ الْكُرَبُ وَتُقْضَى بِهِ الْحَوَائِجُ وَتُنَالُ بِهِ الرَّغَائِبُ وَحُسْنُ الْخَوَاتِمِ وَيُسْتَسْقَى الْغَمَامُ بِوَجْهِهِ الْكَرِيْمِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ فِيْ كُلِّ لَمْحَةٍ وَنَفَسٍ بِعَدَدِ كُلِّ مَعْلُوْمٍ لَكَ

ALLOOHUMMA SHOLI SHOLAATAN KAAMILATAN WASALLIM SALAAMAN TAAMMAN ‘ALAA SAYYIDINA MUHAMMADINIL LADZII TANHALLU BIHIL ‘UQODU WA TANFARIJU BIHIL KUROBU WA TUQDHOO BIHIL HAWAA-IJU WA TUNAALU BIHIR-ROGHOO-IBU WA HUSNUL KHOWAATIMI WA YUSTASQOL GHOMAAMU BI WAJHIHIL KARIIMI WA ‘ALAA AALIHII WA SHOHBIHII FII KULLI LAMHATIN WA NAFASIN BI ‘ADADI KULLI MA’LUUMIN LAKA.

Artinya : “Wahai Allah, limpahkanlah rahmat dan salam yang sempurna kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW. Semoga terurai dengan berkahnya segala macam buhulan dilepaskan dari segala kesusahan, tunaikan segala macam hajat, dan tercapai segala macam keinginan dan husnul khotimah, di curahkan air hujan (rahmat) dengan berkah pribadinya yang mulia. Semoga rahmat dan salam yang sempurna itu juga tetap tercurah kepada para keluarga dan sahabat beliau, setiap kedipan mata dan hembusan nafas, bahkan sebanyak pengetahuan bagiMu.

Bacaan sholawat Munjiyat arab latin lengkap dengan artinya:

اللَهُمَّ صَلِّ عَلَي سَيِّدِنَا مُحمَدٍ صَلاَةٌ تُنْجيْنَا بِهَا مِنَ جَمِيْعَ الأهَوْاَلِ وَالأَفَاتِ وَتَقْضِي لَنَا بها جَمِيعَ الحَاجَاتِ وَتُطَهِّرُنَا بِهَا مِنْ جَمِيْعِ السَيّئاتِ وَتَرْفَعُنَا بِهَا عِنْدَكَ أَعْلَي الدَرَجَاتِ وَتُبَلّغُنَا بِهَا أَقْصَي الغَايَاتِ مِنْ جَمِيْعِ الخَيرَاتِ فِي الحَيَاةِ وَبَعْدَ المَمَاتِ برحمتك يا أرحم الراحمين

Allohumma sholli ‘ala syaiyidina muhammad sholatan tunjina biha min jami’il ahwali wal afat wataqdilana biha jami’il hajat watutohhiruna biha min jami’is syayyiat
watarfa’una biha a’lad darojat watuballi ghuna biha aqshol ghoyat min jami’il khoiroti fil hayati waba’dal mamat. Birohmatika ya Arhamar Rahimin.

Artinya: Ya Allah limpahkanlah rahmat kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW, yang dengan rahmat itu Engkau akan menyelamatkan kita dari semua keadaan yang mendebarkan dan dari semua cobaan yang dengan rahmat itu Engkau akan mendatangkan kepada kita hajat, Yang dengan rahmat itu Engkau akan membersihkan kita dari semua keburukan/kesalahan. Yang dengan rahmat itu Engkau akan mengangkat kita kepada setinggi-tinggi derajat.Yang dengan rahmat itu pula Engkau akan menyampaikan kita kepada sesempurna-sempurnanya semua maksud dari semua kebaikan pada waktu hidup dan setelah mati.

Bacaan sholawat Haji arab latin lengkap dengan artinya:

اَللَّهُمَّ صَلّىِ عَلَى سَيِّدِ نَامُحَمَّدٍ صَلاَةً تُبَلِغُنَا بِهَا حَجَّ بَيْتِكَ الْحَرَامِ وَزِيَارَةَ قَبْرَنَبِيِّكَ مُحَمَّدٍ ص.م فِىْ لُطْفٍ وَيُسْرٍ وَمَعُوْنَةٍ وَعَافِيَةٍ الْاَجْسَامِ وَتَرْزُقْنَابِهَا بُلُوْغَ الْمَرَامِ وَحُسْنَ الْخِتَا مِ عَدَدَ خَلْقِكَ وَرِضَأ نَفْسِكَ وَ مِدَادَ كَلِمَا تِكَ يَأَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ

Allohumma sholi ala sayyidina muhammadin sholatan tuballighuna biha hajja baitikal harom waziarota qobro nabiyyika Muhammad, fi lutfin wa yusrin wa ma unatin wa afiyatil ajsam, watarzuqna biha bulughol marom wahusnal khitam adada kholqika waridhoa nafsika wamidada kalimatik, ya arhamarrohimin "

ya Allah limpahkanlah rahmat kepada junjungan kami Nabi Muhammad yang dengan rahmat itu semoga engkau menyampaikan kami berhaji ke rumahmu yang mulia dan berziarah ke makam nabi MU Muhammad SAW.dengan selalu mendapat perlindungan ,sehat,selamat dan tercapai cita-cita dan limpahkan pula rahmat,berkah dan salam kepada keluarganya dan para sahabatnya.

Bacaan sholawat Syifa arab latin lengkap dengan artinya:

أَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ طِبِّ الْقُلُوْبِ وَدَوَائِهَا وَعَافِيَةِ الأَبْدَانِ وَشِفَائِهَا وَنُوْرِ الأَبْصَارِ وَضِيَائِهَا وَعَلَى آَلِهِ وَصَحْبِهِ وَبَارِكْ وَسَلِّمْ.

ALLAAHUMMA SHOLLI 'ALAA SAYYIDINAA MUHAMMADIN TIBBI ALQULUBI WADAWAAIHA WA'AFIYATI AL'ABDAANI WASYIFAA'IHAA WANUURI ALABSHORI WADLIYAA'IHA WA'ALAA ALIHI WASHOHBIHI WABARIK WASALLIM

“Ya Allah limpahkanlah kesejahteraan atas baginda kami Nabi Muhammad yang merupakan obat dan penyembuhan hati kami, penyehat dan penyelamat badan, yang merupakan cahaya dan sinar penglihatan dan yang merupakan penjamin kesehatan jasmani dan rohani akan kebutuhan makanan dan juga tumpahkan kesejahteraan itu atas keluarga dan sahabat-sahabatnya dan berilah keselamatan “

Bacaan sholawat Syifa arab latin lengkap dengan artinya:

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيمَ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيمَ فِي الْعَالَمِينَ إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ

Sholawat Ibrahimiyah Tulisan Latin ALLAHUMMA SHALLI ‘ALAA SAYYIDINAA MUHAMMAD WA’ALAA AALI SAYYIDINAA MUHAMMADIN KAMAA SHALLAITA ‘ALAA SAYYIDINAA IBRAAHIIMA WA’ALAA AALI SAYYIDINAA IBRAHIM WABAARIK ‘ALAA AALI SAYYIDINAA MUHAMMADIN KAMAA BAARAKTA ’ALAA SAYYIDINAA IBRAAHIMA WA ‘ALAA AALI SAYYIDINA IBRAAHIM, FIL ‘AALAMIINA INNAKA HAMIIDUN MAJIID.

Arti Bahasa Indonesia Sholawat Ibrahimiyah Ya Allah , berilah kasih saying kepada junjungan kita nabi Muhammad dan keluarganya sebagaimana Engkau memberi kasih sayangmMu kepada junjungan kita Nabi Ibrahim dan keluarganya. Dan berkatilah kepada junjungan kita nabi Muhammad dan keluarganya sebagaimana Engkau memberkati junjungan kita nabi Ibrahim dan kelurganya diantara makhluk makhlukmu, sesungguhnya Engkau Maha Terpuji dan Maha Mulia.

Demikianlah yang dapat kami rangkum kumpulan teks macam macam bacaan shalawat Nabi Muhammad SAW dalam tulisan arab latin lengkap dengan artinya , semoga ada manfaatnya bagi kita semua sesama umat islam dan kita bisa mengamalkanya dengan istiqomah. Aamiin

Tata Cara Dzikir Niat Lengkap Bacaan Doa Setelah Sholat 5 Waktu

Tata Cara Dzikir Niat Lengkap Bacaan Doa Setelah Sholat 5 Waktu - Mungkin Masih banyak diantara umat islam yang masih belum faham atau hafal tentang tata cara sholat dan bacaannya sholat dari mulai takbiratul ihram sampai dengan bacaan salam, karena yang di maksud sholat menurut istilah ilmu fiqih adalah perbuatan dan ucapan yang di awali dengan bacaan takbir dan di akhiri dengan bacaan salam dan disertai dengan syarat-syarat yang telah di tentukan.

Adapun yang di maksud dengan tuntunan keutamaan tata cara bacaan dzikir doa  niat dalam sholat adalah ucapan di dalam hati yang menentukan salah satu pekerjaan yang akan kita kerjakan misalkan sholat dzuhur, niat aku sholat dzuhur 4 rakaat lillahitaala, atau makmuman dan imaman kalau jadi makmum dan imam. adapun ucapan niat dialam lisan itu hukumnya sunnat karena yang wajibnya niat itu di dalam hati.

Bacaan sholat adalah bacaan-bacaan yang di baca dalam melaksanakan sholat, namum bacaan sholat itu ada yang hukumnya wajib dan ada juga yang hukumnya sunnat, adapun tata cara sholat yang wajib seperti bacaan takbirotul ihrom,surat fatihah, tasyahud akhir, sholawat salam kepada Nabi Muhammad SAW dan bacaan salam, selain itu bacaan dalam sholat adalah sunnat, baik secara sholat wajib yang 5 waktu maupun sholat sunnat.

Tuntunan bacaan niat sholat magrib, isya, shubuh, dzuhur, asyar, sholat jumat, sholat muhammadiyah lengkap

Setelah selesai kita melaksanakan sholat kemudia di teruskan dengan bacaan wiridan/dzikir lalu di akhiri dengan bacaan doa, Nah untuk lebih jelasnya tata cara bacaan niat doa sholat 5 waktu akan kami sajikan di sini dengan menggunakan tulisan arab latin dan artinya giuna untuk membantu dan mempermudah bagi yang masih dalam tahap belajar seperti di bawah ini:

Bacaan Niat Shalat Dzuhur Aranb Latin Dan Artinya:

اُصَلّى فَرْضَ الظُّهْرِاَرْبَعَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً مَأْمُوْمًا ِللهِ تَعَالَى

USHOLLII FARDHODL DHUHRI ARBA'A RAKA'AATIM MUSTAQBILAL QIBLATI ADAA-AN MA'MUUMAN LILLAAHI TA'AALA.

Artinya :Aku berniat shalat fardu Dhuhur empat raka'at menghadap kiblat sebagai ma'mum karena Allah Ta'ala

Bacaan Niat Shalat Ashar Aranb Latin Dan Artinya:

اُصَلّى فَرْضَ الْعَصْرِاَرْبَعَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً مَأْمُوْمًا ِللهِ تَعَالَى

USHOLLII FARDHOL 'ASHRI ARBA'A RAKA'AATIM MUSTAQBILAL QIBLATI ADAA-AN MA'MUUMAN LILLAAHI TA'AALA.

Artinya :Aku berniat shalat fardu 'Ashar empat raka'at menghadap kiblat sebagai ma'mum karena Allah Ta'ala

Bacaan Niat Shalat Mghrib Aranb Latin Dan Artinya:

اُصَلّى فَرْضَ الْمَغْرِبِ ثَلاَثَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً مَأْمُوْمًا ِللهِ تَعَالَى

USHOLLII FARDHOL MAGHRIBI TSALAATSA RAKA'AATIM MUSTAQBILAL QIBLATI ADAA-AN MA'MUUMAN LILLAAHI TA'AALA.

Artinya :Aku berniat shalat fardu Maghrib tiga raka'at menghadap kiblat sebagai ma'mum karena Allah Ta'ala

Bacaan Niat Shalat Isya Aranb Latin Dan Artinya::

اُصَلّى فَرْضَ الْعِشَاءِ اَرْبَعَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً مَأْمُوْمًا ِللهِ تَعَالَى

USHOLLII FARDHOL 'ISYAA'I ARBA'A RAKA'AATIM MUSTAQBILAL QIBLATI ADAA-AN MA'MUUMAN LILLAAHI TA'AALA.

Artinya :Aku berniat shalat fardu 'Isya empat raka'at menghadap kiblat sebagai ma'mum karena Allah Ta'ala

Bacaan Niat Shalat Shubuh Aranb Latin Dan Artinya:

اُصَلّى فَرْضَ الصُّبْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً مَأْمُوْمًا ِللهِ تَعَالَى

USHOLLII FARDHOSH SHUBHI ROK'ATAINI MUSTAQBILAL QIBLATI ADAA-AN MA'MUUMAN LILLAAHI TA'AALA.

Artinya : Aku berniat shalat fardu Shubuh dua raka'at menghadap kiblat sebagai ma'mum karena Allah Ta'ala


Catatan Penting:
Bacaan niat sholat wajib 5 waktu di atas adalah khusus untuk makmum dan apabila menjadi imam maka kata makmumnya di ganti dengan kata "Imaaman" sedangkan kalau sholatnya sendirian tidak pakai kata makmuman dan imaaman seperti di bawah ini:

اُصَلّى فَرْضَ الْمَغْرِبِ ثَلاَثَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً ِللهِ تَعَالَى

USHOLLII FARDHOL MAGHRIBI TSALAATSA RAKA'AATIM MUSTAQBILAL QIBLATI ADAA-AN LILLAAHI TA'AALA.

Artinya :Aku berniat shalat fardu Maghrib tiga raka'at menghadap kiblat karena Allah Ta'ala

Bacaan Niat Sholat Fardhu Sebagai Imam

اُصَلّى فَرْضَ الْمَغْرِبِ ثَلاَثَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً إِمَامًا ِللهِ تَعَالَى

USHOLLII FARDHOL MAGHRIBI TSALAATSA RAKA'AATIM MUSTAQBILAL QIBLATI ADAA-AN IMAAMAN LILLAAHI TA'AALA.

Artinya :Aku berniat shalat fardu Maghrib tiga raka'at menghadap kiblat sebagai Imam karena Allah Ta'ala

Lalu mengangkat kedua belah tangan serta membaca "ALLAHU AKBAR",

اَللهُ اَ كْبَرُ

Setelah takbiratul ihram kedua belah tangannya disedekapkan pada dada. kemudian membaca do'a iftitah seperti di bawah ini:

اَللهُ اَكْبَرْكَبِيْرًا وَاْلحَمْدُ لِلهِ كَشِيْرًا وَسُبْحَانَ للهِ بُكْرَةً وَاَ صِيْلَا

Bacaannya: Allahu akbar kabiraa wal-hamdu lillahi katsiiraa wa subhaanallaahi bukrataw wa ashiilaa.

اِنِّيْ وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِيْ فَطَرَ السَّمَوَاتِ وَاْلاَرْضِ حَنِيْفًامٌسْلِمًاوَمَ اَنَامِنَ اْلمُشْرِكِيْنَ

Bacaannya: Innii wajjahtu wajhiya lil-laadzii fatharas-samaawaati wal ardha haniifam muslimaw wa maa ana minal-musyrikiin.

اِنَّ صَلَا تِيْ وَنُسُكِيْ وَمَحْيَايَ وَمَمَا تِيْ لِلَّهِ رَبِّ اْلعَالَمِيْنَ لَاشَرِيْكَ لَهُ وَبِذَ لِكَ اُمِرْ تُ وَاَنَامِنَ
اْلمُسْلِمِيْنَ

Bacaannya: Inna shalaatii wa nusukii wa mahyaaya wa mamaatii lillaahi rabbil -'aalamiin. Laa syariikalahu wa bi dzaalika umirtu wa ana minal -muslimiin.

Artinya : "Allah Maha Besar lagi Sempurna Kebesaran-Nya, segala puji bagi-Nya dan Maha Suci Allah sepanjang pagi dan sore. Kuhadapkan muka hatiku kepada Dzat yang menciptakan langit dan bumi dengan keadaan lurus dan menyerahkan diri dan aku bukanlah dari golongan kaum musyirikin. Sesungguhnya shalatku, ibadatku, hidupku dan matiku semata hanya untuk Allah, Tuhan seru sekalian alam. Tidak ada sekutu bagi-Nya dan dengan itu aku diperintahkan untuk tidak menyekutukan-Nya. Dan aku dari golongan orang muslimin."

Kemudian membaca surat Al-Fatihah

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ
الْحَمْدُ للهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ, الرَّحْمَـنِ الرَّحِيْمِ, مَالِكِ يَوْمِ الدِّيْنِ, إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِيْنُ, اِهْدِنَا الصِّرَاطَ المُستَقِيْمَ, صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيهِمْ, غَيْرِ المَغْضُوْبِ عَلَيْهِمْ وَلاَ الضَّالِّيْنَ. آمِيْنَ
Bacaannya: Bismillaahir-rahmaanir-rahiim
Al-hamdu lillaahi rabbil-'aalamiin
Ar-rahmaanir-rahiim
Maaliki yaumid-diin
Iyyaaka na'budu wa iyyaaka nasta'iin
Ihdinash-shiraatal-mustaqiim
Shiraatal-ladziina an'amta 'alaihim
Ghairil-maghdhuubi 'alaihimwa ladh-dhaalliin
Aamiin

Artinya : "Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang
Segala puji bagi Allah, Tuhan seru sekalian alam
Yang Pengasih dan Penyayang
Yang menguasai hari kemudian
Pada-Mulah aku mengabdi dan kepada-Mulah aku meminta pertolongan
Tunjukilah kami ke jalan yang lurus
Bagaikan jalan mereka yang telah Engkau beri nikmat
Bukan jalan mereka yang pernah Engkau murkai, atau jalannya orang-orang yang sesat.

Kemidian membaca surat-surat pendek sepert, Surat An-Nas atau surat apa saja yang kita hafal,

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ
قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ, مَلِكِ النَّاسِ, إِلهِ النَّاسِ, مِنْ شَرِّ الْوَسْواسِ الْخَنَّاسِ, الَّذِي يُوَسْوِسُ فِي صُدُورِ النَّاسِ, مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ
Bacaannya: Bismillaahir-rahmaanir-rahiim
Qul a'uudzu bi rabbin-naas
Malikin-naas
Ilaahin-naas
Min Syarril-waswaasil-khannaas
Alladzii yuwaswisu fii shuduurin-naas
Minal-jinnati wan-naas.

Artinya :Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. "Katakanlah (hai Muhammad)! Aku mohon perlindungan pada Tuhannya manusia. Yang menguasai manusia (yang menjadi) Tuhan manusia.
Mohon Perlindungan daripada kejahatan was-was (pengganggu hati) yang menggoda. Ialah hati yang menggoncangkan hati manusia. Baik dari jenis jin dan manusia."

Kemudian rukuk dan bacaannya yang biasa di baca dalam ruku seperti bacaan:

سُبْحَانَ رَبِّيَ اْلعَظِيْمِ وَبِحَمْدِهِ
Bacaannya: Subhaana rabbiyal-'adhiimii wa bi hamdih. 3 kali

Artinya :"Maha Suci Tuhan Yang Maha Agung serta memujilah aku kepada-Nya."

Kemudian di lanjut dengan I'tidal dan bacaannya:

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَهُ
رَبَّنَا لَكَ اْلحَمْدُ مِلْءُالسَّمَوَاتِ وَمِلْءُاْلاَرْضِ وَمِلْءُ مَا شِعْتَ مِنْ شَيْءٍ بَعْدُ

Bacaannya: Sami'allaahu li man hamidah.Rabbanaa lakal-hamdu mil'us-samaawaati wa mill-ul-ardhi wa mil'u maa syita min syai'in ba'du.

Artinya :"Allah mendengar orang yang memuji-Nya."
"Ya Allah tuhan kami! Bagi-Mu segala puji, sepenuh langit dan bumi, dan sepenuh barang Kau kehendaki sesudah itu."

Kemudian sujud.dengan bacaannya seperti di bawah ini:

سُبْحَانَ رَبِّيَ اْلاَعْلَى وَبِحَمْدِهِ
Bacaannya: Subhaana rabbiyal-a'laa wa bi hamdih. 3 kali

Artinya :"Maha Suci Tuhan Yang Maha Tinggi serta memujilah aku kepada-Nya."

Lalu Duduk Antara Dua Sujud dan Bacaannya:

رَبِّ اغْفِرْلِى وَارْحَمْنِىْ وَاجْبُرْنِىْ وَارْفَعْنِى وَارْزُقْنِىْ وَاهْدِ نِىْ وَعَا فِنِىْ وَاعْفُ عَنِّىْ

Bacaannya: Rabbighfirlii warhamnii wajburnii warfa'nii warzuqnii wahdinii wa 'aafinii wa'fu 'annii.

Artinya :"Ya Allah, ampunilah dosaku, belas kasihanilah aku dan cukupkanlah segala kekuranganku dan angkatlah derajatku dan berilah rezeki kepadaku, dan berilah aku petunjuk da berilah kesehatan kepadaku dan berilah ampunan kepadaku."

Kemudian sujud kedua untuk bacaannya sama seperti pada sujud pertama.

Kemudian duduk untuk melaksanakan tasyahud / tahiyat awal dengan dan bacaan sholawat salam seperti berikut ini:

آلتَّحِيَّاتُ اْلمُبَارَكَاتُ الصَّلَوَاتُالطَّيِّبَاتُ لِلَّهِ اَلسَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِيُّ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ اَلسَّلاَمُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللهِ الصَّالِحِيْنَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًارَسُوْلُ اللَّهِ اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَ سَيِّدِ نَامُحَمَّدٍ

Bacaannya: At-tahiyyatuul-mubaarakaatush-shalawaatuth-thayyibaatu lillaah.
As-salaamu 'alaika ayyuhan-nabiyyu wa rahmatullaahi wa barakaatuh, as-salaamu 'alainaa wa 'alaa 'ibaadillaahish-shaalihiin.
Asyhadu an laa ilaaha illallaah, wa ayhadu anna Muhammadar Rasulullaah.
Allahumma shalli 'alaa sayyidinaa Muhammad.

Artinya : "Segala kehormatan, keberkahan, kebahagiaan dan kebaikan bagi Allah.
Salam, rahmat dan berkah-Nya kupanjatkan kepadamu wahai Nabi (Muhammad).
Salam (keselamatan) semoga tetap untuk kami seluruh hamba yang shaleh-shaleh.
Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan melainkan Allah.
Dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah.
Ya Allah! Limpahilah rahmat kepada Nabi Muhammad.

Untuk bacaan tasyahud akhir sama dengan bacaan seperti pada tasyahud awal tadi namun di tambah dengan bacaan seperti berikut ini:

وَعَلَى آلِ سَيِّدِ نَامُحَمَّدٍ
Bacaannya: Wa 'alaa aali sayyidinaa Muhammad
Artinya : "Ya Allah! Limpahilah rahmat atas keluarga Nabi Muhammad."

Setelah tahiyat akhir disunahkan membaca shalawat Ibrahimiyah .

كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى سيِدِ نَآ إبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ سَّيِدِ نَآ إِبْرَاهِيْمَ وَ بَارِِكْ عَلَى سيِّدِ نَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سيِّدِ نَا مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى سيِّدِ نَا إبْرَاهِيَْمَ وَ عَلَى آلِ سَيِّدِ نَاإِبْرَاهِيْمَ فى اْلعَالَمِيْنَ إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ

Bacaannya: Kamaa shallaita 'alaa sayyidinaa Ibrahiim wa 'alaa aali sayyidinaa Ibrahiim wa baarik 'alaa sayyidinaa Muhammad wa 'alaa aali sayyidinaa Muhammad. Kamaa baarakta 'alaa sayyidinaa Ibrahiim wa 'alaa aali sayyidinaa Ibrahiim fil-'aalamiina innaka hamiidum majiid.

Artinya : "Sebagaimana pernah Engkau beri rahmat kepada Nabi Ibrahim dan keluarganya.
Dan limpahilah berkah atas Nabi Muhammad beserta para keluarganya. Sebagaimana Engkau memberi berkah kepada Nabi Ibrahim dan keluarganya.
Di seluruh alam semesta Engkaulah yang terpuji, dan Maha Mulia.

Kemudian terakhir membaca salam:

اَلسَّلَا مُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَتُ اللهِ

Bacaannya: As-salaamu 'alaikum wa rahmatullaah.
Artinya : "Keselamatan dan rahmat Allah semoga tetap pada kamu sekalian..

(Baca juga: Dzikir-Doa Bersama Setelah Shalat, Apakah Bid'ah?)

1. Membaca istighfar di bawah ini sebanyak tiga kali:

أَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِـيْمِ الَّذِيْ لَااِلَهَ اِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّوْمُ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ ×٣

2. Memuji Allah dengan kalimat:

اَللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلاَمُ وَمِنْكَ السَّلَامُ تَبَارَكْتَ يَا ذَاالْـجَلَالِ وَاْلإِكْرَام

Ini berdasarkan hadits riwayat Imam Muslim.

اَللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلاَمُ، وَمِنْكَ السَّلَامُ، وَإِلَيْكَ يَعُوْدُ السَّلَامُ فَحَيِّنَارَبَّنَا بِالسَّلَامِ وَاَدْخِلْنَا الْـجَنَّةَ دَارَ السَّلَامِ تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ يَا ذَاالْـجَلَالِ وَاْلإِكْرَام.

3. Lalu membaca:

اَللَّهُمَّ لَا مَانِعَ لِمَا أَعْطَيْتَ، وَلاَ مُعْطِيَ لِمَا مَنَعْتَ، وَلَا رَآدَّ لِمَا قَضَيْتَ وَلَا يَنْفَعُ ذَاالْجَدِّ مِنْكَ الْجَدُّ .

4. Dilanjutkan dengan membaca:

لَاإِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ يُحْيِيْ وَيُمِيْتُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْئٍ قَدِيْرٌ.

(dibaca tiga kali tiap selesai shalat fardhu, khusus setelah maghrib dan shubuh sepuluh kali)

5. Membaca Ayat Kursi:

أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ. بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ. اَللهُ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ لَا تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَّلَانَوْمٌ، لَهُ مَافِي السَّمَاوَاتِ وَمَافِي اْلأَرْضِ مَن ذَا الَّذِيْ يَشْفَعُ عِنْدَهُ إِلَّا بِإِذْنِهِ يَعْلَمُ مَابَيْنَ أَيْدِيْهِمْ وَمَاخَلْفَهُمْ وَلَا يُحِيْطُونَ بِشَيْءٍ مِّنْ عِلْمِهِ إِلَّا بِمَا شَآءَ، وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضَ وَلَا يَـؤدُهُ حِفْظُهُمَا وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيْمُ.

7. Membaca Surat al-Baqarah ayat 285-286

آمَنَ الرَّسُولُ بِمَا أُنْزِلَ إِلَيْهِ مِنْ رَبِّهِ وَالْمُؤْمِنُونَ، كُلٌّ آمَنَ بِاللَّهِ وَمَلَائِكَتِهِ وَكُتُبِهِ وَرُسُلِهِ لَا نُفَرِّقُ بَيْنَ أَحَدٍ مِنْ رُسُلِهِ، وَقَالُوا سَمِعْنَا وَأَطَعْنَا غُفْرَانَكَ رَبَّنَا وَإِلَيْكَ الْمَصِيرُ. لَا يُكَلِّفُ اللَّهُ نَفْسًا إِلَّا وُسْعَهَا، لَهَا مَا كَسَبَتْ وَعَلَيْهَا مَا اكْتَسَبَتْ. رَبَّنَا لَا تُؤَاخِذْنَا إِنْ نَسِينَا أَوْ أَخْطَأْنَا، رَبَّنَا وَلَا تَحْمِلْ عَلَيْنَا إِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهُ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِنَا، رَبَّنَا وَلَا تُحَمِّلْنَا مَا لَا طَاقَةَ لَنَا بِهِ، وَاعْفُ عَنَّا وَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا، أَنْتَ مَوْلَانَا فَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ.

8. Disambung dengan penggalan dari Surat Ali Imran:

شَهِدَ اللَّهُ أَنَّهُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ وَالْمَلَائِكَةُ وَأُولُو الْعِلْمِ قَائِمًا بِالْقِسْطِ، لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ، إِنَّ الدِّينَ عِنْدَ اللَّهِ الْإِسْلَامُ، قُلِ اللَّهُمَّ مَالِكَ الْمُلْكِ تُؤْتِي الْمُلْكَ مَنْ تَشَاءُ وَتَنْزِعُ الْمُلْكَ مِمَّنْ تَشَاءُ وَتُعِزُّ مَنْ تَشَاءُ وَتُذِلُّ مَنْ تَشَاءُ، بِيَدِكَ الْخَيْرُ، إِنَّكَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ. تُولِجُ اللَّيْلَ فِي النَّهَارِ وَتُولِجُ النَّهَارَ فِي اللَّيْلِ، وَتُخْرِجُ الْحَيَّ مِنَ الْمَيِّتِ وَتُخْرِجُ الْمَيِّتَ مِنَ الْحَيِّ، وَتَرْزُقُ مَنْ تَشَاءُ بِغَيْرِ حِسَابٍ

9. Membaca Surat al-Ikhlas, Surat al-Falaq, Surat an-Nas, lalu Surat al-Fatihah

10. Membaca tasbih, hamdala, dan takbir masing-masing sebanyak 33 kali:

سُبْحَانَ اللهِ ×٣٣
اَلْحَمْدُلِلهِ ×٣٣
اَللهُ اَكْبَرْ ×٣٣

11. Kemudian dilanjutkan dengan:

اَللهُ اَكْبَرْ كَبِيْرًا وَالْحَمْدُ لِلهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيْلًا، لَاإِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُيُحْيِيْ وَيُمِيْتُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْئٍ قَدِيْرٌ، وَلَاحَوْلَ وَلَاقُوَّةَ إِلَّابِا للهِ الْعَلِـىِّ الْعَظِيْمِ. أَفْضَلُ ذِكْرِ فَاعْلَمْ أَنَّهُ

لَاإِلَهَ إِلَّا اللهُ

(Dibaca 300 kali bakda shubuh, 100 kali bakda isya, 50 kali bakda dhuhur, 50 kali bakda ashar, dan 100 kali bakda maghrib)

صَلَّى اللهُ عَلَى مُحَمَّدٍ

(dibaca bakda shubuh 300 atau 100 kali)

لَاإِلَهَ إِلَّا اللهُ مُحَمَّدٌ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ.

12. Wirid kemudian ditutup dengan doa sesuai dengan harapan masing-masing.

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ. اَلْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ. حَمْدًا يُوَافِىْ نِعَمَهُ وَيُكَافِئُ مَزِيْدَهُ. يَارَبَّنَالَكَ الْحَمْدُ وَلَكَ الشُّكْرُ كَمَا يَنْبَغِىْ لِجَلاَلِ وَجْهِكَ وَعَظِيْمِ سُلْطَانِكَ

BISMILLAAHIRRAHMAANIRRAHIIM. ALHAMDU LILLAAHI RABBIL 'AALAMIIN. HAMDAY YU-WAAFII NI'AMAHUU WA YUKAAFI'U MAZIIDAH. YAA RABBANAA LAKALHAMDU WA LAKASY SYUKRU KA-MAA YAMBAGHIILIJALAALIWAJHIKA WA 'AZHIIMISUL-THAANIK.

Artinya :Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah Tuhan Semesta Alam. Pujian yang sebanding dengan nikmat-nikmatNya dan menjamin tambahannya. Wahai Tuhan kami, bagi-Mu-lah segala puji, dan bagi-Mu-lah segalah syukur, sebagaimana layak bagi keluhuran zat-Mu dan keagungan kekuasaan-Mu.

اَللهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ. صَلاَةً تُنْجِيْنَابِهَا مِنْ جَمِيْعِ اْلاَهْوَالِ وَاْلآفَاتِ. وَتَقْضِىْ لَنَابِهَا جَمِيْعَ الْحَاجَاتِ.وَتُطَهِّرُنَا بِهَا مِنْ جَمِيْعِ السَّيِّئَاتِ. وَتَرْفَعُنَابِهَا عِنْدَكَ اَعْلَى الدَّرَجَاتِ. وَتُبَلِّغُنَا بِهَا اَقْصَى الْغَيَاتِ مِنْ جَمِيْعِ الْخَيْرَاتِ فِى الْحَيَاةِ وَبَعْدَ الْمَمَاتِ اِنَّهُ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدَّعَوَاتِ وَيَاقَاضِىَ الْحَاجَاتِ.

ALLAAHUMMA SHALLIWASALLIM 'ALAA SAYYIDINAA MUHAMMADIW WA 'ALAA AALI SAYYIDINAA MUHAMMAD. SHALA ATAN TUN AJIHNAA BÍHAA MINJAMII'IL AHWAALI WAL AAFAAT. WA TAQDHII LANAA BIHAA JAMII'AL HAAJAAT. WA TUTHAHHIRUNAA BIHAA MIN JAMII'IS SAYYI'AAT. W ATARFA ' UN A A BIHAA 'INDAKA ' A'LADDARAJAAT. WA TUBALLIGHUNAA BIHAA AQSHAL GHAAYAATI MIN JAMII'IL KHAIRAATIFIL HAYAATIWA BA'DAL MAMAAT. INNAHU SAMII'UN QARIIBUM MUJIIBUD DA'AWAAT WAYAA QAADHIYAL HAAJAAT.

Artinya :Wahai Allah, limpahkanlah rahmat dan kesejahteraan kepada penghulu kami, Nabi Muhammad dan keluarganya, yaitu rahmat yang dapat menyelamatkan kami dari segala ketakutan dan penyakit, yang dapat memenuhi segala kebutuhan kami, yang dapat mensucikan diri kami dari segala keburukan, yang dapat mengangkat derajat kami ke derajat tertinggi di sisi-Mu, dan dapat menyampaikan kami kepada tujuan maksimal dari segala kebaikan, baik semasa hidup maupun sesudah mati. Sesunggunya Dia (Allah) Maha Mendengar, Maha Dekat, lagi Maha Memperkenankan segala doa dan permohonan. Wahai Dzat yang Maha Memenuhi segala kebutuhan Hamba-Nya.

اَللهُمَّ اِنَّا نَسْئَلُكَ سَلاَمَةً فِى الدِّيْنِ وَالدُّنْيَا وَاْلآخِرَةِ وَعَافِيَةً فِى الْجَسَدِ وَصِحَّةً فِى الْبَدَنِ وَزِيَادَةً فِى الْعِلْمِ وَبَرَكَةً فِى الرِّزْقِ وَتَوْبَةً قَبْلَ الْمَوْتِ وَرَحْمَةً عِنْدَ الْمَوْتِ وَمَغْفِرَةً بَعْدَ الْمَوْتِ. اَللهُمَّ هَوِّنْ عَلَيْنَا فِىْ سَكَرَاتِ الْمَوْتِ وَالنَّجَاةَ مِنَ النَّارِ وَالْعَفْوَ عِنْدَ الْحِسَابِ.

ALLAAHUMMA INNAA NAS'ALUKA SALAAMATAN FTDDIINI WADDUN-YAA WAL AAKHIRAH. WA 'AAFIYA-TAN FIL JASADI WA SHIHHATAN FIL BADANI WA ZIYAADATAN FIL 'ILMI WA BARAKATAN FIRRIZQI WA TAUB ATAN QABLAL MAUT WA RAHM ATAN 'INDALMAUT WA MAGHFIRATAN BA'D AL MAUT. ALLAAHUMMA HAWWIN 'ALAINAA FII SAKARAATIL MAUT WAN NAJAATA MINAN NAARI WAL 'AFWA 'INDAL HISAAB.

Artinya: Wahai Allah! Sesungguhnya kami memohon kepadaMu, kesejahteraan dalam agama, dunia dan akhirat, keafiatan jasad, kesehatan badan, tambahan ilmu, keberkahan rezeki, taubat sebelum datang maut, rahmat pada saat datang maut, dan ampunan setelah datang maut. Wahai Allah! Permudahkanlah kami dalam menghadapi sakaratul maut, (Berilah kami) keselamatan dari api neraka, dan ampunan pada saat dilaksanakan hisab.

اَللهُمَّ اِنَّا نَعُوْذُبِكَ مِنْ عِلْمٍ لاَيَنْفَعُ وَمِنْ قَلْبٍ لاَيَخْشَعُ وَمِنْ نَفْسٍ لاَتَشْبَعُ وَمِنْ دَعْوَةٍ لاَيُسْتَجَابُ لَهَا.

ALLAAHUMMAINNAA NA'UUDZU BIKA MIN 'ILMIN LAA YANFA' W AMIN QALBIN LAA YAKHSYA' W AMIN NAFSIN LAA TASYBA' WAMIN DA'WATIN LAA YUSTAJAABU LAHAA.

Artinya :Wahai Allah! Sesungguhnya kami berlindung kepadaMu dari ilmu yang tidak bermanfaat, dari hati yang tidak khusyu', dari jiwa yang tidak kenal puas, dan dari doa yanag tak terkabul.

رَبَّنَااغْفِرْلَنَا ذُنُوْبَنَا وَلِوَالِدِيْنَا وَلِمَشَايِخِنَا وَلِمُعَلِّمِيْنَا وَلِمَنْ لَهُ حَقٌّ عَلَيْنَا وَلِمَنْ اَحَبَّ وَاَحْسَنَ اِلَيْنَا وَلِكَافَّةِ الْمُسْلِمِيْنَ اَجْمَعِيْنَ

RABBANAGH FIRLANAA DZUNUUBANAA WA LIWAA-LIDIINAA WALIMASYAAYIKHINAA WA LIMU'ALLI-MIENAA WA LIMAN LAHUU H AQQUN' ALAIN AA WA LIM AN AHABBA WA AHSANA ILAINAA WA LIKAAFFATIL MUS LIMUN A AJMA'IIN.

Artinya :Wahai Tuhan Kami, ampunilah dosa-dosa kami, dosa-dosa orang tua kami, para sesepuh kami, para guru kami, orang-orang yang mempunyai hak atas kami, orang-orang yang cinta dan berbuat baik kepada kami, dan seluruh umat islam

رَبَّنَا أَتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي اْلأَخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

RABBANAA AATINAA FIDDUNNYAA HASANAH, WA FIL AAKHIRATI HASANAH, WAQINAA ‘ADZAA BAN NAAR.

Artinya :Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan hidup di dunia dan kebaikan hidup di akhirat, dan jagalah kami dari siksa api neraka.

وَصَلَّى اللهُ عَلى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ وَالْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ

WASHALLALLAAHU 'ALAA SAYYIDINAA MUHAMMA-DIN WA'ALAA AALIHIWA SHAHBIHIIWA SALLAM, WAL HAMDU LILLAAHIRABBIL 'AALAMIIN.

Artinya :Semoga Allah memberikan rahmat dan kesejahteraan kepada penghulu kami, Nabi Muhammad, keluarga dan sahabatnya dan segala puji bagi Allah, Tuhan Semesta Alam.

Demikian yang dapat kami sampaikan tentang tata cara niat, bacaan sholat dan doa setelah sholat 5 waktu lengkap dengan tulisan arab latin dan artinya, semoga bermanfaat bagi kita semua dan kita bisa lebih sempurna dalam melaksanakan sholatnya.

Tata Cara Niat Lengkap Bacaan Doa Artinya Sesudah Sholat Dhuha

Tata Cara Niat Lengkap Bacaan Doa Artinya Sesudah Sholat Dhuha - Tata cara sholat dhuha memang sangatlah penting kita kaji atau pelajari tuntunan atau panduannya yang benar sesuai sunnah Rosul SAW, karena atas janji Alloh SWT sholat dhuha bisa memberikan manfaat dan keberkahan serta memiliki fadhilah dan keistimewaan bagi kehidupan kita sehari-hari, biar kita dalam melaksanakan sholat dhuha mencapai darazat makbul dan mabrur perlu mencontoh kepada Rosululloh SAWS.

holat dhuha adalah merupakan sholat sunnah yang dilaksanakannya pada siang hari setelah terbentangnya matahari dengan ukuran kurang lebih 15 menit dari terbitnya matahari sampai dengan waktu jawwal (tergelincirnya matahari) atau 15 menit sebelum memasuki waktu dzuhur. Nah perlu kita fahami ada tiga waktu yang tidak boleh melaksanakan Sholat sehari semalam, sebagai mana Rosullilloh SAW bersabda yang artinya:

Dari Uqbah bin Amir: “Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melarang sholat pada tiga saat: (1) ketika saat terbitnya matahari sampai tinggi, (2) ketika hampir Zuhur sampai tergelincir matahari, (3) ketika matahari hampir terbenam.” [HR. Bukhari] dan pada hadist yang lainnya: Dari Ibnu Umar berkata: “Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: Apabila sinar matahari terbit maka akhirkanlah (jangan melakukan) sholat hingga matahari tinggi. Dan apabila sinar matahari terbenam, maka akhirkanlah (jangan melakukan) sholat hingga matahari terbenam”. [HR. Bukhari]

Tata Cara Niat Lengkap Bacaan Doa Artinya Sesudah Sholat Dhuha

Maka dengan itu waspadalah ketika kita akan melaksanakan sholat jangan sampai pada waktu yang dilarang seperti yang di atas tadi. Waktu sholat dhuha sebenarnya itu sangat efesiensi baik untuk pegawai, tukang buruh petani, dan yang lainnya sebab bisa kita laksanakan doa sholat duha sebelum beraktifitas dengan harapan aktifitas kita ini mendapatkan fadhilah, keberkaha, keutamaan dan hikmah serta keistimewaan yang dapat kita raih dari Alloh SWT sesuai dengan janji-NYA.

Adapun jumlah rakaat sholat dhuha itu minimal 2 rakaat dengan satu kali salam sampai 12 rakaat dengan cara bisa 2 rakaat satu kali salam dan bisa juga 4 rakaat dalam satu kali salam karena sholat dhuha dikerjakannya pada siang hari, berbeda dengan sholat sunnah yang di kerjakannya pada malam hari seperti sholat tahajud itu tidak boleh dilaksanakan 4 rakat dalam satu kali salam. itu perbedaan antara sholat sunnah siang dan malam.

Untuk tata cara pelaksanaan sholat dhuha itu sama saja seperti sholat fardhu dan sholat sunnah lainnya hanyalah yang membedakan antara sholat dengan sholat adala pada bacaan niatnya saja, terkecuali pada sholat gerhana baik gerhana bulan atau matahari karena sholat gerhana dalam satu kali rakaat memiliki 2 kali ruku. setelaha selesai melaksanakan sholat dhuha alangkaah baiknya kita berdoa dengan bacan doa yang khusus dibacakan setelah sholat dhuha.

Untuk supaya lebih jelasnya tata cara atau panduan sholat dhuda dari mulai bacaan niat dan tata caranya serta bacaan doanya kami di sini telah menyajikan artikel dengan tema, Tata Cara Niat Dan Bacaan Doa Setelah Sholat Dhuha 2 nrakaat, 4 rakaat lengkap dengan bahasa arab, latin dan artinya seperti di bawah ini:

اُصَلِّى سُنَّةَ الضَّحَى رَكْعَتَيْنِ ِللهِ تَعَالَى

USHOLLI SUNNATADH DHUHAA ROK'ATAINI LILLAAHI TA'AALA

Artinya :Aku niat shalat sunat dhuha dua rakaat, karena Allah Ta'ala


1. Niat diucapkan didalam hati dengan bersamaann pada saat takbiratul ihram,
2. Setelah berniat selanjutnya membaca doa iftitah
3. Kemudian membaca surat fatihah
4. Setelah fatiha sunnah membaca surat apa saja yang kita faham dari al qur'an selain surah fatihah tadi, namun di rakaat pertama sebaiknya membaca surah Asy-Syam dan untuk di rakaat kedua sebaiknya dibaca surat AL-lail.
5. Lalu ruku’ sambil membacakann tasbih sebanyak tiga kali
6. Kemudian i’tidal dengann membaca bacaan i’tidal.
7. Setelah itu sujud pertama dengan membaca bacaan sujud 3 kali
8. Kemudian duduklah diantara dua suju sambil membacakan bacaan duduk shalat.
9. Melaksanakan sujud kedua, sama halnya seperti sujud pertama.
10. Setelah rakaat pertama telah diselesaikan, maka lakukanlah rakaat kedua dengan cara yang sama seperti diatas, kemudian pada Tasyahhud akhir sampai bacaan terakhirnya kemudian membaca salam. begitula pada rakaat-rakaat berikutnya sampai yang 12 rakaat. Dan setelah selesai melaksanakan sholat dhuha lang sung berdoa dengan bacaan doa setelah sholat dhuha sebagai berikut:

Bacaan Doa Setelah Sholat Dhuha Arab Latin Lengkap Dengan Artinya

اَللهُمَّ اِنَّ الضُّحَآءَ ضُحَاءُكَ، وَالْبَهَاءَ بَهَاءُكَ، وَالْجَمَالَ جَمَالُكَ، وَالْقُوَّةَ قُوَّتُكَ، وَالْقُدْرَةَ قُدْرَتُكَ، وَالْعِصْمَةَ عِصْمَتُكَ. اَللهُمَّ اِنْ كَانَ رِزْقِى فِى السَّمَآءِ فَأَنْزِلْهُ وَاِنْ كَانَ فِى اْلاَرْضِ فَأَخْرِجْهُ وَاِنْ كَانَ مُعَسَّرًا فَيَسِّرْهُ وَاِنْ كَانَ حَرَامًا فَطَهِّرْهُ وَاِنْ كَانَ بَعِيْدًا فَقَرِّبْهُ بِحَقِّ ضُحَاءِكَ وَبَهَاءِكَ وَجَمَالِكَ وَقُوَّتِكَ وَقُدْرَتِكَ آتِنِىْ مَآاَتَيْتَ عِبَادَكَ الصَّالِحِيْنَ

ALLAHUMMA INNADH DHUHA-A DHUHA-UKA, WAL BAHAA-A BAHAA-UKA, WAL JAMAALA JAMAALUKA, WAL QUWWATA QUWWATUKA, WAL QUDRATA QUDRATUKA, WAL ISHMATA ISHMATUKA. ALLAHUMA INKAANA RIZQI FIS SAMMA-I FA ANZILHU, WA INKAANA FIL ARDHI FA-AKHRIJHU, WA INKAANA MU’ASARAN FAYASSIRHU, WAINKAANA HARAAMAN FATHAHHIRHU, WA INKAANA BA’IDAN FA QARIBHU, BIHAQQIDUHAA-IKA WA BAHAAIKA, WA JAMAALIKA WA QUWWATIKA WA QUDRATIKA, AATINI MAA ATAITA ‘IBADIKASH SHALIHIN.

Artinya : “Wahai Tuhanku, sesungguhnya waktu dhuha adalah waktu dhuha-Mu, keagungan adalah keagungan-Mu, keindahan adalah keindahan-Mu, kekuatan adalah kekuatan-Mu, penjagaan adalah penjagaan-Mu, Wahai Tuhanku, apabila rezekiku berada di atas langit maka turunkanlah, apabila berada di dalam bumi maka keluarkanlah, apabila sukar mudahkanlah, apabila haram sucikanlah, apabila jauh dekatkanlah dengan kebenaran dhuha-Mu, kekuasaan-Mu (Wahai Tuhanku), datangkanlah padaku apa yang Engkau datangkan kepada hamba-hambaMu yang soleh”.

Demikian yang dapat kami sampaikan tentang tata cara niat dan bacaan doa sholat dhuha yang benar lengkap dengan bahasa arab latin dan artinya, semoga dengan danya artikel kami ini besar manfatnya bagi kita semua sehingga kita dapat melaksanakan sholat dhuha dengan sempurna dan mendapatkan bimbingan hidayah taufiq dari Alloh SWT, sekian dan terima kasih,. Wassalaaam